Iwanbanaran.com – Caakkk… Pada race pembuka MotoGP 2022, Marc Marquez (Repsol Honda Team) berhasil masuk sepuluh besar dengan bertengger di posisi kelima pada MotoGP Qatar. Dengan begitu, doi kalah dari rekan setimnya, Pol Espargaro yang berhasil finish di urutan ketiga. Tentunya cak, Marc Marquez memiliki saingan terdekat bahkan dengan motor yang sama. Meski demikian, setelah ditanya siapa yang akan menjadi saingan terberatnya, Marc Marquez mengatakan bahwa Pol Espargaro tidak terlalu berbahaya…

Yup, setelah race Qatar selesai, Marc Marquez ditanya siapa yang akan menjadi penantang gelar juara dunia musim ini. Doi diberi pilihan antara tiga rider yakni Francesco Bagnaia, Fabio Quartararo, dan Joan Mir. Namun ternyata cak, Marc tidak mengkhawatirkan ketiga rider tersebut karena menurutnya Enea Bastianini (Gresini Racing MotoGP) lebih berbahaya sebagai penantang gelar tahun ini…

“Bagnaia, Quartararo, Mir? Tidak diketahui apakah mereka favorit atau tidak. Bagiku, Bastianini hampir lebih berbahaya daripada Pol. Bastianini yang menjalani balapan hebat tahun lalu. Hari ini ia seperti diatas angin. Saat aku mengejarnya, dia melaju sangat cepat. Itu memberiku feeling yang sama ketika di Misano (2021). Hampir satu detik lebih cepat dari yang aku lakukan saat itu. Juara dunia MotoGP tidak dapat ditentukan dalam balapan pertama. Kami telah memulai dengan hasil yang dapat diterima, tapi ini balapan yang solid untuk MotoGP Qatar,” ujar Marc Marquez via motosan.

iklan iwb

Terkait dengan performa Pol Espargaro, Marc Marquez mengaku bahwa itu adalah hal yang wajar mengingat doi sudah melihat performa rekan setimnya tersebut meningkat sejak tes pramusim Sepang hingga Mandalika. Meski begitu, Marc membeberkan kendala sebenarnya yakni terkait dengan gaya balapnya yang belum begitu klop dengan Honda RC213V terbaru…

“Jika kita melihat tes dan balapan pertama, rekanku lebih cepat dalam semua sektor. Bukan hal baru sekarang di Qatar bahwa dia telah memimpin. Bahkan di Malaysia, Pol Espargaro lebih cepat dengan motornya. Di Mandalika dia lebih cepat dalam satu putaran dan dengan kecepatan yang sangat mirip dan di sini, lebih cepat dalam balapan. Tapi kejuaraan belum berakhir. Akan sangat baik para rider Honda berada di depan dan persaingan meningkat. Kamu selalu memiliki seseorang untuk dibandingkan, tetapi ketika Kamu mencari dua persepuluh terakhir, dalam hal kecepatan, kamu harus memiliki motor yang sesuai dengan gaya balapmu. Di situlah aku masih belum memilikinya persis seperti yang kuinginkan, tetapi ini adalah motor yang memiliki potensi sangat bagus,” tutup Marc Marquez….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

14 COMMENTS

  1. Satu hal adalah ducati memiliki motor yang kencang apalgi GP21 yang sangat garang. Ditambah pembalap muda kayak bastia ,martin pastilah mreka bener bener siap overlimit ala Marquez. Pantaslah dia ketar ketir kpd mreka. Namun khusus qatar tidak bisa disamakan dengan kebanyakan sirkuit dalam musim ini. Mandalika atau jerez bisa diliat

  2. Marc mengungkapkan sesuatu yg tersirat bahwa hanya bastianini yang dianggap kompetitif.
    Fabio? Gak lagi.. Marc udah tau tunggangan si quarta tak penting dibicarakan saking lemotnya 😂

  3. ini baru ace rider sejati, gak kaya pecco yg malah compare ke enea.. walaupun markes suka ngeselin, tapi doi emang emg punya mental juara dunia yg luar biasa.. tetep bisa melihat potensi motor walaupun blm sesuai harapan. untuk nguasain motogp bike emang kayak nyusun puzzle, selain rider yg harus nyesuain gaya balap, motor jg harus diset-up semaksimal mungkin utk mengakomodir riding style ridernya biar rider “cukup” nyesuain gaya balap aja tanpa harus “merubah” gaya balap keseluruhan.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama