Iwanbanaran.com – Cakkkk…Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) gagal menyudahi balapan pembuka Lusail, Qatar. Pecco yang kehilangan grip ban depan turut serta menyeret Jorge Martin (Pramac Racing) sehingga keduanya berakhir di Gravel.

Akhir pekan yang kelam bagi seorang Francesco Bagnaia, yupss cakkk karena sejak dimulainya Free Practice 1 doi masih berjuang ekstra keras untuk mencapai titik kompetitif. Meski keadaan sedikit membaik sejak Free Practice 4 dan Qualifying 2, ternyata semuanya tidak cukup bagi Pecco untuk bertarung di depan.

Pecco memulai balapan dari posisi ke sembilan dan langsung kehilangan banyak posisi sejak lap pertama hingga ke posisi enam belas. Pembalap Italia tersebut kemudian bersusah payah untuk memulihkan posisi. Sepuluh lap ia habiskan untuk menembus sepuluh besar.

iklan iwb

Kemudian bencana terjadi pada lap ke-12 dimana doi yang mulai melakukan overtake kepada Jorge Martin untuk posisi ke-8 justru kehilangan grip ban depan di tikungan pertama. Kedua pembalap dlosorr dan untungnya baik Pecco dan Martin tidak mengalami cedera yang serius pakdee.

“Aku agak terlambat masuk tikungan, begitu juga dengan Martin, tetapi itu bukan pengereman yang terlalu keras. Jadi cukup aneh dimana ban depanku terkunci, tetapi seperti ini kenyataannya. Pertama-tama Aku hanya harus meminta maaf kepada Ducati, Pramac, dan Martin. Kini aku hanya fokus untuk balapan berikutnya.” ucap Bagnaia kepada crash.net

Sebelum putaran pembuka dimulai, Ducati Lenogo Team menghomoglasikan Desmosedici GP22 Hybrid dimana mereka memutuskan memakai mesin GP21 dengan full update part GP22.

Sementara itu, full paket Desmosedici GP22, Ducati Corse mempercayakan Duo Pramac Racing dan Luca Marini (Mooney VR46 Racing Team) untuk dijadikan laboratorium berjalan dengan harapan bisa dijadikan sebagai referensi untuk pengembangan GP23 musim depan cakk.

Namun kenyataannya, Desmosedici GP22 Hybrid maupun full GP22 masih memiliki beberapa area yang perlu diperbaiki, kemungkinan besar itu adalah salah satu alasan Ducati terbaru tampil kurang maksimal di balapan pembuka ini kang mas..

“Aneh, karena semua motor Ducati terbaru justru sangat sulit (ketika start). Aku berada di urutan ke-16 di Tikungan 3. Kemudian aku mulai menekan untuk memulihkan posisi, tetapi kami tidak siap sama sekali untuk bertarung demi kemenangan,”

“Terlalu ambisius untuk memikirkan kemenangan, tetapi kami telah mencoba untuk memulihkan banyak posisi. Kecepatanku tidak terlalu buruk, itu cukup bagus, mengingat apa yang telah kami lakukan di akhir pekan ini,”

Kemudian, Pecco membandingkan situasinya dengan jawara GP Qatar, Enea Bastianini (Gresini Racing MotoGP) yang tampil luar biasa dengan Desmosedici GP21.

“Jelas bahwa motor versi tahun lalu telah memenangkan semua balapan terakhir 2021 dan juga menang disini. Karena tahun lalu sudah sangat kompetitif. Jadi Enea Sejak hari pertama tes, hanya perlu memasukkan bahan bakar ke dalam motor dan mengendarainya. Sedangkan kami terlalu berkonsentrasi untuk berkembang,” tutup Pecco dengan sedikit kesal…(CB iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

13 COMMENTS

  1. Gak bisa kendarai sport full fairing…. gak berani balapan motor kencang……
    Surruu pakai behah samarokkk…..!!!
    Tak Berrrr….!!!(skill)

    • Josgandos sekali apapun yang sudah dikerjakan dengan sebaik-baiknya gak mungkin lah dengan seenaknya apalagi sembrono.
      Semangat oke oke terus om Bagnaia tirulah markess bersodara.

  2. rasanya kemakan omongan sendiri, yang jumawa ducati yang berinovasi sedang motor lain hanya meniru

    • Hal seperti itu hanya berlaku di dunia timur yang mempercayai kekuasaan Tuhan illahiyah semata

  3. memang begitu kalo jadi pembalap utama pecco… kalo motornya lebih baik dari sebelumnya, situ bakal ngerasain enak paling duluan.. kalo motornya ga lebih baik dari sebelumnya, ya situ jg ngerasain duluan.. jgn dicompare sm enea segala dong.. kalo mau terima beres ya jadi rookie aja biar dapet motor legacy specs yg udah ketauan plus minusnya.. wikwik

  4. Penasaran gimana komen veteran46.. Apakah akan sama dengan ketika martin di bawa jatuh sama MM93 musim lalu.. Secara proses nya sama…

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama