Iwanbanaran.com – Caakkk… Lin Jarvis selaku Bos Yamaha baru-baru ini berbicara tentang masa depan Fabio Quartararo di pabrikan Yamaha. Seperti yang diketahui, saat ini Yamaha belum mampu meyakinkan Quartararo untuk memperpanjang kontrak mengingat paket motor yang tidak sesuai keinginannya. Dengan begitu, Quartararo belum memutuskan masa depannya apakah akan terus bersama Yamaha atau berlabuh ke pabrikan lain…

Terkait dengan hal tersebut, Lin Jarvis mengungkapkan bahwa dirinya menyesal dengan keadaan Yamaha sekarang dan mengkritik para insinyur Yamaha karena mereka terlalu santai dengan keberhasilan Quartararo dalam menyabet gelar pada musim lalu. Efeknya cak, Yamaha tertinggal oleh pabrikan lain dalam hal pengembangan motor. Maka dari itu, Jarvis berujar bahwa Quartararo memerlukan rasa percaya kepada Yamaha agar mau memperpanjang kontraknya… “Dalam dunia yang ideal, kami juga akan mengklarifikasi semuanya pada awal tahun ini, mengenai kelayakan pembalap untuk 2023. Tapi kami tidak dapat melakukan ini. Pada dasarnya, Fabio membutuhkan rasa percaya pada kami ketika dia memutuskan kontrak baru untuk tahun 2023 dan 2024,” ujar Lin Jarvis via paddock-gp.

Meski begitu kangbro, Yamaha tetap memberikan harapan kepada Quartararo karena mereka akan menyiapkan paket motor yang sangat menarik di 2023. Dan hingga kini, Yamaha sudah tidak menekan Quartararo untuk segara memperbarui kontraknya… “Aku tidak berpikir bahwa hasil di Indonesia atau dua minggu kemudian di Argentina akan berdampak khusus pada keputusannya. Fabio tahu paket yang dia miliki untuk musim ini. Yang menarik baginya adalah paket motor yang akan dia dapatkan dari Yamaha untuk tahun 2023 dan 2024. Kupikir kita harus mengambil sedikit waktu. Kami telah melepaskan beberapa tekanan sekarang. Kami tidak lagi memaksakan tekanan waktu,” tambahnya.

iklan iwb

Meski sudah tidak menekan Fabio dalam pembaruan kontrak, namun Jarvis berharap keputusan terbaik bisa diambil secepatnya. Saat ini, kedua belah pihak masih berdiskusi terkait masa depan Fabio Quartararo… “Kami memahami bahwa Fabio perlu mendapatkan kembali kepercayaan diri pada Yamaha dan merasa nyaman dengan dirinya sendiri. Kemudian itu akan terus mendorong kita di masa depan. Meski demikian, kami berharap keputusan itu bisa diambil secepatnya. Tapi kami belum menetapkan tenggat waktu tertentu. Kami berhubungan dekat dengan Fabio dan juga dengan manajernya. Kami berbicara di Qatar, tentu saja, dan kami masih berhubungan secara teratur,” tutup Lin Jarvis….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

17 COMMENTS

  1. quartararo terlalu dini bila berpikir untuk meninggalkan yamaha.
    jangan terburu2 pergi, yamaha sedang mempersiapkan paket baru untuk 2023.
    kalo sekarang ( 2022 ), yamaha sedang fokus proyek pengembangan suling v4. dimana ketika ditiup bisa menaikkan topspeed 0,1%.
    bila proyek ini berhasil maka diharapkan suling bisa ditanamkan pada mesin m1 guna memberikan rasa nyaman pada pembalap dengan kemerduannya.
    sehingga target membalap sambil menyanyi bisa dicapai.
    yamaha sangat memperhatikan pada kenyamanan pembalapnya.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama