Iwanbanaran.com – Celingak-celinguk menjelajah gudang Yamaha SBW, sebuah dealer besar Jabodetabek yang mampu menjual ratusan unit perbulan. Disana berjejer line up Yamaha mulai NMax, Aerox, Gear, R15 bahkan juga Gear dll. Namun IWB tidak menemukan Vixion digudang tsb. Bukan hal baru…bahkan kondisi ini sudah IWB lihat sejak setahun lalu. Celakanya sekarang semakin langka. Kondisi yang sama dengan Mio S…ataupun Fino. Untuk yang terakhir masih lumayan namun Mio S ? nyaris tidak terendus. Termasuk bebek Z1…nihil lama cak. Yang menjadi pertanyaan…ada apa dengan Vixion ? kenapa motorsport idola masa lalu ini tidak terendus cukup lama di gudang ? apakah Yamaha sudah menyerah disegmen sport ?

Caakkk… Pasti sampeyan ora asing dengan motor sport 150cc yang satu ini, motor yang sempat menjadi raja di kelas 150cc dan populasi nya yang banyak di tanah air menjadikan motor ini sangat terkenal di Indonesia. Yup motor yang dimaksud yakni Yamaha Vixion, motor yang fenomenal karena diawal kelahirannya mendobrak pasar dengan teknologi pengabut bahan bakar injeksi di kala itu. Mengusung nama awal isunya adalah Yamaha Viper, IWB adalah salah satu Blogger yang menjadi saksis kelahiran sang kuda besi ditahun 2007…..

Dengan membawa ciri khas sasis Deltabox berwarna silver dan menganut headlamp bulat menjadikan motor ini sebagai rival berat untuk Honda Megapro. Spesifikasi mesinnya sendiri sangat istimewa cak, karena Yamaha membenamkan teknologi injeksi untuk generasi pertama ini dan membuat rivalnya kalah telak karena masih memakai sistem pembakaran Karburator serta mesin 2katup. Yup…dengan mesin SOHC 4 katup power Vixion kala itu sudah terkatrol cukup tinggi. Selain itu, sistem kelistrikan pun telah menganut sistem Direct Current (DC) yang dimana ketika kontak posisi on maka headlamp akan menyala dan itu menandakan bahwa arus listrik berasal dari aki langsung…

iklan iwb

Kemudian Vixion generasi ke dua menyusul pada tahun 2010, untuk generasi ke dua ini yamaha hanya melakukan facelift dan perubahan paling kentara yakni pada headlampnya yang dibuat meruncing agar memberikan kesan agresif. Sementara itu untuk dapur pacu nya sendiri tetap dibekali mesin 4 stroke SOHC 4 katup satu silinder Fuel injection berpendingin cairan dengan kubikasi 149,8cc. Dengan mesin yang diusungnya tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga hingga 11,1 kW di 8500 Rpm dan torsi sebesar 13,1 Nm di 7500 Rpm. Perlu sampeyan tahu bahwasannya untuk spesifikasi mesin ini sama alias sami mawon cak dengan Vixion generasi pertama…

Setelah itu muncul Vixion generasi ke tiga di tahun 2012, motor ini merupakan All New cak alias versi terbaru baik itu dari desain maupun spesifikasi mesin. Dengan embel-embel New Vixion Lightning, motor ini dibekali dengan desain terbaru yang lebih sporty dan body lebih gambot. Ban makin besar dan kontak dipindah ketanki. Dengan spesifikasi mesin terbaru yakni dibenamkan mesin 4 stroke SOHC 4 katup satu silinder Fuel injection berpendingin cairan dengan kubikasi 149,8cc. Dengan mesin yang diusungnya tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga hingga 16,59 PS di 8500 Rpm dan torsi sebesar 14,5 Nm di 7500 Rpm……

Selanjutnya untuk menahan gempuran Honda CB150R, di tahun 2015 yamaha meluncurkan New Vixion generasi ke empat yang merupakan facelift dari generasi sebelumnya. Namun kali ini Yamaha mengubah embel-embel nama dari sebelumnya New Vixion Lightning (NVL) menjadi Yamaha New Vixion Advance (NVA). Vixion generasi ini tampil lebih keren dari sebelumnya dan sudah mendapat update fitur terbaru terutama dari speedometernya yang diklaim lebih jelas ketika dilihat baik itu siang maupun malam hari. Lalu untuk spesifikasi mesinnya sendiri masih sama cak dengan generasi ke tiga…..

Berikutnya di tahun 2017 Yamaha meluncurkan Vixion generasi ke lima. Untuk generasi ini Yamaha memberi label All New karena memang untuk mesin dan desain pun mengalami perubahan yang sangat signifikan. Selain itu, bahkan Yamaha merilis dua varian berbeda yakni All New Vixion dan All New Vixion R. Perbedaan yang menonjol dari kedua nya yakni dari sektor mesin, All New Vixion R dibekali dengan mesin terbaru dan merupakan basis dari YZF-R15 yakni dengan mengusung mesin 4 stroke SOHC 4 katup satu silinder Fuel injection VVA berpendingin cairan dengan kubikasi 155,1cc. Dengan mesin yang diusungnya tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga hingga 14,2 kW di 10000 Rpm dan torsi sebesar 14,7 Nm di 8500 Rpm…

Sedangkan untuk Vixion tanpa embel-embel R dibekali dengan mesin yang sama dengan generasi sebelumnya dan hanya mendapatkan update untuk sektor mesin yakni Assist & Slipper Clutch, lalu untuk transmisi pun masih 5 speed berbeda dengan Vixion R yang telah disematkan transmisi 6 speed. Namun sayangnya, Vixion generasi ke lima ini kurang mendapat sambutan yang meriah cak dari biker tanah air karena memang dari update desainnya kurang klik untuk pasar indonesia. Pasalnya, jika sampeyan perhatikan desain generasi sebelumnya justru dinilai lebih keren dan sporty dari generasi terbaru ini…

Sang idola semakin meredup. Vixion sekarang adalah generasi yang paling lama tidak disentuh jika kita melihat rekam jejak facelift Vixion dimasa lalu. Mulai dari 2007….lahir gen selanjutnya ditahun 2010…lalu berselang dua tahun atau tepatnya 2012 kembali facelift. Berlanjut facelift tahun 2015….continue tahun 2017…dan sekarang sudah masuk 2022 aroma Vixion facelift masih cukup lemah. Artinya sekarang sudah masuk tahun ke 5  pasca facelift terakhir ditahun 2017. Dan kalau sampeyan nanya, generasi terbaru piyeeee ??? apakah akan bangkit ?

” Kita belum tahu, karena fokus kita matic…dan sekarang jualan sport juga susah…” seru cak Steven Punggawa Yamaha SBW. Sebelumnya IWB juga sempat mendengar isu bahwa belum ada kejelasan dengan nasib Vixion ditahun 2022. Apakah bakal ada facelift atau justru stop produksi. Yang pasti sudah sangat lama…mungkin hampir 2 tahun dealer juga enggan menerima pasokan Vixion. Tidak tersurat namun tersirat…itu yang IWB tangkap. Apalagi digudang dealer Yamaha…mayoritas sekarang pasti tidak ada Vixion. ” Mungkin jaman sudah berubah cak, jadi sekarang memang yang diminati skutik…” cetus cak Steven lagi. Apakah ini artinya Yamaha sudah menyerah di segmen sport ? Sayang ketika IWB pancing pertanyaan demikian…cak Steven hanya nyengir tanpa terucap sepatah katapun…

Last….jaman mungkin memang sudah berubah. Namun tidak seharusnya segmen tsb dilupakan…harapan kita demikian. Sebuah motor yang luar bisa dijamannya….dan kini tergilas persaingan mengerikan dikelas ini. Ketika pabrikan akhirnya berpikir realistis, buat apa berjuang jika penjualan terus mengalami kemunduran ? nah itu adalah realita kondisi Vixion yang tidak tahu akan dibawa kemana nantinya. Apakah ini artinya Yamaha sudah menyerah di segmen sport ? menyerah mungkin tidak namun realistis. Mulai dari R 25…serta Vixion…..dan isunya penjualan WR serta R15 sudah mulai stagnan. Jadi buat apa lelah namun tanpa hasil ? ” Kalau kita sih ngikut….produknya apa saja hayooo, yang penting cuan namanya juga penjual….” seru cak Steven terkekeh….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

23 COMMENTS

  1. ==============

    Masalahnya cm 1
    Yamaha gak mau dengar
    saran & ide dari fans boy nya.
    Pdhl ciri khas yamaha adalah
    Bentuk motor nya mudah dimodif.

    ===============

  2. Tp suatu produk baik itu honda dan yamah serta suzuki da kawasaki, dia tidak akan berubah meskipun bertahun2 yg penting penjualan tetap laris manis, tanpa ada nya sebuah rival yg menyaingi… Jadi semua akan berjalan monoton,dan terkesan fitur dan mesin yg akan gitu2 saja tanpa di update dlm wktu yg lama.. dan itulah kerugian bagi kita

  3. Motor mimin juga vixion gen 1. Tapi jujur desain vixion terakhir paling jelek. Baiknya balik pke gaya klasik…kan trendnya begitu. Scooter jg klasik kan. Pke sj desain gen 1,agak gemukin Cuma hrs upgrade fitur dll.

  4. Yamaha lebih baik suntik mati saja vixion, kalau dia hidup dia akan menangis karena gak di urusin sama bapaknya ( yamaha ) gak dibelikan baju yang bagus malah dibelikan baju yang jelek. Ya namanya anak tiri ya gitu setengah hati gak kaya anak emas bener ora cak muehehe 😂

  5. Zaman matik scooter. Motor sport tidak mati, hanya segment turun drastis. Ini era scooter matik.
    User Vixion pada beli NMaX atau TMAX.

  6. Apakah sudah konsumen mulai bosan dengan 150cc? Apakah perlu untuk menaikkan kabulasi ke 175 – 200cc? Atau memang cuma masalah desain saja?

  7. Saya tetep pakek sikebo buat kerja harian, R25 gen pertama pakek nongkrong dan si badak ER6N pakek touring… biarkan jaman matic menyerang karna yg senang anak istri…ngoahahaha… 🤣🤣🤣

  8. Kasian nasib motor sport pertamaku, vixion 2010 facelift lampu runcing, awal pake masih sangat jarang dijalanan, eh sekarang jarang dijalan dan didealer

  9. MAKIN BANYAK JENG-JENG,,IBU-IBU,,GADIS-GADIS,,UKHTY-UKHTY,,YANG NAIK MOTOR JADINYA BANYAK KELUARGA YANG LEBIH MILIH BELI MATIK,,SEMENTARA BAPAK-BAPAKNYA SUDAH PADA NAIK MOBIL. ITU !!!

  10. saat ini memang lebih banyak pengguna matic maxi sih di banding sport. saya sendiri setuju dengan strategi Yamaha. bukan tidak mendengar keluh kesah fans, tapi mereka lebih mendengarkan mayoritas fans yg memang lebih membutuhkan matic yg nyaman. biarlah fans HH berkata apa. mereka cuman bisa koar. padahal motor cuman beat karbu doang.

  11. hahaha fix motor penghuni gudang…kasih diskon besar lah biar laris manis..ayoo ayoo siapa yang mau sisa stok gudang …..diskon besar besaran …

  12. Ngak mati juga sih cuman pasarnya mengecil, lebih praktis matik bisa bawa barang banyak kalau motor batangan sebatas hobi bukan untuk aktivitas sehari2.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama