iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Usai paruh musim pertama MotoGP 2022, Franco Morbidelli (Monster Energy Yamaha MotoGP) mendapatkan hasil buruk mengingat dirinya hanya mengumpulkan 25 poin dari 11 race. Hal ini berbeda jauh dari rekan setimnya, Fabio Quartararo yang berhasil memimpin klasemen sementara dengan catatan 172 poin. Perbedaan yang sangat jauh cak, apalagi mengingat fakta bahwa mereka menggunakan motor yang sama untuk balapan, tapi Quartararo sukses mendominasi…

Morbidelli mengakui saat ini ia tengah mengalami masa sulit dengan Yamaha dan hal ini berbeda saat dirinya menjadi runner up di tim satelit, Petronas pada 2020 lalu. Menariknya cak, saat ini tidak ada rider lain yang bisa menaklukan Yamaha M1 kecuali Fabio Quartararo, bahkan performa Valentino Rossi pun turun signifikan. Dengan situasi sulit yang sedang dihadapi, Morbidelli akan berusaha menemukan solusi agar bisa bangkit di paruh musim kedua yang akan dimulai pada Agustus mendatang…

“Sebagai orang Brasil, aku tahu bagaimana menangani situasi sulit, aku tahu bagaimana menjadi positif ketika ada angin sakal. Aku tahu betul bahwa ini adalah situasi yang sulit, bahkan sangat sulit. Kami harus mengerjakannya, menganalisis segalanya untuk menemukan jalan keluar dari situasi ini,” ujar Franco Morbidelli via paddock-gp. Yup, Morbidelli masih terikat kontrak dengan Yamaha hingga akhir musim 2023. Dengan begitu, ia masih punya waktu untuk bisa bangkit sehingga mampu merangsek ke barisan depan lagi cak.

iklan iwb

Perlu diketahui, Morbidelli berusaha meniru gaya balap Quartararo, bahkan ia telah melihat data telemetri dari rekan setimnya tersebut cak. Namun pada prakteknya, doi mengalami kesulitan. Saat ini cak, Morbidelli selalu mendapatkan motivasi dari Valentino Rossi agar kedepannya bisa lebih baik lagi…

“Ini rumit untuk melakukan apa yang dia lakukan. Dia mampu mempertahankan kecepatannya di tikungan dan mengerem sangat terlambat. Dan berkat kecepatan menikung yang tinggi, dia memulihkan banyak waktu. Fabio memaksimalkan setiap sudut motor kami, di setiap area ia mengeluarkan potensi penuh dari keseluruhannya. Aku selalu berbicara dengan Valentino Rossi, dan dia selalu memberiku kekuatan,” tutup Franco Morbidelli….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

5 COMMENTS

  1. Pembalap tak punya skill dan nyali ya seperti itu..apalagi yg jadi gurunya juga pembalap badut yg doyan memfitnah dan menendang pembalap lain, dan diperparah lagi teamnya saat ini tak lebih dari team ecek-ecek yg sering curang.. Lengkap sudah penderitaan si morbidelli ini

  2. Kalau dilihat dari setelah kejadian cedera lututnya, kayaknya morbideli menyembunyikan rasa sakit cederanya seperti yg dilakukan Marc untuk bisa terus balapan. Dengkul kui cak, bisa sakit berkepanjangan

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama