Iwanbanaran.com – Cakkk…..jiannn apessss bin ngowoh tenan kieee yang dialami Andrea Dovizioso. Alih-alih pengen dapat hasil maksimal di Mandalika siapa menyangka YZR M1 Dovi banyak bermasalah. Mulai dari speedometer ngeblank sejak start hingga grip gas mau copot. Itulah yang membuat mantan pembalap Ducati ini kecewa berat atas perfoma YZR M1. “Speedometerku ngeblank dan grip gas mau copot ” keluh Dovizioso. Weladalaahhh…

Andra Dovisiozo nampaknya tidak mau sepenuhnya disalahkan atas performa buruknya di Mandalika. Karena menurut Dovi masalah utama adalah pada motor. Mulai dari speedometer ngeblank sehingga tampilan dasboard hilang membuat Andrea Dovizioso tidak bisa mengubah mapping mesin termasuk mengaktifkan launch control sejak start. Bencana tidak hanya disitu cak sebab doi mengakui grip gasnya longgar mau copot. Doi sebenarnya sudah akan angkat tangan sebelum pada lap 7 dari 20 lap yang direncanakan mesin YZR M1 akhirnya mati total….

“Sejak start speedometer ngeblank…..dasboard tidak berfungsi membuatku tidak bisa melihat apapun didisplay speedometer. Aku tidak bisa memasang launch control, tidak bisa melihat posisi gear serta mengubah mapping. Jujur aku hampir menghentikan motor karena masalah ini. Aku juga memiliki masalah dengan grip gas yang kendor sejak lap pertama ketika berbelok. Grip gas mau copot membuatku sulit untuk mengendarai dengan cara normal….

iklan iwb

” Tapi aku tidak ingin menyelesaikannya dengan cara ini, namun faktanya kami mengalami masalah elektronik. Aku kecewa karena merasa cukup baik dengan motor dan berada dalam posisi yang lumayan. Kondisinya mungkin cukup terbatas karena sulit untuk melihat akibat hujan deras. Apalagi treknya oke, terlepas dari aspal [yang terlepas]. Aku yakin Tanpa masalah ini dan aku yakin posisiku akan bagus, aku bisa melakukan balapan yang bagus. Fabio (Quartararo) menunjukkan itu. Jadi selamat untuknya bisa podium dua...” seru Dovi kecewa….

Sebenarnya Quartararo juga pernah mengalami masalah serupa pada M1 spesifikasi factory di awal akhir pekan. Manajer tim Wilco Zeelenberg juga mengakui kekecewaan tim….

” Bagi Andrea jelas ini adalah drama besar, karena sejak awal dasbornya tidak bekerja dengan baik. Untungnya saat start lumayan baik tapi celakanya setelah beberapa lap, dia menemukan masalah lain [grip gas kendor] dan setelah itu mesinnya mati, jadi dia  terpaksa DNF. Kami tentu saja sangat kecewa atas hasil ini…” serunya. Yamaha Withu berharap Argentina akan menjadi pembuka hasil bagus setelah hasil mengecewakan Mandalika…..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

36 COMMENTS

    • Balap MotoGP kok pke kualitas kaleng2
      Ngising-ngisingi dunia balap cak……
      MuuuuUUUuuuuehehehe……

    • Ekekek ….
      Mesin bekas angkot
      Speedometer bekas pingson
      Wajar bobrok kabeh
      MuuuuUUUuuuuehehehe……

  1. aku seorang fbs…
    tapi aku akan mengesampingkan semuanya dan mengutamakan sisi kemanusiaanku. aku berdoa semoga MM93 disegerakan untuk kesembuhan atas cidera/penyakit yang dia derita sekarang ini dan diberikan yang terbaik. untuk AR42 dan JM36 tetap semangat….
    aamiiinn….

    • Goblokkk banget nih orang. Justru buruk itu yang laku.
      Bad news Is good news.
      Pernah dengarkan ??? Guob belockkkk

  2. Gak papa , adal bukan mata yang copot atau tulang tugel .

  3. Artikel paling bermutu utk bc dan nyiyir,,,, terlihat dr komen2nya.. warbiazza… sangat bermutu semua… hadeh..

  4. Unlucky dovi, beruntung darryn binder bisa nyetak poin buat RNF bahkan nembus 10 besar padahal dia start posisi 22.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama