Iwanbanaran.com – Cakkk…Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) sukses memenangkan balapan kandangnya setelah berjuang cukup keras di awal balapan. Pecco merasa sangat senang atas kemenangannya di depan publik sendiri dan sangat puas akan hasil yang ia dapatkan pasca balapan yang berlangsung 23 Laps tersebut….

Pecco memulai balapan dari posisi kelima, meski ia mempunyai kecepatan yang sangat baik sejak hari pertama. Namun tricky-nya kondisi dalam Qualifying memaksanya harus puas start dari posisi kelima.

Selepas lampu start padam, Pecco turun beberapa posisi dan harus segera segera bangkit agar tidak tertinggal dari grup pertama. Di awal lap ketiga, doi berhasil mengatasi Fabio Di Giannantonio (Gresini Racing MotoGP) untuk posisi kelima. Dua lap kemudian Pecco naik keposisi empat.

iklan iwb

Lap ketujuh, Pecco sudah naik dua tingkat dan kini ia berada diposisi kedua dibelakang Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Team). Selang dua lap kemudian, Pecco akhirnya memimpin balapan. Doi enggan mempush terlalu berlebihan dan terus menjaga ritme balapnya cakkk.

Paruh kedua balapan, Pecco terus dibayang – bayangi Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) yang terus mengancamnya setelah menyalip Marco Bezzecchi untuk posisi kedua. Secara perlahan, Pecco mulai membuat gap dan hingga bendera finish berkibar. Sang pembalap Italia tersebut berhasil menjadi pemenang.

Kemenangan ini merupakan kemenangan perdana bagi Pecco di trek Mugello di sepanjang karirnya. Doi mengatakan bahwa sudah menjadi impiannya sejak dulu – memenangkan balapan di Mugello.

Doi sangat menikmati balapan dan setelah finish, untuk pertama kalinya Pecco melakukan selebrasi besar besaran dengan melemparkan sarung tangan serta sepatunya ke tribun penonton yang dipenuhi dengan para penggemarnya cakk.

“Ini adalah sesuatu yang selalu kuimpikan. Menang di Mugello luar biasa, Grand Prix Italia ini adalah salah satu sirkuit tersulit di dunia. Kemenangan ini terasa lebih spesial, dikandang sendiri, di depan fansku dan penggemar Ducati. Ini sungguh luar biasa dan aku sangat senang,” tutur Pecco dengan sumringah melalui GPOne.

” Aku menikmati kemenangan dengan semua penggemar yang membawa bendera ’63’, mereka begitu banyak dan Aku tidak menyangka. Aku berhenti di trek dan melemparkan sarung tangan dan juga sepatuku…..

” Penting mengamankan poin untuk kejuaraan dibalapan ini. Aku tidak merasakan lebih banyak tekanan, tekanan selalu ada tetapi kami melakukan pekerjaan di mana kami harus hidup dibawah tekanan. Aku sangat menikmati akhir pekan ini….

” Setelah start, aku menemukan diriku tertahan (diluar lima besar) dan beberapa pembalap melewatiku. Aku tahu bahwa dengan tetap tenang, maka aku bisa melakukan comeback. Aku senang bisa tampil baik dan kupikir kami benar-benar pantas mendapatkan kemenangan ini.” tambah Pecco melalui Ducati Corse….(CB iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

4 COMMENTS

  1. Apa kaaagh..,.. koco-koco nya manjur hingga bisa melejit di depan selisih 10 seconds?
    Hadeuuuhh sadar donk

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama