Iwanbanaran.com – Caakkk… MotoGP Mugello tidak menjadi akhir pekan yang mudah bagi Enea Bastianini (Gresini Racing MotoGP). Doi crash karena tersedot motor Aleix Espargaro (Aprilia Racing) yang berada di depannya. Bastianini mengaku memasuki tikungan terlalu cepat dan bagian depan motornya langsung crash…

Menurut Bastianini, fairing baru Motogp yang memiliki winglet memang memberikan pusaran angin buruk bagi pembalap dibelakangnya. Hal inilah yang menyebabkan motornya tersedot motor Aleix dan berakhir crash…

“Sayangnya ini bukan akhir pekan yang mudah, pada hari Sabtu kondisinya sangat rumit dan saat pemanasan suhunya jauh lebih dingin. Dalam balapan, aku memiliki kecepatan yang baik dan sebenarnya aku bisa lebih cepat. Sayangnya aku tersedot motor Aleix Espargaro, aku masuk ke tikungan terlalu cepat dan bagian depanku tidak terlihat. Aku bisa mendapatkan hasil yang bagus di sini, tapi begitulah kenyataannya,” ujar Enea Bastianini via motosan.

iklan iwb

Doi mengalami kendala di trek Mugello yakni tidak dapat mengikuti racing line dengan baik saat berada di belakang rider lain. Selain itu, winglet yang menempel pada motornya membuat ia kesulitan untuk meluruskan motor cak…

“Aku merasa kuat ketika tidak ada rider didepanku, sementara ketika aku berada di belakang seorang pembalap, sulit bagiku untuk mengikuti racing line karena desain fairing Motogp machine sekarang. Di Mugello sulit untuk mengikuti rider didepan, sama sekali tidak mudah. Di satu sisi aku minta maaf, tapi di sisi lain aku senang dengan potensi yang ada, karena aku dekat dengan podium sebelum crash. Kecepatanku bagus dengan ban lunak. Namun masalahnya di Mugello tidak pernah mudah. Aku mengerem seolah-olah tidak ada rider di depan. Namun faktanya dengan desain winglet era sekarang menjadikanku sulit untuk meluruskan motor,” tambahnya.

Last…pada klasemen sementara, Enea Bastianini berada di posisi ketiga dan jarak poin semakin melebar mengingat ia tidak membawa pulang poin di Mugello. Maka dari itu, doi tetap mengakui bahwa race Mugello merupakan balapan yang sulit… “Nol poin ini membebani moral karena aku tahu aku bisa melakukannya dengan baik. Faktanya, aku merasa percaya diri sejak awal. Pecco memiliki kecepatan yang sangat baik, tapi podium itu mungkin tidak dalam jangkauanku. Aku pikir comeback akan lebih mudah, tetapi kami kesal di beberapa lap pertama karena kehilangan menjauh dengan grup depan,” tutup Enea Bastianini….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

5 COMMENTS

  1. Wah dah kayak F1.

    Kalau winglet atau aero gak diatur. 5 tahun kedepan bakal boring abis.

    Pada berjarak kayak F1 sekarang. Takut sama dirty air.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama