iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Honda dianggap telah mengasingkan Pol Espargaro setelah mereka resmi menggaet Joan Mir untuk menjadi rekan setim Marc Marquez. Hal ini karena Honda tetap memberikan paket motor yang sama seperti awal musim 2022. Namun berbeda dengan Marc Marquez dan Takaaki Nakagami yang mendapatkan komponen baru seperti winglet, sasis baru, hingga ride-height device. Tentu apa yang dilakukan Honda seperti pilih kasih sehingga Pol Espargaro memeberkan unek-uneknya setelah dua tahun bersama Honda…

“Di pabrikan KTM aku selalu mencoba hal baru hingga tes Valencia. Di Valencia adalah pertama kalinya aku mencoba ride-height untuk mereka, yang sekarang menjadi hal besar, jadi di tes terakhir aku mencoba perangkat belakang untuk mereka dan membantu mereka memperbaikinya. Cara kerja mereka berbeda, aku pikir apa yang aku tinggalkan salah, aku benar-benar berpikir begitu, tapi begitulah cara kerja di KTM. Aku bukan siapa-siapa untuk memberi tahu Honda bagaimana melakukan sesuatu, aku hanya seorang pembalap, itu saja,” ujar Pol Espargaro via crash.

Doi bahkan mengkritik Honda dengan mengungkapkan bahwa mereka hanya membuang-buang dan waktu untuknya… “Sulit untuk menerimanya, tapi Honda bukan pabrikanku, ini bukan motorku, aku hanya orang yang mereka bayar untuk mengendarai motor, itu saja. Aku melakukan apa yang mereka inginkan. Aku tentu saja tidak menyukainya, menurutku Honda hanya membuang-buang waktu dan uang mereka untukku. Tapi pada akhirnya, aku tidak tahu apakah mereka tidak melakukannya karena mereka tidak mau atau karena mereka tidak bisa,” tambahnya.

iklan iwb
iklan iwb

Dengan lugas, Pol mengatakan dua tahun bersama Honda adalah titik terendah dalam karirnya. Selain itu, hasil buruk yang didapatkan juga berpengaruh pada kehidupan pribadinya cak. Dengan begitu, doi berharap karirnya akan cemerlang di masa mendatang…

“Aku dapat mengatakan bahwa dua tahun ini adalah yang tersulit dalam karirku, karena perasaannya berbeda ketika mendapatkan hasil negatif dengan warna Repsol Honda. Melakukan hasil yang buruk dengan warna-warna ini sangat menyakitkan. Sejujurnya, hal ini sangat berpengaruh pada kehidupan pribadiku. Di atas segalanya, kamu belajar bahwa di saat-saat indah kamu harus menikmatinya, karena itu singkat dan cepat, sedangkan saat-saat buruk sangat menyakitkan karena semua orang melihatmu. Jadi, aku berharap dua tahun ke depan hal-hal baik akan datang dan aku bisa lebih menikmatinya setelah dua tahun ini,” tutup Pol Espargaro….(RA iwb)