Iwanbanaran.com – Caakkk… Seperti yang kita tahu, sesi MotoGP Argentina pada hari Jumat harus dibatalkan dan jadwal digeser ke hari berikutnya selang sehari menjelang race day. Kendala tersebut diakibatkan dari delaynya penerbangan yang membawa kargo milik para tim MotoGP. Menariknya cak, Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna Sports mengungkapkan salah satu penyebab keterlambatan pesawat yakni karena situasi krisis Rusia-Ukraina…

Ezpeleta menuturkan situasi penerbangan pesawat kargo saat ini jauh lebih sedikit mengingat perusahaan di bidang tersebut kebanyakan milik Rusia. Doi juga berujar para penyelenggara MotoGP sudah banyak belajar terkait penerbangan kargo sejak tiga dekade terakhir. Namun sayangnya, kali ini tidak dapat diatasi karena perselisihan antar dua negara…

“Penerbangan kargo jauh lebih sedikit karena kebanyakan dioperasikan oleh perusahaan Rusia, yang sekarang dilarang. Itu mewakili 20% dari situasi saat ini. Oleh karena itu, tidak ada cukup penerbangan. Jika penerbangan bisa lepas landas di malam hari, itu akan baik-baik saja. Kamu tahu, kami telah belajar banyak selama tiga dekade terakhir. Tapi masalahnya adalah sejak perang Rusia-Ukraina diumumkan,” ujar Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna Sports via crash.

iklan iwb

Selain itu, Ezpeleta sudah berupaya untuk mencari rencana cadangan sehari sebelumnya. Meski begitu, usaha tersebut sia-sia cak mengingat ketersediaan penerbangan sudah habis. Dengan begitu, tidak ada pilihan lain selain menunggu pesawat yang terkendala untuk diperbaiki di Mombasa… “Biasanya kami memiliki banyak waktu untuk menemukan rencana B sejak Rabu minggu lalu, tetapi sebenarnya tidak ada lagi penerbangan yang tersedia, dan kami tidak memiliki alternatif selain menunggu pesawat yang bermasalah di Mombasa untuk diperbaiki,” tambahnya.

Upaya lain dilakukan Dorna Sports cak yakni dengan mengirim lagi pesawat yang sudah tiba di Argentina ke Lombok, untuk membawa kargo terakhir ke Argentina… “Rabu kemarin kami mengirim lima penerbangan berbeda dari Lombok ke Argentina, dan salah satu penerbangan bermasalah di Mombasa. Kemudian kami mengambil keputusan untuk mengirim kembali penerbangan lain yang sudah tiba di Argentina ke Lombok, untuk membawa kargo terakhir ke Argentina,” tutup Carmelo Ezpeleta….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

2 COMMENTS

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama