iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Seperti yang kita tahu, setelah keputusan Suzuki untuk hengkang dari MotoGP, beredar rumor bahwa Joan Mir akan berlabuh ke Repsol Honda cak. Bersama Paco Sanchez selaku manajernya, Joan Mir telah bernegosiasi dengan Honda namun sayangnya, hingga kini belum ada keputusan apapun. Paco sendiri mengaku heran apa yang membuat Honda menunda keputusan untuk membawa Mir ke Honda…

Dengan begitu, doi memiliki asumsi bahwa Puig tengah bernegosiasi dengan Pedro Acosta (Red Bull KTM Ajo Moto2) yang kemungkinan akan menjadi rider muda di Repsol Honda. Meski demikian, Paco tidak meyakini bahwa hal tersebut adalah penyebabnya karena menurutnya, Acosta masih membutuhkan lebih banyak pengalaman untuk naik ke kelas MotoGP… “Pertanyaan tertentu yang seharusnya dijawab oleh Alberto Puig. Aku tidak tahu apa alasannya menunda keputusan ini begitu lama. Acosta bukan penyebabnya karena aku pikir dia harus bertahan satu tahun lagi di Moto2, aku tidak berpikir dia siap untuk terjun di MotoGP…

“Dia adalah pembalap yang hebat, dan dia akan memiliki masa depan yang baik, tetapi dia masih membutuhkan pengalaman, kamu tidak dapat meletakkan beban Honda di pundak seorang pria muda, dan dia tidak bodoh,” ujar Paco Sanchez via GPOne. Selain itu, doi menjelaskan bahwa Mir tidak memiliki opsi cadangan untuk bergabung ke pabrikan selain Honda. Dalam hal ini, Paco menjelaskan bahwa Yamaha akan tetap mempertahankan Morbidelli dan Ducati mengonfirmasi bahwa tidak akan bernegosiasi dengan Mir…

iklan iwb

“Joan tidak takut apapun. Dia tahu bahwa Marc telah balapan dengan RC213V sepanjang hidupnya, tetapi dia juga tahu bahwa dia akan menandatangani kontrak dengan HRC, atau dia akan tinggal di rumah. Tidak ada plan B. Aku berbicara dengan Lin Jarvis sebelum berita tentang Suzuki, dan dia telah mengkonfirmasi bahwa Morbidelli akan melanjutkan dengan Yamaha pada 2023. Aku berbicara dengan Paolo Ciabatti (Ducati) dan mereka dengan jelas mengatakan kepadaku bahwa tidak akan melakukan negosiasi dengan Joan karena mereka memiliki filosofi yang berbeda,” tambahnya.

Kemungkinan negosiasi soal kontrak masih berjalan cak, mengingat Paco membeberkan bahwa Joan Mir pantas mendapatkan nilai kontrak sebagai juara dunia MotoGP… “Tentu saja, permintaan finansial Joan bukanlah seorang pemula, dia adalah juara dunia. Bagiku Honda adalah pabrikan nomor 1 di dunia, namun mereka sedang dalam masa sulit. Suzuki adalah Atletico Madrid, Honda adalah Barcelona atau Real Madrid, mereka harus menang setiap tahun, finis kedua sudah gagal. Karena itu, mereka ragu dan bukan hanya satu atau dua orang yang membuat keputusan, tetapi kelompok yang mengawasi semuanya,” tutup Paco Sanchez….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

6 COMMENTS

  1. ya mending Alex Rins , sat set digaji rendah di LCR yang penting balapan.
    Mir mungkin minta gaji tinggi dengan gelar juara dunia 1x dengan 1x kemenangan saja kok rasanya lebay.

  2. Acosta masih akan du moto2 tahun depan.. dan hak mngkin dilepaskan begitu saja oleh pit bierer…
    Paling cocok itu bukan mir.. tpi jorge martin..

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama