Iwanbanaran.com – Cakkkk….hasil maksimal ditunjukkan Fabio yang menjadi pembalap terbaik di Austin dengan finish diposisi 7 dibelakang Marc. Walaupun doi harus menyerahkan posisinya ke Marc, namun Fabio sempat melakukan attacking kembali walau pada akhirnya gagal. ” Jangan remehkan, Marquez bisa jadi penantang gelar Motogp ” seru Fabio Quartararo. Wowww…

Sirkuit Amerika menjadi bukti bahwa saat ini Yamaha memang menderita. Bahkan Andrea Dovizioso dan Franco Morbidelli hanya bisa berjuang diposisi 15-16. Sebuah fakta menyesakkan bagi pasukan Yamaha yang mengalami kemunduran performa dibandingkan musim lalu. Apalagi Darryn Binder terlempar diposisi terakhir. Tidak heran Fabio Quartararo yang masih finis ketujuh merasa bangga dan senang karena motor yang inferior membuatnya sangat sulit di Austin tapi mampu finish ke 7….

” Aku selalu memberikan 100 persen kemampuanku. Sayangnya, ini adalah hasil terbaik yang bisa aku raih. Aku kini sudah terbiasa dengan defisit performa sejak balapan pertama. Pada akhirnya kamu harus berjuang dengan apa yang kamu miliki….suka atau tidak. Aku memberikan segalanya hari ini. Dan sejujurnya, meskipun hanya finish P7, itu adalah tempat ketujuhku yang paling penting. Aku bahkan dapat mengatakan aku senang – bukan dengan hasilnya tetapi dengan balapan yang aku tunjukkan. Aku bertarung seolah-olah untuk meraih kemenangan…” serunya. Fabio juga mengomentari pertarungannya dengan Marc Marquez pada last lap….

iklan iwb

 “ Aku sangat menikmatinya, bisa bertarung dengan pembalap seperti Marc. Apalagi kamu bisa belajar dari juara dunia delapan kali. Dan aku rasa setelah mengikutinya dari belakang….jelas jangan remehkan Marc. Menurutku dia bisa jadi penantang gelar Motogp. Tentu saja aku akan berikan yang terbaik dan berjuang untuk mempertahannya. Namun feelingku dimasa depan kami akan bertemu kembali dalam beberapa pertarungan seperti kemarin. Kedepan kita akan melangkah ke Portimao….

” Di Portimo lebih mengandalkan akselerasi dan ini bagus buat kita, walaupun di balapan kedua tahun lalu aku tidak bisa menyalip Martin. Tapi Jerez akan menjadi kesempatan yang sangat bagus bagi kami dan ini tidak boleh kami lewatkan…” tutup Fabio. Nah…..wiss clear yo cak, Fabio wae mengakui skill Marc yang dianggap masih tidak bisa diremehkan. Masak kita sebagai penonton suka ngolok-ngolok underestimate. Hayooo sopo kuwii hayooo hehehe. Berikut hasil lengkap Race Austin kemarin…cekidott cakkk (iwb)

Hasil MotoGP, Austin (10 April):
1 Bastianini, Ducati, 41:23.111 menit
2 Rins, Suzuki, +2.058 detik
3 Miller, Ducati, +2.312
4 Mir, Suzuki, +3.975
5 Bagnaia, Ducati, +6.045
6 Marc Marquez, Honda, +6.617
7th Quartararo, Yamaha , +6.760
8th Martin, Ducati, +8.441
9th Zarco, Ducati, +12.375
10th Viñales, Aprilia, +12.642
11th Aleix Espargaró, Aprilia, +12.947
12th Brad Binder, KTM, +13.376
13. Pol Espargaró, Honda, + 17.961
14 Nakagami, Honda, + 18.770
15. Dovizioso, Yamaha, + 29.319
16. Morbidelli*, Yamaha, + 29.129
17. Marini, Ducati, + 29.630
18. Oliveira, KTM, +32.002
19. Fernández, KTM, +37.062
20. Gardner, KTM, + 42.442
21. Di Giannantonio, Ducati, + 42.887
22. Darryn Binder, Yamaha, + 1:42.171 menit
– Alex Márquez, Honda
– Bezzecchi, Ducati

Marquez finished the race in a battle with reigning world champion Fabio Quartararo, beating the Yamaha rider by 0.143s.

“At the end we had a really nice battle with Fabio, but when the race finished, I was destroyed.”

Francesco Bagnaia said: “If Marc didn’t miss the start for sure he would have been at the front too. I think Enea was the only one today that would have been able to fight with Marc.

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

8 COMMENTS

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama