iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…akhirnyaaaa gamblang caakkkk……ikiii baru jelas bin padang njingglang. Setelah sebelumnya muncul spyshot dibeberapa Blog namun kurang jelas, IWB sukses mendapatkan spyshot yang clearrr banget. Betul cak….IWB mendapatkan spyshot misterius sosok skutik yang tertangkap dijalanan ibu kota. Dan saat IWB pelototin serta amati….waaahhh, ediann beneraaann kiii. Berarti fix, Suzuki Avenis 125 sedang test jalanan. Apakah ini artinya Avenis 125 siap gampur Indonesia ??

IWB haturkan maturnuwun buat para followers yang luarrr biasa selalu mendukung warung dan Blog ini sehingga IWB bisa menjabarkan semuanya lebih detil karena mendapatkan spyshot yang gamblang pula. Karena dari sanalah kita bisa menggali semuanya dengan jelas. Walau minim informasi namun dari gambar spyshot terbaru yang masuk ke newsroom IWB ini akhirnya mendapatkan gambaran jelas bahwa skutik ini diduga kuat adalah new Avenis…

Betul cak, IWB 99 % sangat yakin kendati logo dan emblem motor ditutup rapat. Yup…yang paling jelas adalah spyshot dari samping. Sebut saja cak X yang secara brilian mampu mengabadikan sosok matic misterius tersebut melaju dijalanan ibu kota (juozz gandozz cak). Ini memungkinkan karena doi jepret dari dalam mobil sehingga test rider ora kabur. Maklum….test rider sekarang kayak ogah terjepret. Intip saja bagaimana test rider Yamaha yang ngacir apalagi kalau menyadari dibuntutin…pasti kayak kesetanan ngilang cak. Sedang spyshot ini benar-benar clearrrrr…

iklan iwb
iklan iwb

Dari spyshot ini sampeyan akan menemukan skutik dengan desain yang termasuk agresif banget. Intip saja lampu belakang ala dual keen eyes…wah lampunya keren juga. Lalu dibagian samping body juga mekar kiri kanan…..sayang identitas kayaknya ditutup lakban. Lalu diarea bawah bisa kita simpulkan skutik ini dibekali pendingin angin atau kipas belum radiator. Termasuk diarea depan…fix kita bisa pergokin ternyata kunci dibekali model shutter key. Yang membuat IWB mengerutkan dahi tutup tanki cak. Kok kayaknya berada diburitan ya…waahh menarik kieeee. Selain spyshot samping IWB juga mendapatkan spyshot dari depan. Test ridernya sedang berhenti cak. Sayang karena posisinya sangat jauh jadi kurang jelas. So…dengan spyshot ini fix IWB sangat yakin bahwa inilah Suzuki Avenis 125….

Yup…Jika benar cak…motor ini memiliki desain yang mirip dengan Suzuki Nex ll yang telah diluncurkan di Indonesia. Namun yang membedakan, Suzuki Avenis dibekali dengan lampu sein yang terpisah dengan headlampnya yakni berada pada area stang motor. Untuk mesinnya, Suzuki Avenis dibekali dengan mesin 125cc yang mampu memuntahkan tenaga hingga 8,7 PS di 6750 RPM dan torsi maksimal di angka 10 Nm di 5500 RPM. Output power tersebut disalurkan melalui transmisi CVT dan untuk bobotnya sendiri terbilang cukup ringan yakni hanya 106 kg.

Untuk kapasitas bensin tergolong oke cak yakni mampu menampung 5,2 liter dan untuk bagian rodanya sendiri mengadopsi ukuran yang berbeda yakni 90/90-12 inch untuk roda depan dan 10/90-10 inch untuk roda belakang. Dengan perbedaan roda tersebut, Suzuki Avenis memiliki ukuran roda yang gede sebelah kangbro. Nahhh iki jelas tantangan buat Suzuki Indonesia jika benar skutik ini dirilis di Indonesia. Kalau desain sih IWB Yess bangettt karena agresif dan lumayan melompat dari Suzuki biasanya. So….Suzuki Avenis ? sepertinya tinggal masalah waktu gempur Indonesia, piyee menurut sampeyan ? (iwb)

 

35 COMMENTS

    • Kocok bangatz….ehh Cocok bangatz neh wat kita-kita dimari yang sibuknya di jalan gak da obatnya

    • Siapkan Hujatanmu Kawan.. Serang FB dan IG Mereka saat Produk dirilis!!! hahaha

  1. Wah desainnya nggak banget, masih bagusan suzuki skywave produk lama suzuki. Bakal penghuni gudang kalo rilis di indonesia. Kalo mau laris di indonesia itu 1 desainnya harus bagus dan sesuai dgn selera indonesia.

  2. Design nya lucu dan unik sih semoga bs laris manis ya suzuki ? drpd ngeliatin beat mulu bosen rasanya

  3. Desain area stang gak banget apalagi lampu sein nya dan ban belakang juga aneh harus si modifikasi sedikit bagian itu sebelum dipasarkan ke calon pembeli biar gak kaget cak

  4. Biarkanlah Suzi bermain ditamannya sendiri. Mungkin di indo dia gak moncer , tapi dibelahan negara lain dia lebih berkuasa dri yahampass
    Mueeeehehehehhehehe ?

  5. Gak sesuai selara belum tentu gk bagus, itu relatif, nyatanya di luar indonesia ,eropa & asia lainnya di terima dgn baik.

  6. Desainnya ngga banget, selera india banget , ban kuntet body gambot kek org kontet tapi obesitas, mending susuki ga sah pasarin disini sayang buang buang tenaga aja

  7. yesss tepat sekali, suzuki avenis. emblem mau ditutup kaya apapun pasti ketahuan dari bentuk body, dll. apalagi udah launching duluan diluar negeri jadi gamblang bentuknya kaya apa

  8. Orang2 suzuki bud*g ???
    Itu benar adanya…
    Fans Suzuki ngarep saluto,dikasih apenis…mueheheh

  9. salah satu penyebab orba hancur karena terlalu banyak orang” terdekat yang ABS, saka spt sizuka pada waktunya akan gulung tikar saat orang” yg dianggapnya dapat dipercaya hanya asal bos senang.
    nyatanya desain sizuka banyak ditolak pasar tapi orang sekeliling nya bilang, keren bos, mantap bos, agresif bos, futuristik bos?

  10. kalo jadi di pasarin dan di rakit di indo , pasti yang rakit sambil ketawa ketiwi…sambil bilang …”aangeeeelll wiss angellll”

  11. oRA Bakal laku cak klo model belakangnya begitu, ban kecil bgt jomplang sama body belakang yg segede kebo guling itu… g indah bgt dipandang, dr depan uda cakep designnya, eh di ciderai belakangnya begitu, GAK BANGET CAKKK bikin malu dijalanan asli…..
    yg beli fix orang aneh

  12. Emang Gak niat jualan Susuki, Cuma tes pasar, padahal bisa keluarin motor hybird atau listrik aja sekalian.
    Malu Motor cina, desain keren harga murmer.

    #MocinComeback

  13. wooo…ancurr,ban kecil bodi bontot sein aneh kek mata dark vender….hndeehh ki juki…gawe opo kowe iki, ra jelas blasss..

  14. Karepe opo juk, rakuwat bayar desainer? Uji nyali ngetes desain prindapan digowo kene? Modaro wae wis ncen paling bener, mundur soko MotoGP takiro ameh totalitas, jebul yo mung ngene iki, pekok ik

Comments are closed.