Iwanbanaran.com – Caakkk… Pada sesi latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Mugello, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) mengaku tidak senang cak karena motornya mengalami beberapa kendala. Doi mengakhiri sesi tersebut di posisi kesembiland dengan catatan waktu 1 menit 46.519 detik. Fabio mengatakan performa motornya mirip dengan tahun lalu namun anehnya, doi merasakan feeling yang berbeda cak…..

“Aku tidak senang dengan kecepatanku, juga dengan catatan waktuku. Aku tidak tahu kenapa, tetapi feelingku benar-benar berbeda dibanding tahun lalu. Sebenarnya motor kami mirip dengan tahun lalu, tapi feelingnya berbeda. Kami harus menemukan sesuatu, pada sesi berikutnya kami akan mencoba set-up yang sama seperti tahun lalu. Aku tidak merasa istimewa hari ini, dan sudah lama aku tidak merasakannya,” ujar Fabio Quartararo via speedweek.

Quartararo merasakan speed M1 yang sedikit lebih tinggi, namun disaat yang bersamaan doi merasakan banyak wheelie pada motornya cak. Selain itu, ia juga kesulitan di beberapa tikungan…

iklan iwb

“Sebenarnya kecepatan motorku sedikit lebih tinggi, tapi banyak wheelie. Paket aero mirip dengan tahun lalu, tapi keluar tikungan kami memiliki banyak wheelie, itu tidak mudah. Kami telah memutuskan untuk memakai paket aero tersebut. Aku kesulitan saat keluar di tikungan 3, 5, 9, 11 dan ketika masuk ke tikungan 12. Di sana sangat sulit karena tepat sebelum titik pengereman. Jika aku ingin lebih cepat seperseribu detik di trek lurus, maka aku hanya perlu beradaptasi. Di sini, ada sisi positif dan negatifnya,” tambahnya.

Dengan semua kendala yang dialaminya, Quartararo menuturkan trek Mugello akan sulit untuk ditaklukkan, mengingat doi belum menemukan feeling terbaiknya di atas Yamaha M1… “Kami di Mugello, itu normal di sini, juga dengan Aprilia. Kamu tidak dapat mengubahnya, kami tahu itu akan sulit bagi kami. Aku tidak senang karena aku tidak nyaman dengan motor dan lap time-ku buruk. Aku merasa bisa melakukannya lebih baik, tapi kecepatanku tidak bagus. Aku melakukan time attack dengan ban depan hard, tapi di kesempatan kedua banku sudah habis. Kemudian aku menggunakan ban depan medium dan itu tidak masalah, tapi aku lebih suka kompon hard,” tutup Fabio Quartararo….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

12 COMMENTS

  1. Judulnya mengandung vitamin buat fbh, kalo terkait H, judulnya halus.. ga beranibikin judul Marquest keluhkan performa rcv 2022 yg lemot….. pembalapnya medioker semua.. wkwkkw

  2. Sebelah yang kondyankkk…..Bolok cerdas nulis gini :. “Yamaha sering menang di Mugello Italia”
    Uehhh pretttt dahhh

  3. Juossss guandossss……
    mamstabbz baddast kebak kaddast
    pisan kalau begini ini caranya Bu neee cakkk

  4. Jangan percaya …ni bocah kayak marques dulu suka bilang motor ini itu tau nya pas race paling ngacir..mungkin niru marqes kli ya voz dia kan fans berat marqes

  5. kalo mau berisikam pendidikan dan pengetahuan lihat kolomn komentar ya blok wak haji,, disana alhmdulillah aman dan penuh dengan sharing.. berpedah pula..

  6. Nah jadi bingung kan..?!? Urusan motor cepat ngebut sengebut-ngebutny saya yakin semua pabrikan BISA MEMBUAT.

    Tapi untuk menemukan racikan ngebut dan stabil itu yg membuat para insinyur BOTAK.

    Hehehe…

  7. Tambah lemot kalo naik rcv, kencang di trek lurus disalip ducati, di tikungan disalip yamaha.. sunmori dibelakang dah.. wkwkwk

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama