iklan iwb

Iwanbanaran. com – Bro dan sis sekalian….ternyata artikel perihal motor di Malaysia berjudul “Mengintip motor dijalanan Malaysia, beruntungnya kita cakkk” memunculkan banyak pertanyaan perihal model plat nomer roda dua disana. Koq depannya hanya berupa stiker terus bagaimana status stiker tersebut ? Apakah dikeluarkan oleh samsat (emboh ki sebutannya di negeri jiran) di Malaysia ? Nahhh….itulah kenapa artikel ini IWB racik.?Satu hal menarik stiker nomer depan motor di Malaysia…!

Plat nomer depan untuk kendaraan bermotor diseluruh dunia memang sudah tidak diberlakukan kangbro. Intip saja dibenua belahan manapun seperti Amerika, Eropa, Australia serta sebagian di Asia. Nah…untuk Asiapun demikian. Porsi negara yang menggunakan plat nomer depan hanya segelintir negara. Dalam catatan IWB hanya ada dua negara yang masih mempertahankan plat nomer depan yakni India dan Indonesia…

Jadi negeri kita ini termasuk langka karena tetap setia dengan hadirnya plat nomer depan untuk roda dua. Bedanya dengan India…ukuran plat kita jauh lebih besar. Sementara India mungil…tipis cenderung panjang. Sejauh dari beberapa informasi yang IWB dapatkan, dibuangnya plat nomer depan adalah demi safety. Walau kasus cukup jarang, namun potensi plat lepas tetap terbuka…..

iklan iwb

Sampeyan bayangin wae kalau lepas, kita melaju pada kecepatan 90 km/jam dan mengenai leher….ngilu cak. Sebegitu detilnya negara luar memperhatikan keselamatan warganya. Dan dari survei ternyata plat nomer belakang sudah cukup buat aparat kepolisian untuk mengetahui identitas motor jika dibutuhkan. Kuwi diluar sana. Tapi gimana kalau aparat masih merasa membutuhkan nomer depan?

Solusi dicari dengan cara lain yang penting bukan plat seng atau metal. So….nomer indentitas diganti dengan tulisan yang jauh lebih aman seperti stiker contohnya. Dan itulah yang ditempuh Malaysia. Negeri jiran ini tidak memasang material plat namun hanya mewajibkan pengendara motor nempelin stiker. Satu hal yang menarik cak….dari beberapa informasi yang IWB kumpulkan, stiker ini bisa sampeyan buat sendiri ketukang stiker…

Jadi stiker tidak dikeluarkan oleh samsat alias kepolisian memberikan kebebasan pada para biker untuk memasang sendiri ketukang stiker dengan ukuran minimum yang sudah diatur. Posisi stiker ini bisa ditempelkan pada sisi kiri kanan fender depan. Yang penting terlihat cak. Yang menarik lagi, bahan plat belakang juga bukan seng. Namun dari pengamatan IWB langsung…bahan rata-rata sejenis plastik atau acrylic yang lentur dengan tulisan huruf 3 dimensi timbul. Cakep cak…

Last…itulah sekilas plat nomer dinegeri jiran Malaysia. Setiap regulasi negara memang berbeda. Namun ketika negara lain bisa melakukannya dan memang bagus, mungkin ada baiknya juga dipertimbangkan. Apalagi material plat dimasa lalu juga sempat tersendat sehingga plat nomer turun lama banget. Bolehlah plat nomer depan dipertahankan jika memang kekeuh untuk memudahkan indentifikasi. Tapi material monggo bisa nyontoh Malaysia…lebih aman dan cakep. Setuju nggak cak :mrgreen: ….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!