iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Legenda MotoGP, Mick Doohan baru-baru ini menyoroti Marc Marquez (Repsol Honda Team) yang tengah menjalani pemulihan setelah operasi keempat pada humerus kanannya. Doi memaparkan bahwa Marc masih menjadi rider terbaik. Kenapa bisa demikian ? simak kata Doohan berikut ini…

Mick Doohan memandang bahwa Marc Marquez masih menjadi pembalap terbaik karena selama ini Marc membuktikan masih mampu menang walau dengan satu tangan sekalipun…

“Cedera yang aku alami dan yang dia alami tidak sebanding, tetapi secara psikologis seseorang memiliki pemikiran yang sama. Marc jelas masih yang terbaik…dia sangat cepat dan mentalnya kuat. Yang dia rasakan mungkin hanya frustrasi. Kekecewaan terbesar, sebagai pembalap adalah rasa frustasi karena mengetahui bahwa kamu tidak bisa balapan seperti dulu. Terkadang kamu melampaui batas, karena secara fisik kamu tidak dapat membalap di level yang sama,” ujar Mick Doohan via motosan.

iklan iwb

Tentunya cak, pembalap MotoGP yang mengalami cedera belum mampu membalap dengan performa seperti sebelumnya. Meski begitu, Mick Doohan menjelaskan, bahkan dalam masa sulitnya, Marc mampu menang dengan mengandalkan satu tangannya… “Dia telah menunjukkan bahwa pada dasarnya dia dapat memenangkan balapan dengan satu tangan. Seperti yang aku katakan, secara mental dia sangat kuat, dia masih yang terbaik… memenangkan enam gelar MotoGP dan kamu tidak akan mendapatkannya jika kamu seseorang yang lembut. Dia salah satu yang terbaik sepanjang masa,” tambahnya.

Mick Doohan menuturkan usia Marc Marquez tergolong muda sehingga peluang untuk mencapai kesuksesan setelah masa sultinya masih terbuka lebar. Namun menurutnya, Marc terlalu mengambil banyak resiko yang membuat dirinya terjatuh…

“Sebenarnya dia masih muda. Jika dia sehat secara fisik, jika dia bisa bersaing di level tertinggi, jika dia sudah menang dengan satu tangan, dengan dua tangan dan dua kaki, aku pikir dia mampu mencapainya. Honda juga berada dalam situasi yang sulit. Setiap orang yang naik motor menderita, Marc-lah yang membuat perbedaan tetapi pada saat yang sama dia mengambil terlalu banyak risiko, itu sebabnya dia jatuh. Alberto Puig adalah orang yang tepat, aku mengenalnya dengan baik. Semoga dia bisa mempengaruhi para engineer Honda untuk dijadikan referensinya lagi,” tutup Mick Doohan….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

4 COMMENTS

  1. Marc itu sudah memberikan 6 gelar juara Dunia bersama Sultan Hnd . Dan selanjutnya sebelum pensiun ( +- 10 THN lagi )….mungkin Marc tidak lagi sanggup memberikan 6 gelar , namun sedikitnya 2 atau 3 gelar masih mudah d raihnya.
    Musim ini Juara Dunianya Marc , cukup dengan Raihan separuh akhir musim
    Mueeeehehehehhehehe 😂👍

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama