Iwanbanaran.com – Caakkk… Pada race MotoGP Mandalika, Alex Rins (Suzuki Ecstar Team) sebenarnya memiliki kesempatan besar untuk meraih podium. Yup, doi melesat ke zona podium setelah sinyal hijau dinyalakan. Namun tidak lama berselang, Rins harus terlempar dari zona podium mengingat doi disalip Quartararo dan Zarco sehingga membuatnya finis di posisi kelima. Menariknya cak, tepat setelah race selesai, Rins mengungkapkan dadanya dipenuhi kerikil yang berasal dari aspal trek Mandalika…

Yup, Rins mengakui trek Mandalika memang sulit mengingat di tikungan terakhir karakter treknya menanjak. Namun di lain hal, doi mengalami kejadian tidak terduga mengingat banyaknya kerikil di bagian dadanya ketika race selesai. Melihat kejadian ini, Rins bersyukur dengan trek basah karena menurutnya akan mengerikan jika balapan dilakukan di trek kering…

“Aku tidak tahu, karena treknya sangat sulit. Di tikungan terakhir aspal sudah menanjak. Ketika aku sampai di box dan melepas wearpackku, seluruh dadaku penuh dengan kerikil hitam. Dengan melihat kondisi lintasan, lebih baik balapan di trek basah daripada di trek kering…

iklan iwb

” Untungnya kami bisa memulai balapan, aku sangat khawatir dengan kondisi lintasan. Itu adalah balapan yang sulit, aku mencoba segalanya untuk finis di podium. Aku memulai dengan baik, aku mencoba mengejar Miller, tetapi ketika aku mengalami ketakutan di roda depan, aku mengatakan: ‘Ok Alex, sekarang cobalah untuk sedikit lebih lembut’. Dan ketika Zarco dan Fabio melewatiku, aku menyadari bahwa mereka memiliki speed lebih dari aku. Di situlah peluang aku berakhir, tetapi untuk menjadi yang kelima dalam grand prix di mana kami sangat menderita, kami harus bahagia,” ujar Alex Rins via motosan

Selain itu cak, Rins juga memberikan tanggapannya terkait pawang hujan yang mencuri perhatian saat hujan masih mengguyur trek Mandalika. Doi mengaku senang karena kehadirannya berhasil menghentikan hujan sehingga balapan bisa terselenggara…

“Ketika aku melihat semua hujan di aspal, kupikir sudah waktunya untuk melepas wearpackku dan pulang. Balapan tidak bisa berlangsung di hari Senin karena masalah penerbangan dan pengiriman material dari pit (menuju Argentina). Tapi aku tidak ingin pulang tanpa menyelesaikan balapan. Untungnya hujan berhenti, apa yang dilakukan wanita dengan mangkuk (pawang hujan) itu berhasil (tertawa), jadi aku senang,” tutup Alex Rins….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

32 COMMENTS

        • Angel angel… angel dia Nerima orang Laen yang berbeda. Merasa paling bener. Terlalu mabuk kitab. Gak mau tahu n belajar tentang dunia. ..Jangan ngomong Akherat
          Gak usah jadi malaikat kalo gak mau jadi manusia.
          Di surga saja ada tipu2 namanya talbis. Ada malaikat yang protes tapi gak pakai demo.
          Belajar yang sungguh-sungguh woiyyy

    • Indonesia sudah mengenal tuhan sebelum datangnya agama (a=tidak, gama=kacau, HBS Sansekerta)
      Indonesia sudah beradab sejak ratu Shima,
      Indonesia dibelokkan paham kolonialisme, neokapitalis, globalis.
      Moslem manusia terhebat di bumi, gak ada buktinya. Yahudi diberi kelebihan oleh Allah SWT terbukti sekali.
      Sok sok an tauhid loe. Muslim Indonesia itu boddoh. Gampang diadu domba. Tapi apa saja dibantu kafirrr, Yahudi,.
      Moslem beneran pilih kerja n hidup di Singapura woiyyy

    • Indonesia sudah mengenal tuhan sebelum datangnya agama (a=tidak, gama=kacau, HBS Sansekerta)
      Indonesia sudah beradab sejak ratu Shima,
      Indonesia dibelokkan paham kolonialisme, neokapitalis, globalis.
      Moslem manusia terhebat di bumi, gak ada buktinya. Yahudi diberi kelebihan oleh Allah SWT terbukti sekali.
      Sok sok an tauhid loe. Muslim Indonesia itu boddoh. Gampang diadu domba. Tapi apa saja dibantu kafirrr, Yahudi,.
      Moslem beneran pilih kerja n hidup di Singapura woiyyy

    • @ Abu Rae : Indonesia tidak hanya islam bos, selama keimanan kau gak diganggu sah-sah aja orang mau ngapain

      • @Aladin : tetap aja, kebodohan yang hakiki bos. Kumpulin tuh pawang hujan supaya ga hujan di Bogor dan sekitarnya, biar Jakarta ga banjir…

        Sampai ribuan turunan tuh pawang, ga bakalan sanggup…. Xixixi

    • lha anu…pawang hujang biasa wae lho, kalo pas musim garam, sak gelap’e mendung buyarrr pas jam 5 sore. yaa anggep aja ada yg mbantu minggirin mendung. ndak aneh’2 kok

  1. KTM bawa piala
    Ymha bawa piala
    Ducati bawa piala

    Ngondahhh bawa keripik tempe sama kerupuk goreng pasir aja wkwkwk

    • Fabio yg sempat melorot ke urutan 9 aja tidak mengeluh adanya kerikil, rins hanya alasan aja klo dia memang kalah cepat di bandung si taro

  2. Mrotol lagi.. Keknya apal SMA ga cocok, udah pk aspal yg dipake sepang sm buriram saja, secara iklim nya sama…. Sma mungkin cm cocok di erofa

  3. berfikirlah dengan tenang dan jernih…. saya melihatnya ini bagian dari gimick, karena dengan adanya fenomena ini, indonesia menjadi pusat perhatian dunia…. yang secara tidak langsung sebagai media promosi internasional…. yg diuntungkan kan sektor pariwisata…. lagian di indonesia mah banyak paranormal2 pria yg jago, tapi kenapa diambil yg paranormal wanita…?? karena wanita dapat menarik perhatian dan sebagai media promosi yg baik….

  4. pembalapnya aja pada takut balapan dimandalika karna aspalnya….
    netizen bilangnya aspal terbaik yg pernah ada😂😂 serem….

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama