Iwanbanaran.com – Cakkk….pasukan Yamaha tampil buruk di Qatar membuat mereka bertekad bangkit di Mandalika. Banyak pembalap Yamaha kini menggantungkan harapan besar agar mereka bisa memperbaiki saat race Indonesia. Dengan top speed karakter Mandalika yang lebih rendah dari Qatar, Yamaha berharap tampil bagus di Mandalika !!

Pasukan Yamaha khususnya tim satelit WithU Yamaha menderita saat race Qatar. Dovi khususnya sepertinya betul-betul kesulitan untuk maju kedepan. Bahkan Pembalap WithU RNF Yamaha itu hanya berada di urutan ke-19 pada tes pra-musim Mandalika. Sementara saat race Qatar, Dovi hanya mampu finish diurutan ke 14 pada debutnya dengan YZR-M1 spesifikasi pabrikan. Seperti pebalap tim pabrikan, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, Dovizioso mengalami masalah tekanan ban saat mengikuti pebalap lain di balapan Lusail….

“Setelah race pertama yang sulit di Qatar, target kami adalah tampil lebih kuat di Indonesia dan akan berusaha menghindari kesalahan yang kami lakukan di Grand Prix pertama. Sirkuit Mandalika adalah trek baru untuk semua orang, ada aspal baru dan ban baru dibandingkan dengan apa yang kami miliki selama tes di sana, jadi ini akan menjadi balapan yang aneh dan sulit. Namun ini adalah trek yang sangat bagus, jadi aku tak sabar untuk balapan di sana!” seru Dovi…..

iklan iwb

Sama dengan Dovi….Rekan setimnya yakni Darryn Binder lebih positif dibandingkan dengan Dovi. Darryn memastikan bahwa Mandalika akan lebih baik dibandingkan Qatar karena tidak butuh top speed tinggi. Straightnya hanya sekitar 500 meter sehingga akan membuat Yamaha diuntungkan mengingat mereka mengalami defisit top speed ketika di Qatar. Diprediksi top speed Mandalika nanti bakal lebih rendah 40 km/jam dibandingkan Qatar…..

“ Aku sangat bersemangat menuju Indonesia. Aku menikmati ketika tes di sana, jadi sangat menyenangkan datang ke trek yang aku suka, di mana pertama kalinya aku nyicipin mesin Motogp. Apalagi Aku cukup senang dengan hasil race Qatar, dan ini membuatku semakin termotivasi untuk mendapatkan hasil balapan yang lebih baik. Aku akan melanjutkan momentum yang sudah kita ukir kemarin. Aku akan lakukan yang terbaik di Mandalika dan berharap kondisi trek di sana lebih baik daripada saat tes…” serunya via crash….

Dengan top speed Mandalika yang lebih rendah sekitar 40km/jam dibandingkan Qatar, bos Yamaha berharap hal ini akan membuat mereka bisa bangkit dari keterpurukan di Qatar….

“Setelah tes di Mandalika, kami cukup senang. Lintasannya sangat cocok dengan motor kami dan juga kedua pebalap menyukai lay outnya, jadi ini pertanda bagus. Tentu saja, kami ingin melihat bagaimana aspal baru nanti dan bagaimana semuanya akan bekerja, sehingga para pebalap benar-benar dapat bertarung satu sama lain, yang merupakan masalah utama kami selama tes. Untuk datang ke Indonesia dengan segala sesuatu yang perlu kita lakukan – tes PCR, formulir dan aplikasi – sudah menjadi tantangan tersendiri…” tutup manajer tim Wilco Zeelenberg. So…apakah Yamaha bisa bangkit ? kita lihat saja akhir pekan nanti….seru kieee (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

24 COMMENTS

  1. yg gw tau top speed lebih rendah di moto gp bilangnya “lebih lambat sepersekian detik” klo 40km lebih lambat udh kyk 150cc donk? 😩

  2. harus pke VVA nya Aerox Nih.. sebagai dongkrak power.. biar makin rata disetiap putaran mesin.. jadinya power weigh to ratio..

  3. 150cc terkencang saat ini, gsx150 (150km/jam)
    250cc terkencang saat ini, zx25r (190km/jam)
    Selisih 40km/jam.

  4. Speed berkurang cakkk. Putaran mesin nya lambat budhee. Pestonnya juga santuy naek turunnya …..Mak sellog sellogg osselloogg gitu budhee gitu pakdheee

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama