Iwanbanaran.com – Cakkkk…Enea Bastianini (Gresini Racing MotoGP) sukses memenangkan balapan Le Mans, Prancis. Pembalap Italia tersebut menjadi satu satunya pembalap dengan kemenangan terbanyak hingga sejauh ini….

Tenang tapi pasti, yupss seperti itulah strategi yang diterapkan Bastianini dalam balapan Le Mans. Tidak hanya di Le Mans, dua kemenangan sebelumnya yang ia cetak pada seri pembuka Lusail, Qatar dan Austin, Amerika juga menerapkan strategi yang sama layaknya kemarin.

Bastianini yang memulai balapan dari posisi Langsung naik keposisi kedua pada lap pertama sebelum akhirnya diovertake Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) dan Alex Rins (Team Suzuki Ecstar) jelang lap kedua. Ia kemudian naik satu tingkat pasca Rins mengalami crash di awal lap ketiga kang mas.

iklan iwb

Pembalap yang akrab dipanggil Bestia tersebut bertahan diposisi ketiga dan mencoba menghemat ban untuk dipakai battle di lap lap akhir. Saat balapan menyisakan 16 lap, Bastianini merebut posisi dua dari Jack Miller (Ducati Lenovo Team).

Target berikutnya adalah membidik posisi pertama dari Francesco Bagnaia, dengan ketenangannya ia mampu menempel Pecco dan tidak membiarkan kompatriotnya lolos begitu saja. Puncaknya adalah ketika balapan menyisakan tujuh lap.

Bastianini berhasil mengovertake Bagnaia di sector pertama, namun direbut kembali oleh Bagnaia. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut kemudian melebar ditikungan delapan sehingga dengan mudahnya Bastianini kembali mengambil alih pimpinan balapan cakkk.

Bagnaia yang berusaha mengejar Bastianini tidak bernasib baik dan dlosor ditikungan ke tiga belas, hal ini semakin mempermudah Bastianini untuk memenangkan balapan. Hingga finish, Bastianini unggul +2.718 detik dari Jack Miller yang berada diposisi kedua.

“Itu adalah akhir pekan yang aneh bagiku. Aku jatuh tiga kali dan kemarin (Sabtu) aku juga merusak motorku, tetapi aku memulai balapan dengan percaya diri untuk dapat mencapai hasil yang luar biasa. Miller dan Bagnaia cepat, tetapi kecepatanku mirip dengan mereka. Di paruh pertama balapan, aku tetap tenang untuk melihat di mana aku bisa menyerang Miller, aku melakukannya tetapi Pecco sangat cepat dan menyalipnya cukup sulit. Aku melakukannya di sektor pertama, di mana aku lebih cepat darinya Ducati sangat kompetitif di trek ini dan aku harus terus seperti ini,’ ucap Bastianini kepada GPOne.

Kemenangan ini tentunya menjadi bukti kuat jika Bastinini akan menjadi perhitungan penting bagi Ducati untuk ditandemkan dengan Bagnaia musim depan, terlebih hingga sejauh ini Miller masih belum mendapatkan kepastian kontrak.

Namun Bastianini tidak ambil pusing perihal tersebut, doi nampak tidak mempermasalahkan masa depannya. Terlebih ia bisa memenangkan balapan dengan tim satelit cakk.

“Aku senang bersama Ducati, aku bisa mengendarai motor ini dengan baik dan kupikir itu pilihan terbaik bagiku. Aku masih belum tahu di tim aku akan berada musim depan, kami akan mengerti di balapan selanjutnya (Mugello), tetapi Ducati telah menawarkanku paket yang bagus dan aku telah membuktikan bahwa aku juga bisa menang dengan tim satelit,” tutup Bastianini tersenyum. So…Senyum kemenangan Bastiani tampar pasukan tim Factory ? pastinya cak, lawong Pecco wae sampe grogi, bener horaaa 😂CB iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

3 COMMENTS

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama