Iwanbanaran.com – Cakkk….tak kenal maka tak sayang, kuwi wis hukum alam cak. Dan untuk merasakan plus minus sebuah produk kita harus jajal langsung di jalanan. Itulah yang IWB lakukan pada Honda Genio versi 2022. Generasi yang mendapatkan perombakan di bagian kaki-kaki. Velg ring lebih kecil (ring 12 inch) dan profile ban gemuk membuat feel riding jadi berubah. Dan tahukah sampeyan….IWB lumayan mengerutkan dahi pasca menggunakan Genio terbaru ini untuk harian. Lhoo kok jadi gini ya rasanya ? emang kenapa ? simak review detil IWB berikut ini…

Honda Genio adalah generasi pelengkap line up retro modern Honda yang sebenarnya sudah ditempati Scoopy. Namun pendekatan yang dilakukan sedikit berbeda karena Astra Honda motor memberikan Sentuhan desain yang lebih agresif. Tarikan demi tarikan casing tidak terlalu membulat karena kita menemukan shape yang berbeda di mana untuk Honda Genio sedikit lebih tajam di beberapa tempat. Dan pada generasi versi facelift 2022….AHM memutuskan merombak bagian kaki-kaki dengan ukuran velg yang lebih kecil sehingga memberikan kesan lebih padat dan modern. Namun jujur cak…. diawal IWB menduga Bantingan motor ini pasti lebih keras mengingat ukuran ring yang lebih kecil. Tapi apakah demikian ? kita langsung saja bongkar satu persatu…

Ergonomi riding

iklan iwb

Honda Genio adalah skutik yang compact serta ringan. Memiliki Bobot hanya 92 kg untuk tipe CBS dan 93kg tipe CBS ISS…. Sampeyan akan merasakan motor ini memang sangat rileks posisi duduknya. Dek juga luas sehingga kaki bisa bergerak bebas dan leluasa. Apalagi bentuk jok lebar….serta stang yang juga didesain dengan posisi yang pas membuat sampeyan tidak akan merasakan capek walau berkendara jauh. Namun untuk ukuran postur IWB….satu hal yang masih terasa kurang nyaman adalah jarak jok dengan dek foot floor yang terlalu dekat. Jadi kesannya deprok cak…ini yang sedikit mengurangi kenyamanan. Tentu setiap postur akan berbeda rasa. Sebab menurut opini orang bertubuh sedang, justru ergonomi riding super nyaman tanpa keluhan. Overall, ergonomi riding Genio termasuk nyaman dan menyenangkan..

Desain

Desain motor memang soal selera. Namun dari kaca mata pribadi New Genio jelas improve dibandingkan old gen yang terkesan cungkring. Dengan keputusan melakukan perombakan bagian kaki-kaki sangat efektif membuat sosoknya menjadi jauh lebih padat. Betul cak… Komposisi ban depan 100/90 – 12 59J (Tubeless) dan belakang 10/90 – 12 64J (Tubeless) mampu mendongkrak looksnya jadi makin modern. Feelnya jadi lebih ganteng. Walau jujur harapan IWB, lebih dari pada itu. Sebab revisi facelift terkesan minor tidak banyak perubahan signifikan. Desain Bodi yang tidak banyak berubah dan hanya sentuhan ringan. Tetap keren sih cak, hanya saja kurang maksimal. Yahh…IWB paham, inilah kunci yang membuat harga Genio tetap kompetitif. Dengan perubahan total design jelas akan membebani ongkos RND dan produksi yang pada akhirnya membuat banderol terkerek naik. Itulah kenapa banderol Genio masih mantap diangka 18 jutaan…

Engine

Honda Genio menggunakan mesin 110cc 2 katup kombinasi bore x stroke 47,0 x 63,1 mm. Mesinnya mampu memuntahkan tenaga hingga 6,6 kW ( 9,0 PS ) / 7.500 rpm serta torsi9,3 Nm ( 0,95 kgf.m ) / 5.500 rpm. Awalnya IWB rada underestimate mengingat mesin hanya 110 cc. Tapi jangan salah, seluruh opini tersebut bubar setelah Jajal motor ini di jalanan. Mesin terasa responsif serta tidak pernah kehilangan torsi pada kondisi apapun. Stop go termasuk mantap…wowww, nggak nyangka pakde. Bahkan IWB pastikan, karakter mesin Honda Genio tidak kalah dengan skutik 125 cc sekalipun. Pick up power menyenangkan dengan karakter bawah ngisi….tengah rada kosong namun diatas kembali bangun. Weeehhh, unik juga kiee padahal kan overstroke…

Top speed yang IWB raih menggunakan Genio tanpa nunduk sekitar 102km/jam….. Cukup tinggi mengingat Bobot IWB mencapai 91 kg. Dari sini IWB jadi paham, kenapa Honda tetap bertahan dengan mesin 110 cc nya karena secara karakter keseluruhan mesin ini memang fun to ride…. Tidak pernah kehabisan torsi dan yang paling penting jelas lebih efisien soal bahan bakar. Dan kelebihan lain ternyata adalah getaran. Mesin Genio ini halusss…baik distang ataupun sekitar kaki cak. IWB hanya menemukan getaran lembut dibagian bawah jok saat high speed namun semua pada kondisi wajar dan tetap nyaman. Welldone cak…

Handling

Genio adalah motor yang lincah, fix tidak terbantahkan. Buat bermanuver mudah dan sigap. Dan yang IWB senang setelah penggantian ban dengan model yang lebih kecil namun profil gemuk…IWB langsung bergumam, waahh ternyata lebih stabil dan mantap cak. Karena pada generasi awal, ketika menggunakan ring lebih besar IWB menemukan gejala ngambang saat digunakan rebahan. Dilalah pada gen baru ini gejala tersebut berkurang drastis. Motor lebih mantap namun agile. Sumbangan sasis eSAF memang membuat semuanya terasa berbeda. So…soal handling IWB berikan acungan jempol

Suspensi

Nahh iki cak yang IWB bikin berpikir….ban kecil maka kinerja suspensi bakal makin berat. Praktis rasa keras akan makin terasa. Namun semua tebakan tersebut terbantahkan setelah menggunakan motor ini melibas jalanan rusak. Asli cak…IWB sempat bengong sambil batin…” lho kok rasanya gini?”. Emangnya kenapa ?

Ayunannya lembut puol.😱 Bahkan ketika melibas poldur…. Bantingan nya tetap terasa lembut. Badan minim terkocok dan ini membuat IWB surprises. Entah kenapa dibandingkan old gen, new Genio ini terasa improve soal kenyamanan. Analisa IWB sepertinya dengan ban profile gemuk walaupun ring lebih kecil membuat hentakan jalanan bergelombang diserap ban terlebih dahulu. Alhasil porsi getaran yang merambat ke suspensi lebih minim. Efeknya motor lebih nyaman. Juozzz tenan

Kesimpulan

Honda Genio ternyata menawarkan rasa berkendara yang lebih nyaman dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Di luar Sisi visual yang semakin padat akibat ban ring 12 inci dengan profil gemuk, motor ini sangat rekomen buat sampeyan yang mencari skutik retro modern berbanderol terjangkau. ApaLagi pada generasi terbaru AHM juga sudah mencangkokkan USB charger didepan dek sehingga membuatnya makin praktis. So…Genio 110 ? desain sih boleh mirip, tapi jebule rasanya berbeda cak…..makin nyaman cak. Monggo jajal wae sendiri buat membuktikan…gazzzz (iwb)

 

 

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

18 COMMENTS

  1. Lek, tolong test ride kan paijo panjul.. jan pake lama, lek. Ini khususon para beye yg udah gerah nunggu artikel paijo di warunge lek wawan 🤭😁

    • Dari samping desainya masih bisa diterima, bandingin sama Faizzo tampak samping yg wkwkwkwkwkwk

  2. Kok tumben nih si Muehehehe kok msh absen & gk muncul² spt biasanya dng sindiran² khasnya?😜😆🤭

  3. Auto tuku black brown cak, ditengah rego seken menggila, new gen old gen jejer neng garasi nggo sambung laku, syukur tenan, sukses sedoyo…

  4. tetep jelek,desain lampu depan yg aneh,jauh dari kesan retro dan klasik,sory gue mending beli scoopy ato fazio

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama