Iwanbanaran.com – Cakkk…. Siapa menyangka pembalap Kawasaki Jonathan Rea mengaku mendapatkan ancaman pembunuhan melalui sosial media. Kondisi yang menurutnya cukup mengerikan dan membuatnya was-was tanda bahwa para netizen memang menakutkan dan termasuk liar. Yang menjadi pertanyaan…kenapa Rea sampai diancam dibunuh dan siap yang melakukan ?

Ternyata gara-gara insiden dengan pembalap WSBK Yamaha Toprak Razgatlioglu. Menurut pembalap Kawasaki….doi mendapatkan ancaman pembunuhan setelah balap Magny-Cours tahun lalu. Saat itu Rea sedang mendiskusikan apa yang dia lihat saat di atas track ketika melawan Toprak. Kemudian video kamera Dorna menangkap moment tersebut dan menunjukkan Rea serta kepala kru Pere Riba mendiskusikan pelanggaran track limit yang dilakukan oleh Razgatlioglu dalam balapan Superpole….

Razgatlioglu, yang memang melewati cat hijau di lap terakhir saat memimpin, awalnya meraih kemenangan dengan selisih tipis, namun kemudian dibatalkan. Lalu video Dorna membuat segalanya berubah, Rea diancam akan dibunuh gara-gara dianggap menghalangi Toprak juara….

iklan iwb

” Aku sedang dalam perjalanan pulang ketika memeriksa Instagram. Disana aku temukan mungkin ada sekitar 500 komentar dalam waktu satu jam, dan isinya cukup mengerikan seperti…..’kamu akan mati…..kami tahu di mana kamu tinggal….Kamu ini dan kamu itu’. Aku merasa benar-benar tidak nyaman. Aku seperti terhipnotis untuk membaca semua komentar buruk ini. Aku sebenarnya sangat beruntung dengan fansku karena biasanya mendapatkan 95% cinta dan 5% benci tetapi kali ini sebaliknya, aku seperti diteror….” serunya…

Kalau seperti ini memang cukup kacau cak, makanya kalau di media sosial sampeyan kudu kuat menghadapi para haters ataupun komen ngawur. Sebab media sosial sekarang telah menjadi platform lengkap.  Ini adalah alat yang hebat untuk beberapa orang karena bisa membuat reputasi dan karier tumbuh, namun bisa juga reputasi yang sudah terbangun sedemikian lama menjadi hancur karena sedikit kesalahan, atau bahkan penggiringan narasi. Garrett Gerloff  baru-baru ini juga mengungkapkan bagaimana penyalah gunaan media sosial memengaruhinya musim lalu setelah bertemu dengan Razgatlioglu di Assen. Ngeri cak…

Last…. Ekstrimnya narasi yang berkembang di sosial media memang sudah bukan hal yang mengejutkan. Bagaimana ketika komentar yang berusaha membunuh image seseorang dengan cukup masif mampu mempengaruhi orang lain. Untunglah informasinya setelah Toprak berhasil menjadi juara dunia WSBK 2021, teror terhadap Rea menghilang pelan-pelan. Weleh sangar tenan iki ki cak. Bukti FBY militan tidak hanya hadir di tanah air namun juga dunia ?….sadizzzzz kalau iyaaa 😂 (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

17 COMMENTS

  1. Ah ente, hal2 negatif terkait yamaha dibesar2kan, seolah2 fby negatif.. Nah ini yg perlu ente introspeksi kalau bikin narasi.. Mana ada ente nyinggung2 fbh apalagi fbh dimari yg militan banget.. Ente biarkan parabeha bercocot ria.. Coba ente bahas parabeha dimari yg bacotnya ga karuan, kalau iya, berarti ente gentle..

  2. Coba Pakai Mesin Pabrikan Budeg.. Pasti Gak bakal dibunuh. wong motornya lemot gak bisa juara..hahahaha

  3. setelah dekeroyok artikel yamaha menang di mana2, akhirnya mbinghaa diberikan sebiji artikel vitamin biar otaknya jalan sedikit

    ekekekeke

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama