Iwanbanaran.com – Cakkk…kepriyeeee ikiii, alih-alih harus semangat 45 karena Marc adalah King of COTA, justru sekarang Marquez mengungkapkan rasa kurang pedenya pasca Mandalika. Ungkapan tersebut seakan menjadi penegas bahwa Marc bakal kesulitan apalagi doi harus start dari posisi 9. Waduhhh piyeee ikii cakkk….

Seperti yang kita semua tahu….Marc Márquez hanya mampu start diposisi ke 9 saat kualifikasi di Circuit of The Americas (COTA). Sirkuit sepanjang 5,513 km dengan sembilan tikungan kanan dan sebelas tikungan kiri serta straight sepanjang 1200 meter tersebut menjadi mimpi buruk buat Marc yang sepertinya cukup kesulitan ketika kualifikasi. Sebenarnya apa yang terjadi ?

“ Semenjak crash Mandalika aku belum terlalu percaya diri untuk ngepush. Tapi aku sudah coba meningkatkan ritme kecepatan. Sayang ketika kualifikasi, aku terjebak beberapa rider sehingga membuatku gagal mendapatkan lap time bagus. Diluar itu memang itu salahku karena aku belum pede. Kami juga memiliki beberapa masalah dengan ban kedua. Aku juga sempat bingung saat kualifikasi karena aku pikir bisa melakukan satu putaran lagi. Ternyata waktu sudah habis. Akhirnya aku harus mulai start diposisi 9….

iklan iwb

“ Masih untung aku bisa mulai dari posisi 9 karena jujur itu adalah Q2 terburukku. Jelas ini posisi yang kurang ideal untuk balapan, karena akan sangat sulit untuk menyalip banyak pasukan Ducati. Tapi balapannya panjang. Kita lihat saja nanti…” seru Marc. Tapi Fabio mengatakan Favorit juara Austin adalah dirinya. Apa kata Marc ?

“Tidak mungkin aku menjadi favorit untuk balapan ini,. Jika kalian lihat saat Free practice, aku mengalami akhir pekan yang aneh. Kecepatanku tidak konsisten. Aku nanti hanya  akan melakukan empat atau lima lap dalam pemanasan di hari Minggu dan kemudian bersantai untuk balapan. Aku rasa Bagnaia, Quartararo dan Bastianini, ketiga orang ini memiliki kecepatan terbaik untuk balapan,” tutup Márquez. So….benarkah King of COTA berakhir ? kita tunggu saja saat race nanti cak….(iwb)

Hasil MotoGP, Austin, Q2 (9 April):
1. Martin, Ducati, 2:02,039 menit
2. Miller, Ducati, 2:02,042 menit, +0,003 detik
3. Bagnaia, Ducati, 2:02,167, +0,128
4. Zarco, Ducati, 2:02,570, +0,531
5. Bastianini, Ducati, 2:02.578, +0.539
6. Quartararo, Yamaha, 2:02.634, +0.595
7. Rins, Suzuki, 2:02.694, +0.655
8. Mir, Suzuki, 2:02.947, +0.908
9. Marc Marquez , Honda, 2:03.038, +0.999
10 Nakagami, Honda, 2:03.054, +1.015
11 Marini, Ducati, 2:03.059, +1.020
12 Pol Espargaró, Honda, 2:03.096, +1.057

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

16 COMMENTS

  1. Gimana mau pede.. Udah tau skenario dorna kolaborasi michelin.. ala ABM (asal bukan Marc).. Pasti seru menurut mereka.
    Kapok kl Marc menang melulu bikin rating MotoGP anjlok katanya.. Mungkin krn tau fans biru dan si mbah sering ngambek matikan TV kl Marc menang 😂

  2. Ngohoselog bingitz dahh euiyy cakkkk beibeh quh 🇮🇩💪🙏😀🔥💥🥰

  3. Marc harus semangat, kalo ga ada kamu, terbayang nasib Honda RCV… hny bisa jadi pemain figuran… ga ada kamu, ga rame..

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama