Iwanbanaran.com – Cakkk…..tahun lalu blue team berhasil menjadi juara dunia bersama Fabio Quartararo. Namun musim ini Yamaha berada di urutan kedua dari belakang klasemen konstruktor setelah tiga balapan. Quartararo memang berhasil masuk diposisi kedelapan di GP Argentina, tapi performa Yamaha bisa dipandang tidak sesuai ekspetasi. Pasalnya, rekan setimnya, Franco Morbidelli harus pensiun lebih awal saat race. Apa yang terjadi dan apa kata Morbidelli ? ” Ban kami rusak….” serunya kesal. Waahhh…Michelin kena lagi cak…..

Menurut Morbidelli performa mereka di Argentina sangatlah mengecewakan. Bahkan saat start morbidelli sudah sangat kesulitan…

” Aku kehilangan empat posisi di awal, dan ini sudah membuat semuanya kacau…” serunya kesal. Yup….Morbidelli kesal setelah melorot dari posisi 15 ke 18. ” Di lap pertama aku sudah tertinggal. Setelah itu aku mencoba recovery dan berhasil nongkrong dibelakang  Marco Bezzecchi. Namun Pada lap 8 aku mengalami kerusakan ban, itulah sebabnya aku harus mengakhiri balapan dan masuk pit. Sangat disayangkan. Meskipun kecepatanku tidak istimewa, setidaknya aku bisa berjuang untuk masuk 10 besar.” tutup Morbidelli jengkel. Doi saat itu berada diurutan 16…..

iklan iwb

Kejadian Morbidelli seakan mengingatkan kita pada tim Honda yang juga protes ke Michelin. Mereka menuding crash high side Mandalika Marc adalah karena ban. Performa kompon yang tidak sesuai membuat performa para tim tidak merata. Dilalah sekarang terjadi pada Franco yang kudu DNF sehingga kehilangan poin di Argentina. Fabio Quartararo juga merasakan bahwa performa mereka tidak istimewa di Termas de Rio Hondo akibat kurangnya traksi ban belakang. Apa kata Michelin soal ini ?

Belum ada pernyataan apapun. Yang pasti cak pada balap Austin tim Yamaha bertekad untuk bangkit dan memperbaiki posisi. Kita lihat saja nanti….(Iwb)

Hasil MotoGP, Termas (3 April):
1. Aleix Espargaró, Aprilia, menit 41:36.198
2. Martin, Ducati, +0.807 detik
3. Rins, Suzuki, +1.330
4. Mir, Suzuki, +1.831
5. Bagnaia, Ducati, +5.840
6. Brad Binder, KTM , +6.192
7th Viñales, Aprilia, +6.540
8th Quartararo, Yamaha, +10.215
9th Bezzecchi, Ducati, +12.622
10th Bastianini, Ducati, +12.987
11th Marini, Ducati, +13.962
12th Nakagami, Honda, + 14.002
13 Oliveira, KTM, +14.456
14 Miller, Ducati, +14.898
15 Alex Marquez, Honda, +23.472
16 Fernández, KTM, +25.862
17 Gardner, KTM, +28.711
18 Darryn Binder, Yamaha, + 28.784
19. Bradl, Honda, +31.943
20. Dovizioso, Yamaha, + 3 lap
– Di Giannantonio, Ducati
– Pol Espargaró, Honda
– Morbidelli, Yamaha
– Zarco, Ducati

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

5 COMMENTS

  1. mau nyindir Y (urutan 2 konstruktor dr belakang) tp kok H, yg kena (urutan 1 dr belakang).. hehehe

  2. Ban Michellin sepertinya memang bermasalah, ini beda dgn waktu WSBK pakai Pirelli, walaupun balap full Laos tetap relatif oke, sepertinya Ban Michellin di buat hanya utk balapan di ruang Ber AC… Jadi klo Ban nya memang jelek , jangan lantas kt mau digiring ke balapan malam, Lombok itu di daerah sub tropis bukan di Padang pasir….dan konsep pembangunan Mandalika adalah sports N Tourism, klo mau balapan malam ngapain harus ke Lombok jauh2 , balapan aja di Sentul .selesai balapan tinggal pulang trus tidur.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama