Iwanbanaran.com – Caakkk… Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) mengaku kecewa dengan hasil akhir MotoGP Austin. Doi menutup race di posisi kelima meski memulai balapan dari grid start kedua. Rasa kecewa tentu menghampirinya cak mengingat hasil kualifikasi sangat bagus untuk membidik kemenangan. Meski begitu, Bagnaia tetap senang dengan akhir pekan Austin karena sudah memberikan yang terbaik sejak race dimulai…

“Tentunya, tujuan kami di awal musim bukanlah untuk menjadi kelima. Tetapi kita juga tahu bahwa ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Aku melakukan yang terbaik meski sayangnya aku tidak bisa melakukan lebih dari itu. Targetku adalah finis di lima besar dan kami mencapainya, tapi aku kecewa sih. Aku berharap bisa lebih konsisten dengan waktu, terutama di akhir balapan, tapi yang lain lebih cepat. Tanpa ragu, aku tidak bisa senang dengan posisi ini, tapi aku tahu aku memberikan yang terbaik. Sekarang kami harus mengerti kenapa aku tidak bisa lebih baik dari posisi kelima, tapi aku tidak marah seperti di Qatar atau Mandalika,” ujar Francesco Bagnaia via tuttomotoriweb.

Selain itu, Bagnaia memberikan pujian kepada Enea Bastianini dan Jack Miller mengingat performa mereka bagus di Austin. Melihat performa Marc Marquez, doi mengatakan Marc akan mengungguli Ducati jika tidak melakukan kesalahan di awal balapan… “Enea sangat bagus, dia berhasil melaju cepat dan tidak ada yang meragukan itu. Jack sangat pandai bisa naik podium dengan spek yang sama denganku. Kupikir Marquez akan berada di depan kami jika dia tidak melakukan kesalahan di awal. Kami memang semakin pelan, aku semakin melambat, tapi akhir pekan seperti ini dan seperti di Argentina akan membuat kami semakin terpuruk,” tambahnya.

iklan iwb

Seri berikutnya MotoGP 2022 akan menyambangi wilayah eropa dan Bagnaia mengharapkan hasil terbaik mengingat performanya sangat kompetitif di MotoGP Portugal… “Kupikir ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk melakukan tes komparatif, karena tahun lalu kami balapan di sana dua kali dan kami sangat kompetitif. Aku menang ketika kami kembali pada akhir tahun dan kecepatan aku sangat kompetitif, jadi itu akan membantu kami untuk memahami di mana kami berada,” tutup Francesco Bagnaia….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

4 COMMENTS

  1. Pebalap no.1 kalah sama pebalap cadangan ke 6…

    Klasemen ditempel pebalap yang absen 2 dari 4 balapan..

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama