Iwanbanaran.com – Caakkk… Seperti yang kita tahu, dalam beberapa seri belakangan ini race direction banyak mendapatkan kritikan dari beberapa rider yang salah satunya adalah Alex Rins (Suzuki Ecstar Team). Doi mengkritik keras race direction setelah insiden dengan Takaaki Nakagami (LCR Honda) yang terjadi dalam dua race berturut-turut. Menanggapi hal tersebut, Carmelo Ezpeleta selaku bos MotoGP menentang kritikan yang dilayangkan beberapa rider cak…

Ezpeleta sepertinya cukup kesal dengan beberapa kritik terhadap race direction. Bahkan doi mengatakan akan mencolokkan cerutu di hidung rider yang mengkritik race direction seperti Alex Rins…

“Kami berhasil menyelesaikan insiden Valentino dan Marc di Sepang dan itu merupakan hal yang baik. Akhir tahun ini, yang terbaik yang bisa aku lakukan adalah memberi tahu FIM apa yang aku pikirkan tentang hal-hal ini. Aku bukan kurator dan tidak ada seorang pun dari Dorna yang menjadi kurator. Bagiku, jika seorang pria mengatakan apa yang Rins katakan, aku akan memasukan cerutu di hidungnya,” ujar Carmelo Ezpeleta via motosan. Hmmm IMHO kok terkesan rada kasar yo cak, rada aneh ki mbah Carmelo😂…

iklan iwb

Lebih lanjut kangbro, doi mengungkapkan bahwa dalam ajang olahraga apapun wasit adalah wasit, dan atlet tidak boleh sembarangan dalam mengkritik karena akan dikenakan penalti. Ezpeleta juga mengaku kecewa cak atas kritik yang dilontarkan Alex Rins…

“Di manapun, wasit adalah wasit, dan lihat, aku menonton sepak bola karena aku adalah penggemar, dan ketika mereka mewawancarai atlet (tentang wasit) mereka berkata, ‘Aku lebih suka diam karena akan dikenakan penalti’ dan mereka diam. Sangat disayangkan bahwa Rins mengatakan itu, dan sangat disayangkan bahwa Sergio Garcia juga melakukan hal yang sama. Dan mereka bukan satu-satunya, ada banyak lagi,” tambahnya.

Sebelumnya cak, Alex Rins mengkritik keras race direction atas insiden dengan Nakagami dan doi mengatakan bahwa race direction tidak level untuk MotoGP…

“Tidak adanya keputusan race direction atas insiden ini sangat kuat. Karena mengesampingkan insiden Mugello, tentu ada banyak sudut pandang. Tentu saja aku akan berbicara dengan Carmelo (Ezpeleta, CEO Dorna) dan akan menekannya karena ini telah dibahas di komisi keamanan. Aku tidak tahu apa yang mereka dasarkan dan aku tidak tahu bahwa Livio Suppo telah berbicara dengan Race Direction. Tetapi apa yang mereka tunjukkan adalah bahwa level mereka bukan untuk MotoGP,” papar Alex Rins…(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

8 COMMENTS

  1. Kalo gua sih paling gua Toyorrr jidatnya Espelatta, utk apa fungsi race direction kalo hal yg jelas aja ga ada tindakannya… Emang susahh debat sama Orangtua….heheee

  2. motogp udah mulai ga seru….kebanyakan elektronik….pembalap iconik model rossi , marques udah ga ada … pabrikan di dominasi dukati .. mudah mudahan musim depan ada perubahan …

  3. Sekarang sudah males-malesan liat motogp cakk.. Lha piye??
    Rossi pengsiun, next harusnya mamakez yg jd sorotan dg gaya balap liarnya juga harus cuti. Gk dipungkiri emang teknologi semakin keren & canggih, tapi nambah membosankan

    Mending kerja & main game cak

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama