Iwanbanaran.com – Caakkk… Pelan tapi pasti, bursa transfer rider MotoGP semakin menarik cak bahkan sebelum race pertama MotoGP 2022 digelar. Tahun ini, kontrak sejumlah rider akan berakhir pada akhir musim nanti dan beberapa rider serta pabrikan juga tengah bernegosiasi terkait kelanjutan kontraknya. Dalam hal ini pakde, Marc Marquez (Repsol Honda Team) merupakan satu-satunya rider yang aman dari pembicaraan terkait kontrak mengingat dirinya telah terikat bersama Repsol Honda hingga 2024 mendatang…

Beberapa rider masih belum memutuskan apapun termasuk Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) yang baru-baru ini sempat mengancam akan hengkang dari Yamaha jika motornya tidak mengalami peningkatan. Namun di sisi lain, Joan Mir (Suzuki Ecstar Team) juga belum memutuskan terkait dengan masa depannya bersama Suzuki. Nah, baru-baru ini cak seorang pengamat MotoGP yakni Ricard Jove berpendapat bahwa jika Yamaha tidak menemukan titik terang dengan Quartararo maka mereka akan menghubungi Mir untuk berdiskusi terkait kontrak…

Selain itu, Ricard juga berani berkata bahwa Joan Mir dan Yamaha telah berbicara terkait kontrak. Namun doi tidak mengetahui siapa yang lebih dulu menghubungi di antara keduanya. Tapi potensi terbesar adalah Yamaha yang mendekati Mir. Kemudian doi juga mengungkapkan kemungkinan Mir dan Yamaha telah mencapai tawaran tertentu…

iklan iwb

“Aku berani mengatakan bahwa Joan Mir telah memiliki kontak dengan Yamaha. Aku tidak tahu siapa yang mendekati siapa, karena semua orang berbicara atau akan berbicara dengan semua orang dalam beberapa bulan mendatang. Tapi sebenarnya Yamaha mengetahui bahwa mereka bisa kehilangan Fabio Quartararo serta Mir juga memperingatkan bahwa masa depannya terbuka, bisa saja Mir sudah mencapai tawaran tegas,” ujar Ricard Jove via motosan.

Kendati demikian, doi masih menunggu kabar berikutnya dari kedua belah pihak di masa mendatang… “Ini merupakan pendapat pribadi yang bisa saja salah. Tapi kupikir Mir tidak ingin membuat keputusan seperti itu (hengkang dari Suzuki) sebelum menguji motor Suzuki baru di pra-musim dan itulah mengapa kemungkinan kabar ini akan meredup. Tidak banyak yang perlu diketahui dan kami akan menunggu kelanjutannya di masa depan,” tutup Ricard Jove. So…apakah semua ini hanya isu ? kita lihat saja nanti…(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

17 COMMENTS

  1. Kalo gosip yg saya dengar… Malah fabio dan mir diincer HRC cak, untuk nandingin point constructor dan point team ducati…
    Kalo soal juara dunia pembalap, marquez bisa sendirian, tapi kalo team dan pabrikan berat lawan 8 pembalap ducati sekarang ini…

    • Justru repsol honda pengen 3 pebalap mm, jm, pq, sisa nya satelite buat jabanin ducati 4+4 pembalap…. Yamaha bakalan diisi all italian riders… Gosip sih… Jgn lupakan ktm karena mereka raising pembalap ktm muda…

  2. Selama mesin nda ada perubahan terutama peningkatan power mending jangan mau mas mir..kecepatan ditikungan aja nda cukup apalagi buat lawan honda sama ducati

  3. sejak motogp thn 2002 sd 2022
    honda 10 kemenangan
    yamaha 8 kemenangan
    ducati 1 kemenangan
    suzuki 1 kemenangan
    aprilia 0 kemenangan
    KTM 0 kemenangan

  4. Bnyak yg ngremehin mesin yamaha, pdahal test kmaren jg beda2 tipis masih p2 dan p4. Walau dibilang lemot tp knyataannya masih mampu mengantar Fabio ke puncak, smoga tahun ini masih bisa bejaban dgn motor lain yg slalu diunggulkan. Kita lihat aja kmampuan kuda besi, strategi team dan ketangguhan para jawara motogp

  5. Sepertinya jika Joan Mir ke pabrikan Yamaha peluang juara dunia akan dapat diraih karena Mir cukup konsisten dan ulet

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama