Iwanbanaran.com – Cakkk…ediann gawat tenan kiee cakkk ternyata efeknya. Bahkan dari terawangan yang IWB dapatkan…produksi dua skutik andalan AHM yakni Beat dan Scoopy dirumorkan dihentikan sementara. Padahal perhari biasanya AHM mampu memproduksi ribuan unit terhadap keduanya. Artinya hasil terawangan ini memiliki dua kemungkinan…produksi bermasalah atau memang karena masih suasana lebaran ?

Sebuah terawangan terbaru mampir kekuping IWB bahwa ternyata produksi New Beat dan Scoopy benar-benar tersendat. Sebenarnya kondisi ini sudah pernah IWB share dalam sebuah artikel khusus yang isinya cukup mirip yakni produksi Beat – Scoopy bermasalah. Namun pada artikel ini IWB ingin menekankan update terawangan bahwa ternyata perhari ini ada beberapa bagian vendor pendukung yang masih menghentikan produksi part untuk Beat dan Scoopy karena masalah suplai chain chip semi konduktor. Nahhhh kannn….

Betul cak, chip semi konduktor yang memiliki hubungan dengan kelistrikan serta speedometer benar-benar terhenti. Bahkan dari update terawangan yang IWB lakukan…..penghentikan produksi ditambah seminggu lagi dan ini artinya, produksi Beat dan Scoopy benar-benar bermasalah. Weladalaahhh, kenapa bisa begitu parah ? ada dua prediksi. Yang pertama suplai Chip memang betul-betul terkendala akibat Pandemic Covid di Cina yang masih cukup masif. Tiongkok lock down maka problem adalah proses eksport dari sana. Yang kedua adalah karena masih suasana lebaran. Tapi apakah ini normal ?

iklan iwb

Nggak cak, sebab biasanya ketika libur lebaran usai maka produksi akan langsung digenjot. Ini artinya memang terjadi special case yang mengharuskan produksi berhenti. Pincangnya produksi akibat semi conductor chip jelas bakal membuat proses masspro serta distribusi skutik terlaris di Indonesia ini bakal terganggu. Jadi jangan heran jika dalam beberapa bulan kedepan bisa saja proses pembelian skutik Honda seperti Beat, Scoopy dan bahkan PCX serta Vario terganggu. Sekarang saja produksi ADV150 juga tidak bisa optimal tanda putuskan rantai pasokan semi konduktor chip memiliki dampak cukup besar bagi produksi roda dua tanah air…

Last….entah kenapa impact terbesar cukup terasa bagi Honda. Karena dibeberapa pabrikan lain IWB tidak menemukan masifnya masalah ini. Mungkin karena Beat dan Scoopy adalah produk terlaris sehingga menyita perhatian kita semua. Selain AHM, IWB juga mendengar produksi KIA di tanah air juga mengalami penghentian sementara akibat masalah Chip ini. Jiann amsyong tenan pakdeee. So…kita berharap semoga semua makin membaik supaya produksi kembali normal. Soale kasihan para operatornya ki cak….lemburan ilang euy hehehe (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

28 COMMENTS

  1. Memang lebih adil klo begitu biar yang lain ikut menikmati rupiah juga, karena produk selain Jepang juga sama kwalitas nya

  2. Duhh padahall aku tembe inden Beat Streat jee
    Kata dilere inden 2 bulann ..moga bae ora tersendat lhh

  3. Makanya klo beli chip diborong yg bnyak buat stok. Pertanyaanku tuh np chip harus india yg bikin, apa di sini blum bisa?
    Coba cak webe share donk foto nya, blum pernah liat yg namanya chip motor

    • Kae lho integrated circui (IC),
      Produk semikonduktor nggo ecu/ecm
      Kuwi jnenge yho chip, dhab

  4. Ini adalah saat yg tepat bagi Yamaha untuk meningkatkan jumlah penjualan beberapa skutik andalannya yg minimal matic 125 cc

  5. Ini beneran efek chip??jangan2 ini efek dari produk anyar dari kompetitor yg lsg menghabisi/membunuh beat sekaligus scoopy dalam satu tembakan, sadisnya produk kompetitor gk cm menggerus tp lsg membunuh sampai stop produksi

    • setuju gan.. soalnya info yg saya dapat,untk genio selain genio iss BL,vario 160 all series dan cbr inden estimasi 1-2 minggu saja.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama