iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…..siapa menyangka bos Honda Motogp yakni Alberto Puig memberikan respon yang lumayan keras terhadap opini publik bahwa Honda hanya bisa menang karena Marc Marquez semata. Menurut pria yang bekerja keras mencari jalan keluar dengan makin terpuruknya pengembangan mesin RC213V akibat absennya Marc, Puig menegaskan bahwa pengembangan motor dalam sejarahnya memang selalu berpatokan pada satu pembalap terkuat, tidak ada yang salah disana. Toh Yamaha pun sekarang demikian. Namun Puig tidak suka ketika disebut bahwa Honda hanya menang karena Marc Marquez. Weehh, baper ki cak….simak detilnya berikut ini….

Update terbaru ternyata Prinsipal tim Repsol Honda Alberto Puig (55) tidak suka jika ada media yang mengklaim bahwa Honda hanya bisa menang dengan Marc Marquez. Doi alergi dengan tuduhan tsb. Namun suka atau tidak…statistik membuktikanny. Sejak Marc Márquez gabung HRC di tahun 2013, tidak ada rekan setimnya yang memenangkan balapan di tim pabrikan Repsol Honda selain Dani Pedrosa (terakhir dia menang di Valencia pada tahun 2017). Jorge Lorenzo, Alex Márquez dan Pol Espargaró gagal di Repsol. Dan LCR-Honda pun belum memiliki pebalap yang sabet podium sejak Cal Crutchlow. Apa respon Puig terhadap semua anggapan tsb ?

“Sebagai gantinya, aku juga bisa menyebut bahwa Yamaha hanya bisa menang dengan Quartararo,” sela Puig…

iklan iwb

Yup….jawaban yang menohok namun tidak merubah opini tersebut. Dan ingat cak…Argumen Puig diatas juga tidak sepenuhnya benar sebab rider Yamaha lain baru terpuruk di musim 2022 ini. Maverick Vinales menang dengan Yamaha pada race Doha pada 2021, dan setiap tahun dari 2018 hingga 2020, Vinales memenangkan setidaknya satu balapan. Tidak hanya itu…Morbidelli bahkan menang tiga kali pada tahun 2020. Apa jawaban Puig soal ini ?

” Setiap pembalap top membuat perbedaan! Orang-orang yang tidak mengerti ini tidak tahu. Kombinasi Márquez dan Honda sangat kuat selama bertahun-tahun, dia memenangkan kejuaraan enam kali dalam tujuh tahun. Sekarang dia cedera selama dua tahun, dia datang dan pergi, dia tidak bisa mengembangkan motor. Itu sebabnya kami dalam masalah besar…” seru Puig seakan enggan memberikan jawaban jelas. Dan Alberto Puig menambahkan…mengklaim bahwa tujuan Honda bukanlah untuk menciptakan motor yang dapat digunakan pengendara lain untuk mencapai hasil terbaik.

Dalam sejarah balap, kami selalu fokus pada satu pembalap. Sekarang, mungkin untuk pertama kalinya, kami mengalami masalah dengan sistem ini. Beberapa pabrikan lain belum mengalami seperti yang Honda alami. Ya, Ducati membuat motor yang sangat bagus. Itu benar, karena di lintasan motor ini memberikan kesan yang baik. Tapi Kami telah menggunakan sistem ini di Honda selama bertahun-tahun. Tanyakan kepada orang-orang yang pernah menang di masa lalu apakah kasus yang kami alami sekarang diperhitungkan oleh mereka….” tutup Puig kesal..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

22 COMMENTS

      • sekarang sembunyi di ketek ducati,, fansboi hongay selain gak punya otak, juga gak punya malu wkwkwkwkwk

        Instrospeksi diri dan akui kesalaahan itu susah Bagi HRC dan Fansboi honday

      • Bacodan FBH yang suka bilang Hampas ternyata terbukti by data,, Hongay gak mampu jurdun kecuali Cal Curtclow dan Marc,,

        hahahahhaah itulah yang namanya Karma,,
        kalau kecod dipikir pake otak, baru keluar mulut,, jangan cuma modal bacod tanpa data,, biar gak keliatan begog

  1. Waduohhh….kudu cari sembalap beda nich bossquh benih
    Translate: Oucchhh…..must seek other rider kiee

    • Benar cak ……
      Memang HONDA kenyataannya jurdun terbanyak di MOTOGP
      MuuuuUUUuuuuehehehe……

  2. Setiap tim atau kru harus fokus ngedukung pembalap nya masing-masing. Napa ada tandem di setiap team?

  3. Wkwkk kalah ya kalah aja klo gak ridernya ya motornya yg amboradul, ducati dan honda sama sama pernah kalah, yamahapun sama.

  4. Thailancung lagi bersusah payah membela tim kunyit yang makin hampass,,

    Tak ada yang bisa , lagi cari bahan BC buat serang Fbenyek

    wkwkwkkw dua makhluk bodoh penyembah motor

  5. Gitu lah puig ga bs ngasih jawaban jelas, pertanyaan nya kan simple honda hanya menang lewat 1 pembalap az eh malah ngeles pake alibi, yamaha lah, ducati lah, ga mencerminkan seorang direktur prinsipal honda dan ga mau mengakui kekalahan

  6. Sebenar’nya kalo diliat dari sisi marc sendiri jg ada kemungkinan gerah sama tuduhan “hanya bisa jurdun dengan honda” caaak…tp mau gmn lagi itu data yg ga bs dielak sama kedua’nya.justru saat ini momentum yg sangat bagus buat honda membuktikan benar2 motor juara dengan siapapun rider’nya (bukan berarti saya suka dengax absen’nya marc,mau gmn’pun dia rider yg kuat).masalah dgn yamaha menurut aku emang motor yg lbh akur dengan rider sih.mengingat yamaha udah mengantarkan beberapa rider jadi juara dunia. Salam penikmat motogp…

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama