Iwanbanaran.com – Cakkk….apesss memang tidak bisa ditolak, pribahasa tersebut mungkin cocok buat Maverick Vinales. Menunjukkan Performa yang sangat tajam dengan target masuk empat besar namun ambisi tersebut harus Musnah gara-gara kerusakan pada alat ride height device. Betul cak, apes karena Motor Maverick Vinales “ambles” nggak bisa balik !!

Masalah teknis dramatis terjadi pada Vinales saat di Sachsenring cak. Memanfaatkan pemilihan ban belakang medium, Vinales mampu melesat menembus posisi empat padahal start dari posisi 9. Saat itu Vinales mengaku menunggu waktu yang tepat dan berencana melakukan attacking pada lap terakhir. Tujuannya jelas yakni meraih podium pertama dengan Aprilia. Namun apes tidak bisa ditolak. Pada 13 lap tersisa, perangkat ride height device belakangnya macet sehingga deprok ke bawah tidak mau balik. Vinales awalnya berjuang mencoba menarik tuas pelepas berkali-kali namun gagal….

“Sebenarnya aku sangat senang karena hari ini aku sangat menikmati balapan. Kami membuat awal yang baik, aku kuat, aku memiliki banyak tanda hitam di baju balapku karena aku bertarung di tikungan pertama! Setelahnya aku hanya menjaga kecepatan. Aku tahu 10 lap terakhir akan menjadi momen terbaik karena aku berhasil menjaga performa ban. Tetapi tiba-tiba perangkat belakang rusak dan kesempatanku untuk tetap berada di trek sangat sulit….

iklan iwb

“ Tahunya ketika aku tertinggal 0,1 detik dari Aleix, akan menyerang dan kemudian aku mulai merasakan motor sedikit lebih rendah. Aku tidak mengerti apa yang terjadi, kemudian tiba-tiba – ‘boom’ – turun! Alat macet dan tidak pernah kembali. Aku nyaris kehilangan bagian depan di Tikungan 8 karena dengan kondisi tsb sangat berbahaya berada di trek. Maksudku, jika aku tidak jatuh di tikungan 8, aku akan crash saat menuruni bukit! Karena motor betul-betul tidak mungkin untuk dikendarai….” seru Vinales. Namun menurut Maverick, itu hal yang bisa terjadi dalam dunia racing dan doi sudah melupakannya….

” Tapi aku sudah melupakannya. Akhir pekan ini sangat penting, karena tahun lalu di sini menurutku adalah momen yang sangat buruk [tempat terakhir bersama Yamaha] dan tahun ini adalah balapan terbaik tahun ini. Jadi, satu tahun bisa banyak berubah. Kami perlu menjaga konsentrasi, kami bekerja dengan cara yang benar dan kami membuat banyak langkah, sangat cepat. Aku rasa semua balapan ini seperti pelatihan super, untuk membuat diriku lebih kuat. Aku bisa menyalip dengan lebih mudah. Aku lebih baik di lap pertama. Semua akan membuatku menjadi pembalap yang lebih baik. Dan setidaknya aku bisa berjuang untuk podium. Kami hanya perlu tetap tenang, kami tahu kapan kami akan mencapai titik di mana aku makin klop dengan motor. Kami akan melakukannya, aku yakin itu…” tutup Vinales…(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

13 COMMENTS

  1. lagian kebanyakan elektronik, sharusnya balapan yg alami skill lah.. teknologi penunjang dikit aja

  2. Ini isi komennya warung sini pada aneh2 bahasanya..trus orngnya itu2 jg. Kerjaannya lg sepi tah bos

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama