Iwanbanaran.com – Cakkk…..sampeyan pasti nggak tahu betapa mumetnya Honda yang saat ini terhantam badai kelangkaan chip Semi konduktor. Bahkan IWB sudah mencium masalah ini jauh hari sebelum pengumuman resmi terbuka dilakukan AHM perkemarin. Masalah yang sudah terendus IWB sejak bulan ke 2 2022 atau tepatnya Februari kemarin. Tapi siapa menyangka hingga bulan ini masalah tersebut belum juga terselesaikan. Jadi nggak heran sebuah ide gilaa muncul….Gara-gara Chip, Mungkinkah Menjual motor tanpa speedometer ?

Ide gilaaa ini muncul karena IWB sudah sebulan yang lalu mengendus masspro benar-benar mandeg sejak bulan lalu khususnya terhadap dua varian andalan Honda yakni Beat dan Scoopy. Walau hampir semua produk terkendala namun karena kedua motor tersebut daya serap kepasar sangat besar maka dampaknya luar biasa cak. Gempuran masalah chip semi konduktor ini bahkan mampu membuat hampir semua dealer Honda kosong stoknya. Dari sisi produksi sendiri berdasarkan terawangan IWB…..semua motor tersebut sudah dirakit…

Catet cak…wis dirakit dalam bentuk utuh namun teronggok di pabrik tanpa bisa dikirim. Kuwiiii terawangan IWB, lek salah yo sepurane. Namun biasanya terawangan IWB akurat hehehehe. Nahh kembali kesoal massproduction…jadi cak IWB mengendus buanyaakkkkk Beat dan Scoopy sudah dalam bentuk utuh dipabrik AHM. Motor-motor ini sebenarnya siap didistribusi. Namun sayang hal itu tidak bisa dilakukan karena ratusan Beat tersebut tanpa speedometer. Jadi produksi memang benar-benar mandeg. Nggak heran beberapa opini muncul…..solusi gilaaaa menyeruak, mungkinkah pabrikan menjual motor tanpa speedometer ??

iklan iwb

Ini sih emang ide ediaann. Tapi sebenarnya bisa dipertimbangkan jika sampai akhir Juni 2022 Chip tetap tersendat. Tinggal sosialisasikan saja kondisinya ke konsumen. So…jika nanti speedometer sudah ada tinggal di kontak satu-satu oleh dealer untuk dipasang. Emang ediann sih…tapi ini solusi final jika masih tidak ada perubahan selama sebulan kedepan. Sebab gara-gara chip bermasalah tsb sekarang harga bekas motor serem tenan pakdeee. Honda Scoopy saja harga bekas setahun pakai udah kayak baru. Beat juga demikian. Efek langkanya motor baru didealer….beli inden sampai entah kapan…..praktis konsumen sekarang memburu motor bekas dan ini membuat harganya meroket…

Last….Chip semi konductor adalah komponen kecil namun efeknya luar biasa. Sebab dengan banyak elektronik yang makin canggih pada motor maka komponen chip juga makin vital. Contoh Chipset adalah komponen penting ECU serta ECM karena untuk mengatur pembukaan serta mengatur volume bensin pada injektor, mengatur timing busi sesuai kondisi mesin, mengatur kinerja kipas radiator dll. Makanya vital cak. Namun konon rumor yang masuk, chipset Speedometerlah yang paling bermasalah. Isunya bulan Juni ini seharusnya membaik namun juga tidak menjamin. So….Gara-gara Chip, mungkinkah menjual motor tanpa speedometer ? piyee menurut sampeyan…..monggo berikan opininya….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

12 COMMENTS

  1. Sepertinya mustahil cak, masak pabrikan besar mau menjual produk yg belum jadi 100%. Bisa buat reputasi jelek dan dianggap tidak professional.

  2. Honda buat pabrik chip aja, supaya tidak tergantung pihak lain. Masa sekelas Honda gak bisa buat chip sendiri ???

  3. Ya nggak boleh cak. Inget ada persyaratan teknis sepeda motor. Salah satunya ada pengukur kecepatan. Kalo dijual gak pake speedometer bisa jadi sasaran empuk pak polkis utk nilang.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama