Iwanbanaran.com – Caakkk… Seperti yang kita tahu, Suzuki dirumorkan akan mundur dari ajang balap dunia, MotoGP pada akhir tahun ini cak. Rumor tersebut berhembus kencang, bahkan sudah dibahas oleh banyak media asing. Suzuki sendiri telah terikat kontrak dengan para penyelenggara MotoGP hingga 2026 mendatang. Dengan begitu, tentu kabar ini akan memiliki konsekuensi tersendiri bagi Suzuki dan berpengaruh untuk grid MotoGP…

Menanggapi rumor tersebut, Dorna Sports mengaku kaget dan selaku penyelenggara MotoGP resmi mengutarakan reaksinya cak. Mereka menyebutkan telah menghubungi Suzuki untuk memberikan peringatan bahwa Suzuki tidak bisa memutuskan mundur dari MotoGP secara sepihak. Dengan begitu, jika benar-benar mundur dari Suzuki maka harus ada kesepakatan dari kedua belah pihak…

“Menyusul rumor baru-baru ini tentang Suzuki akan hengkang dari MotoGP pada akhir 2022. Dorna Sports secara resmi menghubungi pihak pabrikan untuk mengingatkan mereka bahwa kondisi kontrak mereka untuk balapan di MotoGP tidak memungkinkan untuk membuat keputusan ini secara sepihak. Namun, jika Suzuki pergi setelah ada kesepakatan antara kedua belah pihak, Dorna akan menentukan jumlah ideal pembalap dan tim yang akan balapan di kelas MotoGP mulai 2023,” ujar pernyataan Dorna Sports. Ini artinya memang nggak bisa sembarangan cak…..

iklan iwb

Yup, jika akhir tahun ini Suzuki mundur dari MotoGP. Maka pihak penyelenggara akan tetap menerima pabrikan baru atau tim satelit untuk bergabung di kelas MotoGP cak. Seperti yang diketahui, ajang balap MotoGP merupakan olahraga merupakan sebuah kompetisi dengan tingkat persaingan yang ketat. Selain itu, olahraga ini juga mampu menjangkau ratusan juta penggemar di seluruh dunia cak. Hal ini diklaim langsung oleh Dorna Sports dan selain sebagai hiburan, MotoGP juga menjadi wadah untuk pertarungan teknologi dan inovasi…

“Dorna terus menerima tingkat minat yang tinggi dari sejumlah pabrikan dan tim independen (satelit) yang ingin bergabung di grid MotoGP, karena olahraga ini terus menjadi contoh global mengingat persaingan yang ketat, inovasi, dan hiburan. MotoGP juga menjangkau ratusan juta penggemar, bahkan penggemar di seluruh dunia. Kepentingan pihak-pihak ini telah dikonfirmasi ulang dalam 24 jam terakhir,” tutup Dorna Sports….

Terakhir kali Suzuki meninggalkan MotoGP adalah adalah tahun 2012-2014. Saat itu mereka menyebut sebagai ” pengunduran diri sementara’, dengan alasan keuangan, dan bertepatan dengan selesainya kontrak MSMA serta Dorna. Lalu Suzuki kembali ke MotoGP pada tahun 2015, lewat Maverick Vinales yang mencicipi mesin terbaru GSX-RR. Kemenangan Suzuki bersama Vinales adalah tahun 2017. Lalu diusul kemenangan Alex Rins, sebelum pada akhirnya Joan Mir, memenangkan titel juara dunia di tahun 2020….

Last….walau tak mampu mempertahankan juara dunia, baik Mir dan Suzuki tetap finis ketiga dibelakang Fabio Quartararo (Yamaha) dan Francesco Bagnaia (Ducati). Rins dan Mir saat ini masing-masing berada di urutan keempat dan keenam di klasemen awal 2022. Artinya kemampuan motor Suzuki tidak perlu diragukan. Sayang hingga berita ini dirilis….Belum ada pernyataan resmi dari Suzuki Motor Corporation. Mumet ndase cakkk-cakk….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

14 COMMENTS

  1. Sayang ya kalau keluar, tapi mereka juga memepertimbangkan biaya yang sangat besar sementara produk roda duanya kurang laku terutama di sini

    • Sementara ada yang sengaja membayar untuk bisa keluaRRR
      Mungkinkah Suzuki sudah cukup terkoco-koco dengan sempurna sehingga mau keluaRRR ???

  2. ‘MotoGP juga menjadi wadah untuk pertarungan teknologi dan inovasi…” tapi kok ketika ada inovasi malah dilarang

  3. Sementara ada yang sengaja membayar untuk bisa keluaRRR
    Mungkinkah Suzuki sudah cukup terkoco-koco dengan sempurna sehingga mau keluaRRR ???

  4. Lhaaa dulu Suzuki mbayarnya untuk berapa tahun atau season?
    Kalau sudah waktunya, sudah sesuai kesepakatan kontrak kan gak papa?
    Jelas Dorna yang butuh pabrikan. Naturalnya yang butuh itu yang mbayari.
    Hukum alam itu.

    • Bodoh..di baca makannya blokk..udh terikat kontrak ampe 2026..disitu brarti sijuki menyanggupi keuangan nyampe 2026. Klo gak sanggup gak bakal kontrak nyampe 2026..dorna yg membayari kebutuhan pabrikan ??? Tololll..sejarah dr mna kompetisi motogp dorna yg bayarin..F1 , ataupun sepabola..emang FIFA yg bayarin club ?? Tolollllll

  5. Duh MotoGP Suzuki “RIP” dengan dealer motor Suzuki “RAIB”.. ada sebab dan akibat..

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama