Iwanbanaran.com – Cakkkk…seperti yang sampeyan semua tahu drama terjadi di Catalunya. Aleix yang awalnya mendominasi sebagian besar sesi diakhir pekan tetapi tidak dapat menandingi Fabio Quartararo dalam balapan. Kendati demikian secara brilian Aleix berhasil menahan duo Pramac Ducati Jorge Martin dan Johann Zarco dengan menempati diposisi kedua…tiba-tiba pada last lap dia melambat dan melambaikan tangan di Tikungan 1. Semua terkejut karena IWB sendiri mengira Aleix mengalami masalah mesin…dilalah doi ternyata salah hitung lap sehingga dia melorot diposisi ke lima dibelakang Joan Mir. ” Aku minta maaf….” sesal Aleix Espargaro nangis dipojokan…

Aleix Espargaro yang mengalami masalah dengan grip ban awalnya tampil cemerlang karena mampu menahan duo Pramac Ducati. Namun tiba-tiba doi blunder melakukan kesalahan menghitung jumlah lap. Seharusnya masih ada lagi satu putaran tiba-tiba Aleix mengendurkan gas dan mengira balapan usai. Untungnya tidak terlalu lama karena doi segera menyadari kesalahannya dan kembali geber motor. Namun sudah terlambat. Dan akibat kesalahannya tersebut Aleix kehilangan podium dan harus puas finis kelima. Sempat menangis dipojokan dan bahkan disamperin Carmelo Ezpeleta, Aleix mengaku sangat menyesal…..

” Aku minta maaf. Hanya itu yang bisa aku katakan, aku minta maaf untuk timku. Ini sepenuhnya salahku. Timku posisinya diujung pertama dekat tikungan [keluar dari tikungan terakhir], dan ini membuatku sulit melihat lap. Beberapa lap aku tidak punya waktu untuk melihat lap [tersisa] dan jarak dengan Martin. Aku hanya berusaha ngepush motor….geber sampai limit dan aku melihat gap dengan Martin mencapai +0,6. Lalu aku melihat menara pengumuman dan melihat ‘L1’. Jadi aku melakukan satu putaran.  Aku tidak ingat bahwa di sini, di Barcelona, putaran terakhir adalah ‘0’ bukan ‘1’. Disanalah aku menutup gas di trek lurus….

iklan iwb

“Jadi aku sangat menyesal untuk timku karena, kali ini aku tidak memiliki kecepatan untuk menghadapinya. Tetapi jika saya ingin mengalahkannya di titel juara dunia, jadi aku tidak bisa melakukan kesalahan ini. Hari ini aku kehilangan 9 poin, jadi aku sangat menyesal…” tukas Aleix nyesek cak. FYI….Espargaro sendiri bukanlah pebalap pertama yang melakukan kesalahan seperti itu di Barcelona cak. Cerita serupa juga pernah terjadi pada  Kenny Roberts ditahun 2006 dan Julian Simon pada tahun 2009. Mereka berdua sama cak…..berhenti justru diakhir lap….

Semua kasusnya mirip, pembalap salah paham dengan jumlah lap tersisa yang terpampang dimenara lintasan lurus. Dalam kasus Espargaro, PIT Aprilia juga menentukan peran sebab posisinya dekat tikungan akhir yang dilibas dengan high speed sehingga Aleix sering gagal melihat papan pitnya, menyebabkan dia lebih mengandalkan time tower. Hasilnya amsyong tenan. Dengan blunder ini Espargaro tetap berada di urutan kedua dalam kejuaraan dunia, tetapi Catalunya membuat gapnya melebar 22 poin dari juara bertahan Quartararo dari seharusnya 13 poin. Amsyong tenan…..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

11 COMMENTS

  1. Dia dan Q_Taro sama2 neruntung bisa start mulus hingga melewati T1 tanpa kesruduk sasis motor alien

  2. Bedanya adalah aleix melakukan kesalahan di tahun 2022 dimana semua orang bebas berpendapat pada social media
    So yaudah kuatin mental aja sama netijen

  3. Harusnya ada isolasinya untuk masalah ini ke depannya..geser posisi pit agak jauh dari tikungan..

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama