iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…termenung ketika IWB membaca rencana serius yang akan dilakukan DKI Jakarta tahun ini. Rencana yang sebenarnya sudah dilemparkan sejak setahun lalu namun gubernur DKI yang baru bertekad akan menggulirkan dan memberlakukan Kebijakan mengenai tarif jalan berbayar (ERP) ditahun 2023. Dishub DKI Jakarta mengusulkan tarif jalan berbayar di DKI Jakarta ada di kisaran Rp5.000-19.000. Tarif tersebut menyesuaikan kategori dan jenis kendaraan yang lewat. So….Jakarta hanya milik kaum kaya ??

Seperti yang sampeyan semua tahu, belakangan ini santer berita dari media bahwa  pemerintah DKI Jakarta berupaya ngegolin rencana jalanan berbayar (ERP). Memang kebijakan ini belum diterapkan. Namun, draft rancangan peraturan daerah (raperda)-nya sudah ada. Artinya tinggal menunggu kesiapan dilapangan cak. Dan saat IWB intip jalanan mana saja yang akan dikenakan tarif bak masuk tol…weladalaaahhhh, hampirrr semua jalan protokol. Intip saja detilnya dibawah ini…

Jalan Pintu Besar Selatan
Jalan Gajah Mada
Jalan Hayam Wuruk
Jalan Majapahit
Jalan Medan Merdeka Barat
Jalan Moh. Husni Thamrin
Jalan Jend. Sudirman
Jalan Sisingamangaraja
Jalan Panglima Polim
Jalan Fatmawati (Simpang Jalan Ketimun 1 – Simpang Jalan TB Simatupang)
Jalan Suryopranoto
Jalan Balikpapan
Jalan Kyai Caringin
Jalan Tomang Raya
Jalan Jenderal S. Parman (Simpang Jalan Tomang Raya – Simpang Jalan Gatot Subroto)
Jalan Gatot Subroto
Jalan M. T. Haryono
Jalan D. I. Panjaitan
Jalan Jenderal A. Yani (Simpang Jalan Bekasi Timur Raya – Simpang Jalan Perintis Kemerdekaan)
Jalan Pramuka
Jalan Salemba Raya
Jalan Kramat Raya
Jalan Pasar Senen
Jalan Gunung Sahari
Jalan H. R. Rasuna Said.

iklan iwb
iklan iwb

Nahhh…rata cakkkk, hampir semua jalanan di ibukota disikat semua. Gileee tenan ikiii sebab semua kendaraan harus bayar nantinya. Artinya kita biker juga kena kecuali sepeda listrik. Yup…kendaraan umum plat kuning, kendaraan dinas operasional pemerintah dan TNI / Polri kecuali / selain berplat hitam, kendaraan korps diplomatik negara asing, ambulans, mobil jenazah serta kendaraan pemadam kebakaran. Semuanya dikecualikan. Terus emang berapa tarif ERP nanti ?? Masih digodok cak. Namun rencananya antara Rp5.000-19.000. Sebuah angka yang tidak kecil menurut IWB. Kenapa ?

Karena ini jalanan umum, bukan jalan tol. Jalan yang dibangun dari pajak kita sebagai warga negara. Dan bisa sampeyan bayangkan jika rencana ini berlaku, berapa miliar sehari yang masuk ke kas DKI….masif tenan cak mengingat jalanan DKI Jakarta setiap harinya dilewatin ribuan kendaraan. Yang kasihan adalah kurir yang menggunakan motor wira-wiri dijalanan tersebut, bakal mumet ndase tenan kuwii kalau rencana ini gol. Nggak heran teman IWB sampai nyeletuk….” Wahh, lama-lama Jakarta hanya milik kaum kaya dong?!” serunya. Yup….kalau melihat angka boleh saja opini kita demikian karena setiap jengkal jalan yang kita lewatin tersebut akan dikenakan tarif. Namun sebenarnya tujuan Dishub dan Pemprov DKI positif yakni….untuk menekan kemacetan !!

Jadi dengan adanya ERP dipercaya akan menjadi salah satu solusi untuk menekan kemacetan melalui pengendalian lalu lintas kendaraan bermotor. Selain itu, jalan berbayar juga bisa mengurangi polusi udara di DKI Jakarta. Kebijakan ini dipercaya bisa mendorong polusi udara yakni sebanyak 44,5 persen dari sepeda motor dan 14,2 persen dari mobil. Katanya demikian cak. Yahhh…kita sebagai wong cilik manut saja. Namun kadang kita berpikir, kenapa jika jalanan makin macet malah ada program mobil murah terjangkau seperti LCGC misalnya ? karena dari kaca mata pribadi mobillah yang bikin macet bukan motor. Nah…kalau menurut sampeyan piyee cak dengan rencana ERP ini ? punya opini lain ? monggo berikan komen terbaiknya….(iwb)

28 COMMENTS

    • Berlakukan parkir progresif untuk lahan yang dikelola pemprov. DKI seperti di Singapura 20 tahun yang lalu sdh Berlaku.

  1. Ngakak sih kalo untuk mengurangi kemacetan dan polusi. Yg namanya orang memang berlalu lalang pasti lewat juga namanya juga jalan umum. Kalo masalah polusi noh pabrik polusi nya lbh gede gede. Intinya ya nyari duit buat bayar utang ke cina atau buat modal 2024

    • itu kebijakannya Pemprov DKI lho yang mana pemimpinnya adalah gubernur, bukan kebijakan pemerintah pusat tau kan siapa gubernurnya saat rancangan perda ini dibuat?

      • iya rancangannya udah lama sebenarnya malah dari sebelum dari jaman Pak Jokowi,Ahok,Anis cuman belum di realisasikan hingga saat ini

      • kan tau sendiri, gubernur sekarang bukan lagi pilihan rakyat, tapi dari pusat tunjuk hidung.. bukan lagi negeri demokrasi

    • Waktu jaman aseng aja, ada beberapa ruas jalan yang sepeda motor ga boleh lewat. Bentuk diskriminasi kepada rakyat kecil, tapi dibuka kembali jaman anis. Btw. Ojol tambah panjang rute buat jemput penumpang waktu jalan ditutup buat motor.

  2. Dari jamannya ahok juga udah diusulkan, bukan baru setahun yang lalu. Malah udh sempat dipasang tiang2nya waktu itu di dekat bundaran senayan.

  3. Sekalian Naikin aja pajak motornya… 😁.. bantuan buat masyarakat kaji ulang biar bener2 tepat sasaran… jgn asal merata buat dukungan 5 taon sekali… pilpres pilgub dll..

  4. sebenarnya mudah saja untuk ‘menyingkirkan’ kemacetan di jakarta. itu semua warga jakarta “harus” pake transportasi umum, titik ga pake koma. tilang semua kendaraan yg lewat. tapi syaratnya transportasi umum harus di sediakan semua.

    • Jualan mobil gulung tikar doong…atau konsumennya koleksi mobil aja….jepang protes..pejabat juga protes hahaha.

  5. setuju cak, yg bikin macet itu mobil, lha wong piye 1 mobil yg notabene bisa angkut 7 penumpang cuma ke isi 1 aja yaitu pengemudi 😂 kalo hanya aktifitas dlm kota dan mobilitas cuma sendiri mending naik angkutan umum atau motoran saja.

  6. ide jalan berbayar sdh ada sejak th 2006 saat gubernurnya Sutioso, jd klo mulai skrg baru d eksekusi emang sdh saatnya. brp trilyun kerugian akibat dr kemacetan yg terjadi.?? solusinya buat kaum urban seperti saya dr bekasi ya naik moda umum massal ada busway, lrt, mrt, komuter, dll

  7. Untung saya gak hidup di Jakarta..maju terus jalan berbayar.. mantap..sumber masalah Indonesia ya memang disana..

  8. Lewat jalan dengan bayar HARUS DIIRINGI DENGAN PENAMBAHAN ARMADA TRANSPORTASI YANG MASIF DAN LAYAK, INTEGRASI TRANSPORTASI SUDAH BAGUS DI JKT JANGAN DIUTAK ATIK TINGGAL PENAMBANHAN RUTE DAN TAMBAH JUMLAH ARMADA + GENCARKAN KEEFETIFAN JALUR SEPEDA SEBANYAK BANYAKNYA YAKIN BAKAL ADA REVOLUSI BESAR BESARAN.

  9. Solusi ngurangi macet …cukup merubah sestem beli kendaraan mobil/motor tunai kes? Dan dilarang sistem Kridit ……kalau sistem Kridit jalan terus… sampai kiamatpun macet tak bisa diatasi….walaupun semua jalan umum membayar

  10. Gampang, hilangkan sistem pembelian secara kredit untuk Plat Putih (sebelumnya plat hitam).

    Salah pemerintah jg dulu mengizinkan pembelian kendaraan secara kredit.

Comments are closed.