Iwanbanaran.com – Cakkk…kayaknya Pol Espargaro mulai njengah dan gelisah dengan performanya yang tidak kunjung membaik. Kecewa tidak mendapatkan komponen baru milik Marc Marquez di MotoGP Catalunya, Pol Espargaro mencoba sasis baru, swingarm, dan lainnya pada tes pasca-balapan. Namun menurutnya langkah ini kurang memberikan efek signifikan sehingga Pol menyarankan agar Honda mengikuti Aprilia. Wahhh…..

Seperti yang kita semua tahu….Pol Espargaro nangkring di urutan kelima dalam catatan waktu (0,241 detik) saat test Catalunya dengan total 88 putaran. Pol Sendiri memiliki race yang buruk cak….dari P5 anjlok hanya nangkring di posisi 17 karena masalah grip. Jadi emang ancur cak performanya. Nah….dihari Senin Pol diberi kesempatan untuk jajal komponen baru yang terlebih dulu digunakan oleh pembalap LCR Takaaki Nakagami di balapan hari Mingu. Sejauh ini Honda memang tidak banyak merombak area Aerodinaka….

Motor Espargaro saat ini memiliki konfigurasi fairing yang sedikit berbeda dengan motor Marc Marquez (sekarang digunakan oleh Stefan Bradl). Pol memilih untuk menggunakan fairing model side pod sementara Marquez hanya memilih winglet model sayap atas. Jadi memang beda cak….

iklan iwb

Kami ngetes banyak sasis dan swing arm yang sudah digunakan Nakagami selama akhir pekan termasuk sisi elektronik serta aerodinamika. Ketika ngetes kebetulan angin cukup kencang sehingga kami bisa melihat apa yang terjadi ketika angin tersebut hadir ditikungan cepat di mana kami sedikit kesulitan. Melihat reaksi motor mentransfer berat saat keluar tikungan. Jadi ini juga bisa membantu kita dalam hal akselerasi, mendapatkan grip atau bahkan sebaliknya. Kami perlu memahami banyak hal dan ini adalah komponen yang bagus untuk mengetahuinya. Sejujurnya aku tidak suka winglet tetapi harus diakui hal kecil ini banyak mengubah reaksi motor….” tukasnya. Pol juga jajal swing arm RC212V baru, apa kata doi ?

Seperti ingin mengkritik Honda terhadap evolusi yang mereka lakukan pada RC213V 2022…Pol mengatakan….

” Jujur swing arm bukan langkah besar tapi sudah cukup untuk membuatku merasa sedikit lebih nyaman. Aku sendiri percaya pada langkah kecil, bukan langkah besar dengan cara mengubah seluruh motor dan kemudian melihat apa yang terjadi. Kalian bisa lihat Aprilia yang melakukan langkah-langkah kecil, perbaikan kecil dan pada akhirnya mereka mencapai puncak. Saya rasa itu cara pintar untuk tidak tersesat, jadi tidak benar-benar memulai dari nol…” tutupnya. Hhmm…pedes juga euy. Tapi bukannya perombakan Honda didasarkan atas masukan Pol juga ya yang mengeluh kurangnya traksi ban belakang RC213V lawas sehingga Honda akhirnya merombak total dengan fokus pada area sana ?? entahlah cak…..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

22 COMMENTS

  1. pabrikan bingung ini caak, udah nyontek sana sini hasilnya cuma mentok jadi kesetnya yamaha ducati ekekkee

    zluuubh😂😂😂😂😭🤣🤣🤣

  2. Ada yg ga tau diri, berbelas tahun di jadiin keset w.c sama Sulthan dan si Merah 1 x….
    Sampai rela bangkrut gegara menggaji MANULA sampai PENSION 😜🤣🤣🤣

  3. Ciri khas komentar pembalap medioker, salahnya honda mengambil serius saran2 dari pembalap yg dari awal memang di plot hanya utk jd pembalap kedua, ketiga, dst…

  4. Ga Pantas di dengarkan.. kecuali prestasi dia musim lalu d atas Marquez. faktanya ketika ada marquez, pol selalu jauh d bawahnya..

  5. Motor spek dewa suru ngetek? Yang bener aja si Pol?
    🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    Motor spek dewa akik.
    🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

  6. Ini kan V4
    tebakan ngawur saya, piston sisi blok depan dan belakang beda beratnya jadi gak seimbang
    Wkwkww

  7. Setelah HRC digabung dengan divisi balap mobil, semuanya jadi berantakan
    Apakah ini memang ada campur tangan ex engineer Red Bull Honda F1 tahun lalu…sy jg gak paham

  8. Koment kaya yg paling ngerti aja , balapan bebek blm pernah , ….bangun tong dah siang nih ,jgn mimpi semia mtr ngk semudah cangkem Mu

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama