Iwanbanaran.com – Caakkk… Pada MotoGP Le Mans terdapat dua peraturan baru yang diputuskan untuk kelas MotoGP. Yang pertama terkait peraturan jumlah mesin untuk satu musim dan peraturan kedua tentang kontrol tekanan angin ban. Menurut keterangan yang tertulis di situs resmi MotoGP, regulasi terbaru memperbolehkan pabrikan di kelas MotoGP untuk menggunakan 8 mesin selama satu musim dan 10 mesin untuk pabrikan konsesi…

Peraturan terbaru ini dirilis untuk race MotoGP yang terdiri dari 21 balapan dan untuk satu mesin tambahan boleh digunakan pada race ke-19 atau seri berikutnya cak. Jika musim MotoGP kurang dari 21 balapan, maka pabrikan hanya diperbolehkan memiliki maksimal 7 mesin dan 9 mesin untuk pabrikan konsesi… “Kurang dari 21 balapan sesuai dengan kalender resmi FIM sebelum balapan pertama dimulai, maka pabrikan akan memiliki alokasi mesin maksimum 7 mesin (9 untuk pabrikan dengan konsesi). 21 atau 22 balapan sesuai kalender resmi FIM sebelum balapan pertama dimulai, maka pabrikan akan memiliki alokasi mesin maksimum 8 mesin (10 untuk pabrikan dengan konsesi),” tulis Komisi Grand Prix via situs resmi MotoGP.

Sementara itu, terkait kontrol tekanan angin ban akan diberlakukan protokol baru untuk memantau tekanan ban dari masing-masing pabrikan dengan akurat. Peraturan terbaru ini diungkapkan oleh Denny Aldridge selaku Direktur Teknik MotoGP…

iklan iwb

“Bekerja sama dengan MSMA dan mengikuti permintaan dari MSMA, Technical Direction of the Championship saat ini sedang mengevaluasi protokol pemantauan tekanan ban yang baru. Prosedur ini harus mencakup pengenalan sensor terpadu dan sistem penerima, karena itu adalah satu-satunya cara untuk memiliki data yang dapat diandalkan untuk pemeriksaan. Selain itu, protokol terperinci tentang bagaimana peraturan baru akan diberlakukan telah didiskusikan dengan MSMA dan telah disepakati dengan suara bulat bahwa itu tidak akan diterapkan sebelum dimulainya musim 2023,” ujarnya via situs MotoGP.

Peraturan terbaru ini memiliki ketentuan tertentu dan sudah disepakati semua pihak. Kedepannya, peraturan tekanan ban akan terus ditegakkan di bawah kendali pihak terkait…

“Protokol ini sebelumnya telah disepakati dalam MSMA dengan syarat akan dievaluasi oleh semua pabrikan selama musim 2022. Untuk membantu evaluasi ini, semua pabrikan dengan suara bulat setuju untuk membagikan data ban pembalap mereka setelah setiap sesi dengan semua pabrikan lain, karena data ini diberikan secara sukarela dan sensor dikalibrasi satu per satu oleh masing-masing produsen sensor, saat ini tidak dapat diverifikasi keakuratannya. Sesuai kesepakatan antara Michelin, FIM, IRTA, MSMA dan Dorna, peraturan ban akan terus ditegakkan seperti yang telah terjadi selama bertahun-tahun, di bawah kendali Direktur Teknis dan Michelin, hingga prosedur baru yang diusulkan siap untuk diperkenalkan,” tutup Denny Aldridge selaku Direktur Teknik MotoGP…(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

1 COMMENT

  1. Kok peraturan baru rilis di tengah lomba? Kayak liga inggris tau2 memutuskan tiap tim boleh menurunkan 2 kiper sekaligus…..hihihi

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama