Iwanbanaran.com – Caakkk… Pada sesi latihan bebas kedua (FP2) tidak membuat salah satu rider Suzuki Ecstar mencapai hasil terbaik. Yup, Joan Mir (Suzuki Ecstar Team) dengan GSX-RR nya harus bertengger di posisi ke 20 dengan catatan waktu lebih lambat 1.033 detik dari rider tercepat di FP2, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) yang mencatatkan 1 menit 31,608 detik…

Joan Mir mengungkapkan bahwa motornya mengalami kendala terkait masalah teknis. Doi mengalami masalah pada rem depan sehingga membuatnya tidak mampu mengerem dengan maksimal pada area depan (front end). Setelah itu, Mir memutuskan untuk mengganti ban dengan kompon soft atau lunak agar bisa improve di waktu tersisa. Namun sayangnya cak, bendera kuning berkibar sehingga doi tidak berhasil meningkatkan lap timenya dengan ban soft… “Kami memiliki beberapa masalah teknis dan juga dengan rem depan. Dan kemudian, ketika aku memakai ban soft (lunak) aku tidak bisa berkembang karena bendera kuning. Kami tidak bisa mendapatkan sesuatu yang positif dari itu,” ujar Joan Mir via motosan.

Dengan kendala tersebut kangbro, Joan Mir tidak mampu untuk melakukan banyak putaran (lap) pada FP2 mengingat ban belakang pun tidak bekerja dengan maksimal. Maka dari itu, doi mengatakan bahwa ini menjadi PR baru bagi Suzuki untuk diperbaiki di sesi berikutnya… “Sulit untuk membuat ban belakang bekerja (itu menggabungkan panel body baru yang lebih kaku untuk mencegahnya dari panas berlebih). Kami tidak bisa melakukan banyak lap, dan ban itu menjadi lebih baik seiring putaran berlalu. Ada banyak ruang untuk diperbaiki pada hari Sabtu,” tambahnya.

iklan iwb

Selain itu, Mir juga memberikan komentarnya terkait aspal baru yang pengerjaannya baru selesai. Doi mengutarakan bahwa batu kerikil yang beterbangan tidak terlalu besar sehingga para rider MotoGP bisa memacu motornya lebih kencang cak… “Batu-batu yang ditembakkan sudah tidak begitu besar, kupikir kita bisa memacu motor lebih cepat. Perbedaan aspal terlihat, tapi itu membaik seiring berjalannya sesi dan saat karet ban diendapkan. Kami berharap hal-hal akan berjalan sebaliknya di sini daripada di Qatar,” tutup Joan Mir….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

15 COMMENTS

    • Iyaaa.. Crash karena zembahanmu terselamatkan ban jadul 4 tahun lalu. Sama judulnya dgn teknologi M1 si doyan mledhug 😅

  1. Lihat motor Morbidelli 21. Begitu terhempas langsung telanjang bulat (full fairing LEPAS). Padahal jatuhnya gak terlalu ekstrim.
    Kasihan lihat Marc Marquez 93 harus JUMPALITAN BERKALI-KALI dengan kedua motor nya. Hmmm kelihatan sekali bahwa itu bukan motor peruntukan Marc Marquez. Sudut kemiringan 60° langsung ndlosor. Padahal dulu Marquez masih aman sampai 63° bahkan kalau gak salah pernah 64° walaupun gak sampai jatuh tapi motor perlu penyelamatan ekstra.
    Bagnaia masih butuh waktu utk beradaptasi dengan motor barunya (emang pembalap tester ya..?) Hehehehe

    • Kayaknya ccoknya kl kondisi hujan motor honda sedang yamaha kering kl ducati cocok semua kondisi ngeri”sedap besok mg race berjalan flag to flag

  2. Kayaknya ccoknya kl kondisi hujan motor honda sedang yamaha kering kl ducati cocok semua kondisi ngeri”sedap besok mg race berjalan flag to flag

    • Hanya disini benyek terlihat begitu nyata mengais-ngais rasa kasihan untuk dibuatkan artikel 🤣🤣🤣

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama