Iwanbanaran.com – Cakkkk…boso apes memang tidak ada dalam kamus rider kelas Pro macam Motogp. Namun boso Bad luck ini tidak bisa kita kesampingkan pada karir Marc Marquez. Bagaimana lengannya terhantam ban roda depan saat Crash Jerez hingga patah parah sampai motornya mengalami masalah ketika start Austin kemarin membuatnya drop diposisi ke 24. Dan ternyata kondisi ini disadari oleh Marc Marquez. Weladalahhh…

Marc Marquez mengakui sangat puas dengan hasil balap Austin. Gimana nggak cak, doi masih bisa finis keenam padahal sempat mengalami engine problem ketika start. Itulah yang membuat Marc menyebut Austin adalah titik balik awal untuk bangkit di musim 2022…

” Lebih dari pada puas. Bisa turun di Austin saja sudah puas karena ini berarti recovery tubuhku menuju positif. Finish keenam juga mengesankan, hasil ini memuaskanku. Karena kita harus memperhitungkan bagaimana balapan dimulai ketika mesin nyaris bermasalah. Tidak ada tenaga sejak start sampai belokan pertama seperti mesin di limit. Makanya aku sangat puas masih bisa berhasil finis di posisi keenam…” seru Marc. King of COTA yang harus kehilangan mahkotanya kemarin juga mengakui, di balik rasa puas nya seakan apes seperti tidak habis menimpanya….

iklan iwb

” Entahlah…..sepertinya nasib buruk seakan selalu mengikutimu ketika kamu berada di momen terburuk dalam karirmu. Padahal Masalah teknis seperti itu tidak pernah aku temui di Honda selama bertahun-tahun di MotoGP.  Terlepas dari masalah ini, aku ucapkan terima kasih kepada tim, karena mereka selalu percaya dan banyak membantuku di masa-masa sulit setelah Mandalika. Mereka memberiku kepercayaan yang diperlukan, itu sangat membantuku…”….tuturnya. Marc mengaku juga lega bisa finis di posisi ke enam dan memberikan kekuatan extra pada next race. Namun hasil cemerlang Austin sebenarnya sudah dia duga….

” Ya ini membuatku makin pede. Makanya aku santai di hari Minggu. Saat sesi pemanasan pagi hari, aku hanya turun lima lap sesuai rencana. Aku ingin keluar untuk memahami motorku. Berbeda di hari Sabtu…pada FP3, kepercayaan diri timbul. Namun sebelum kualifikasi keraguan muncul lagi. Tapi setelah start kesembilan, ada rasa pede yang besar, karena aku tahu itu posisi itu sudah cukup untuk bisa menggedor di depan. Tapi semua di luar prediksi karena masalah menimpa motorku. Namun kami juga menyadari bahwa COTA adalah moment terbaikku untuk mendapatkan kembali rasa percaya diri...” tutup Marc. Semangat Marc…..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

28 COMMENTS

    • Austin performance ciamik gitu kok apes
      Apes Matt tae Luh cunk Pi ci blegg danze Cyuukkk dahhh wadj Djjallaknak pisan loe

    • Klo rosikin kualat kena zalimi rider2 lennya
      Sehingga zonk prestasi selama satu dekade
      MuuuuUUUuuuuehehehe…..

      • Marc sudah berapa musim gak juara ya? Masik mudah loh.. Katanya mau nyaingin rekor rossi? Makanya jangan main kotor. Akhirnya sulit lampauin rekor rossi. Respek dari fans rossi sudah ilang. Eh sekarang malah kesulitan nyaingin rekor rossi. Kurang 1 loh jurdunnya. Tapi lama banget dah mau 9 🤣🤣

    • Kualat Matt tae Luh sacelad pabb Boe danze Cyuukkk. Sport Is sport gak da kualat wass sah syoehhhh wadd djing saiyyy Loe Tonk

  1. Keterlaluan kalau apes Marc…
    Itu mah remote dan ban.
    Michelin and dorna.
    Itu aja dah.
    Soalnya banyak penonton ngambek kl Honda dan Marc mendominasi 😂

    • Austin kemarin tuh ciamik dah performance n fighting nya Marc.
      Di Europa dahh sempurna tuh besok
      Apes? Apes Matt tae Luh amblegggg Djink Ngannn Nassyoe pisan

  2. Udah apes…pesakitan pula, tulang pekok n mata siwer…hoho ho’on…gimana mo 9 jurdun n jurdun di pabrikan laen…hoho ho’on

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama