Iwanbanaran.com – Caakkk… Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) mengaku kecewa dengan hasil yang diraihnya pada MotoGP Mandalika 2022. Yup, doi harus puas menempati posisi ke 15 setelah menjalani balapan wet race yang dipangkas menjadi 20 lap. Perasaan kecewa memang tak bisa dibendung cak mengingat doi tidak membawa pulang poin pada MotoGP Qatar yang digelar pada minggu sebelumnya…

Doi mengaku merasakan hal aneh saat di MotoGP Mandalika, yakni perasaan dengan motornya yang memang benar-benar tidak doi mengerti. Pecco mengetahui bahwa perasaanya tidak timbul dari kendala teknis dari motornya. Meski begitu, feelingnya untuk balapan sudah mulai membaik sehingga mampu mempertahankan motor hingga race berakhir. Selain itu cak, doi juga menuturkan bahwa tidak baik membaca komentar negatif tentang dirinya sendiri di interneta karena hal ini bisa mejadi racun bagi pikirannya…

“Perasaanku dengan motor saat race day sulit untuk dijelaskan, aku tidak merasa baik. Dan menurutku itu bukan masalah motor. Itu adalah hal yang aneh, yang tidak bisa aku mengerti…

iklan iwb

” Itu aneh, karena biasanya titik kuat motor kami saat trek basah adalah bagian depan, yang membuatmu merasakan hal-hal yang paling tak terlihat. Aku harus menganalisis dan memahami apa yang terjadi, tetapi satu-satunya aspek positif dari akhir pekan balapan ini adalah perasaanku kembali membaik. Di pagi hari saat warm-up aku sangat cepat, tetapi hasilnya menunjukkan sebaliknya, ini adalah awal yang sangat berbeda untuk musim ini, satu-satunya hal positif adalah bahwa pagi ini perasaannya baik lagi dan kami siap berjuang untuk kemenangan. Sayangnya, aku cukup manusiawi dari sudut pandang ini, karena itu aku mengatakan bahwa buruk membaca artikel tentangku dan melihat komentar negatif seperti itu. Ini pasti sesuatu yang akan membuat aku merenung sepanjang minggu,” ujar Francesco Bagnaia via motosan.

Meski perasaanya tidak karuan cak, Pecco tetap optimis untuk bisa kompetitif dan menjadi yang tercepat di seri berikutnya mengingat doi sudah memiliki orang yang tepat untuk membantunya kompetitif di atas motor… “Namun bagiku, ketika kita sampai ke balapan berikutnya, yang akan kupikirkan hanyalah mencoba menjadi cepat dan berada di depan. Aku beruntung memiliki orang yang tepat untuk membantuku di rumah, ada pelatih dan pacarku,” tutup Francesco Bagnaia….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

7 COMMENTS

  1. Pandabel nya kambuh cakkkkk
    Alhamdulillah nya gak separah akhir tahun lalu pas motocross an

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama