iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk….gawaatt cakkk, kuota BBM Subsidi yakni Pertalite dan solar dikatakan sudah jebol. Nggak heran BBM subsidi terus digaungkan untuk segera di atur. Konfirmasi tersebut berdasarkan laporan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite hingga Juli 2022 sudah tembus 15,9 juta kilo liter (KL). Pertinyiinnyi…kalau dah jebole njur kepriyeee ??

iklan iwb

Seperti dilansir cnbc, kuota Pertalite dan solar dikatakan sudah jebol cak. Konfirmasi tersebut dilontarkan BPH Migas yang mencatat penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite hingga Juli 2022 sudah tembus 15,9 juta kilo liter (KL). Angka tsb telah melebihi 69% dari kuota yang sudah ditetapkan pada tahun ini sebesar 23 juta KL. Kondisi serupa juga terjadi pada BBM jenis solar. Menurut informasinya baru pada bulan Juni 2022 konsumsi bahan bakar solar sudah tembus di angka 8,3 juta kilo liter (KL) dari kuota tahun ini sebesar 14,91 juta KL. Artinya sisa kuota Solar subsidi hingga Juni tinggal 6,6 juta KL….

Menurut informasi Anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman konsumsi Pertalite pada bulan Juli mencapai di atas 2,5 juta KL. Dengan total keseluruhan konsumsi Pertalite tembus hingga 15,9 juta KL (total kuota setahun adalah 23 juta KL namun khusus tahun ini berusaha ditambah menjadi 28 juta KL). Dengan kondisi tersebut terus kita disuruh gimana ? njur kepriyeee ?….jadi cak masyarakat dihimbau untuk menghindari bbm bersubsidi dengan menggunakan BBM non subsidi. Selain itu urgensi pengaplikasian pengendalian bbm bersubsidi harus segera dilakukan serentak lewat aplikasi MyPertamina. Omonge ngono cak….

Idealnya…. Dengan kuota di mana solar hanya dipasang di angka 14,91 juta KL, konsumsi bbm pada pertengahan tahun berada pada kisaran 7 juta KL, namun sekarang sudah tembus 8,3 juta KL. Sementara Pertalite yang memiliki kuota ditahun 2022 ini sebesar 23juta KL dan ditambah 5 juta KL menjadi 28 juta KL….sekarang sudah menghabiskan 15,9 juta KL. Kira kira gambarnya demikian cak. Kita sendiri sebagai pemilik kendaraan juga sudah berusaha menghindari bbm bersubsidi dengan menggunakan minimal Pertamax. Jadi IWB selalu mendukung kebijakan demi lancarnya segala strategi yang dilakukan oleh pemerintah…..

Last…. Kuota Pertalite Jebol sebenarnya cukup maklumi mengingat perbedaan harga yang sangat signifikan antara oktan 90 dengan 92. Apalagi dibandingkan Pertamax Turbo….ngilu tenan cak. Jadi masyarakat berbondong-bondong hijrah dari pertamax ke Pertalite. Soal ini sebenarnya tidak melulu membicarakan orang kaya atau tidak miskin mengingat spesifikasi motor sekarang sangat membutuhkan asupan bensin minimal RON 92 atau Pertamax. Maklum cak…matic kecil aja sekarang kompresinya tinggi. Hanya saja dengan gap yang sangat besar, mayoritas kini lebih menyukai menggunakan Pertalite. IWB perhatikan demikian. Wisss….mumet ndase tenan. Yo wis cak…mulai sekarang mari pakai Pertamax, tapi sing dadi masalah wong urip ki kebutuhane akeh yo cak, ora mung mikir bensin…bener horaaaa 😂 (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

35 COMMENTS

  1. Mampu beli kendaraan harusnya mampu beli bahan bakarnya cakk, kalo pengen motor yg hemat bahan bakar tuku bebek, ojo matic. Catet kang

    • Yg banyak konsumsi bbm tuh mobil lek.
      Motor matik masih bs 30km per liternya.
      Kl mobil dpt 12km perliter aja dah dibilang irit, pdhl isi dlm mobil kadang cm 1, pdhl kapasitasnya 7 seater.

  2. Seketika pengguna vario 160, adv 160, dan pcx 160 ramai2 menjual motornya, karna gak sanggup beli bensinnya cwkcwkcwk. Kompresi 12:1 kok pakai pertalite dan pertamax cwkcwkcwk

  3. Isi tangki motor lbh dikit dibanding dgn mobil utk sekali minum, dan jarak per liter mobil lbh gila…
    Jadi mobil yg buat kuota menjadi over

    • mungkin solusinya harus ada area seperti 3in1 dulu..klo motor di buat 2in1..selain memanfaatkan bangku kosong,,jg dapat menambah relasi

  4. Makanya Perbanyak Kendaraan Umum. Contoh Korea dan Jepang, Angkutan Umumnya bagus dan terjangkau makanya Banyak orng pake Kendaraan Umum, Contoh negara Maju adalah Ketika Rakyatnya ga berisik soal BBM krna sudah pindah ke Kendaraan Umum,, skrng Indonesia lgi bergerak Maju, tp transportasinya Mandek.

  5. Masyarakat harus belajar berhemat dan realistis, pertalite hanya untuk motor dan angkutan umum, begitu juga solar, hanya untuk angkutan umum. Punya mobil dana cekak, sementara terima pakai motor. Wani ora pemerintah cabut subdidi total, kecuali motor dan angkutan umum?

  6. Mongtor2 Yahampasss yg Numpux diGudang…plusss FByahampasss kudu di FOSIL kan Cak , agar kelangsungan sumber energi bumi bisa dipertahankan
    Mueeeehehehehhehehe 😂

  7. Sebelumnya selalu pakai pertamax saat harga masih 9200 (kalau ga salah)
    Tapi setelah kenaikan sampai 12.500 an

    Saya sdh nyerah, bagi pekerja lapangan yang selalu menggunakan motor.
    Dampaknya kerasa sekali.
    Sulit memang mengatur ini, tapi menurut saya pribadi.
    Pengguna mobil seharusnya bisa bbm non subsidi.
    Alasan : karena mereka mampu beli mobil seharusnya secara keuangan lebih baik dibanding orang2 yg memang mengandalkan motor untuk bekerja.

  8. yo kalo gak mau jebol diturunkan harga pertamax, setidaknya 30-40% kalo pertamax balik ke 9 ribuan pengguna pertalite bakal berkurang

  9. ARAMCO ngurus minyak kelihatan tajir..sponsorin sana sini…kok disini kaya megap2 memprihatinkan…apakah cuma drama apakah SDM…ah sudahlah

  10. Nunggu pertamax 30rb / liter nih kapan ya 🇮🇩, agar pertamina bisa untung layaknya Saudi Aramco,shell ,petromax …..👍mungkin mulai di obral mesin motor 125 keatas 👍 mampu beli motor komoresi 12:1 malu dong pakai bbm subsidi oktan sampah

  11. Penimbun banyk
    Jiwa korup sudh mendarah daging.
    Mau gmn pun kebijakan tetep susah, wong penjahatnya banyak dari yg berdasi smp yg mletre😂
    Dan inilah Endonesiah

  12. Selain pertamina kan masih ada platform lain kyk total,shell dll tapi koq harganya gak jauh beda malahan dapat lebih murah dgn RON yg sama?

  13. dejavu kebijakan hapus premium….dulu didorong pake pertalite karna pertalite “nggak” disubsidi…skrg ke pertalite pake cara yang sama ditambah bumbu2 aplikasi…..

  14. Rakyat Indonesia lagi fokus nonton,sinetron barada cinta terlarang,nggak ngeh ya,tau2 bbm langka, ribut gk karuan

  15. Tenang selama ada putra terbaik bangsa pak Ahok di pertamina, cuma masalah kuota pertalite & solar saja mudah bagi pak Ahok bbm di jamin murah & melimpah di semua SPBU seluruh indonesia .

  16. Tiap hari gw mampir spbu, ntu fortuner,pajero,innova pada isi solar subsidi & pertalite, gak akan malu lah krn cuma keliatan tangan yg pegang kertas merah.Maksud gw,gw cuma bingung pemerintah yg katanya mengatur semua ini pd kemana ???

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama