iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Meski sudah resmi bergabung dengan Gresini Racing dan akan mulai membalap di musim depan. Namun Alex Marquez masih memiliki sembilan race yang akan digelar pada paruh musim kedua MotoGP 2022. Saat ini, rider tersebut berada di urutan ke 18 klasemen sementara dengan catatan 27 poin. Selain itu, hasil terbaiknya di musim ini yakni finis ketujuh pada MotoGP Portugal. Meski sebentar lagi akan meninggalkan Honda, namun doi masih berharap Honda mampu melakukan peningkatan pada motornya…

Alex Marquez memperingatkan Honda untuk membawa perbaikan sehingga semua ridernya mampu kompetitif di sisa musim ini. Doi berharap Honda membawa pembaruan setelah jeda liburan musim panas cak… “Bukan hanya aku, semua pembalap Honda membutuhkan lebih banyak peningkatan. Tahun lalu kami bekerja ke arah yang baik di akhir musim. Marc bahkan memenangkan beberapa balapan. Pol juga naik podium. Dengan motor ini, penting bagi HRC untuk membawa perbaikan setelah liburan musim panas. Kamu memiliki total lima minggu untuk bekerja. Data dari tes Barcelona pada bulan Juni sangat penting untuk ini,” ujar Alex Marquez via speedweek.

Selain itu, Alex Marquez juga menuturkan masalah lain yang dirasakan semua rider Honda. Ternyata masalahnya tidak hanya pada roda belakang, namun ia merasakan feeling roda depan yang terlalu berat sehingga stabilitas motor menurun… “Masalah kami bukan hanya cengkeraman pada roda belakang. Sayangnya, bagian depan terlalu berat atau setidaknya tidak selaras dengan bagian belakang, sehingga kami kehilangan stabilitas. Kami bisa sedikit meningkatkannya akhir-akhir ini, tapi Honda harus terus memperbaikinya. Kami masih belum mengerti bagian depan motor ini. Kami harus menemukan keseimbangan yang baik,” tambahnya.

iklan iwb

Selain itu, Alex menganggap RC213V saat ini menjadi penghalang bagi seluruh rider Honda untuk kompetitif. Bahkan, doi berharap Honda membuat motor baru untuk musim depan… “Semua pembalap Honda setuju bahwa harus ada motor baru di musim ini, Honda juga menginginkannya. Dalam situasi seperti itu, bisa saja progresnya tidak sebagus yang diharapkan. Tapi kami harus menerima situasi ini dan kemudian memperbaikinya,” tutup Alex Marquez…(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

18 COMMENTS

  1. Buat Sultan Hnd gampang….
    Kasian yang lain susah susah buat dapetin gelar Juara dunia
    Mueeeehehehehhehehe 😂

    • kenyataan itu pedih broh, silahkan nikmati piala karat itu,hidup kaya spoion j loh, org mah kedepan, lo mah ngagungin masa lalu…koplak kuadrat

  2. Sultan penyumbang terbesar jualan mbit.. honda ya bisanya buat mbit.. kalo motor balap tetap harus sungkem sama m1. Wkwkkw

    • Rcv vs m1.
      Rcv = 2002, 2003, 2006, 2011, 2013, 214, 2016, 2017, 2018, 2019 = 11 kali
      M1 = 2004,2005, 2008, 2009, 2010,2 2012, 2015, 2021 = 8.
      Suzuki = 2020
      Ducati = 2007.
      jadi bisa dilihat toh. Rcv masih unggul cak

  3. dalam 20 tahun terakhir sejak awal kelas moto GP diadakan ternyata rcv paling banyak merebut gelar juara dunia. 6 kali lewat marq (2013, 2014,2016,2017,2018,2019) 2kali lewat valle (2002, 2003) 1 kali lewat casey (2011) dan 1 kali lewat nicky (2006). Dan rcv juga menghadirkan 4 nama pembalap berbeda yang juara. Sementara saingan terdekat adalah yamaha M1 yang berhasil jurdun lewat valle (2005, 2006,2008,2009) jorge (2010, 2012,2015) serta fabbio di 2021. Jadi kalo ada yang bandingi rcv vs m1 ya bisa dilihat disini dah. 4 pembalap vs 3 pembalap, 10 gelar vs 8 gelar.

  4. Tu sengaja motor di diemin,biar pembalap ex honda nonSkill gak laku..di pabrikan lain😁😁😀
    Liatin aja ntar 2023,Rins and mM93 bakal nyrempetin tu Ducatoz

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama