Iwanbanaran.com – Cakkk…jiann seru dan panas cak artikel kemarin yang memuat kalahnya Aerox 155 terhadap Vario 160 yang ditinggal sekebon. Banyak reaksi yang ditunjukkan atas artikel tersebut namun rata-rata sampeyan semua memang sangat terkejut. Sebab sosok skutik yang diagung-agungkan soal performanya hingga menggunakan slogan ” The Best Power to weigt ratio ” matic dikelasnya tersebut kini tumbang melawan skutik yang dicap sebagai matic bapak-bapak ataupun emak-emak (Fansboy kuwi cak sing ngomong wkkwkwk). So…dengan kekalahan mutlak tersebut, apakah Yamaha tidak akan tinggal diam ? simak analisa dan prediksi IWB berikut ini….

IWB ingat betul perjuangan Yamaha masa lalu yang sangat luar biasa. Sebagai pabrikan yang baru berkecimpung memasarkan motor mass production small diplacement 4 Tak dari sebelumnya fokus ke 2 Tak jelas bukan perkara mudah. Pasar masih Resistensi dan sulit menerima. Apalagi Honda sebagai pabrikan raksasa dari pertama sudah terkenal sebagai produsen yang berpengalaman di mesin 4Tak. Maklum cak…. Ketika semua pabrikan Jepang khususnya Suzuki dan Yamaha fokus pada mesin 2 tak, Honda sejak pertama selalu memproduksi mesin 4 Tak. Khusus Indonesia, Honda datang ke tanah air sekitar tahun 1971 lewat motorsport Honda S90. Iki mesin 4 Tak dan konsisten hingga sekarang selalu mesin 4Tak…

Sementara Yamaha sebagai pesaing utama di Era sekarang baru bermain mesin 4Tak ditanah air sekitar 1997 lewat Crypton. Motor 4 Tak awal pengembangan Yamaha untuk pasar Indonesia ini tidak bertahan lama karena di tahun 1998 mereka terpaksa harus menghentikan produksi karena kurang diterima pasar. Jadi karena kurang bersaing melawan bebek Honda, umur Crypton hanya dua tahun yakni 1997-1998. Seiring perjalanan waktu mereka juga tetap memasarkan bebek dua tak F1ZR hingga awal 2000an. Ogah menyerah, mereka kembali meracik bebek 4Tak dengan label Vega. Bebek ini lumayan bisa bergerak walaupun juga sangat sulit. Dirilis tahun 1999, momentum Yamaha dimata IWB adalah lahirnya Mio…

iklan iwb

Yup… Yamaha adalah pabrikan Revolusioner. Mereka seperti paham melawan raksasa otomotif roda 2 disegmen panas akan sangat melelahkan. Terbukti bebek 4 tak mereka tidak mampu berbuat banyak melawan Honda. So…mereka kemudian fokus disegmen berbeda yang tidak dirilik oleh Honda. Opo kuwi ? segmen matic. Dan memang cak… Dimasa lalu segmen terbesar adalah bebek. Sementara Metik sama sekali tidak dilirik oleh Honda dan justru banyak dikelola pabrikan Taiwan. Dan ternyata keputusan tersebut tepat, Yamaha Mio booming. Motor ini laris manis dan banyak diburu. Sedang Honda ? merespon kelahiran Mio rada telat diawal. Puncaknya market share Yamaha tembus di angka 43%. Market ini juga ditopang gebrakan mereka yang meluncurkan Yamaha Vixion….

Motor sport yang membikin kita semua terbelalak karena di Era tersebut atau tepatnya 2007 teknologinya sudah melompat meninggalkan pabrikan lain. Sasis deltabox, engine 4 katup radiator…..membuat motorsport Honda yang saat itu diisi Megapro serta Tiger dengan sasis berlian serta mesin 2 katup tumbang. AHM baru sadar kisaran 2010 yang akhirnya Merombak total strategi pengembangan produk dan juga jajaran petinggi di tubuh Astra Honda motor. Seperti menabuhkan Genderang perang, Honda akhirnya meracik motor motor yang sukses dipasar hingga sekarang seperti Beat, Vario, CB series ataupun CBR series. Piyee dengan Yamaha ?

Tekanan honda membuat Mio tidak mampu bertahan dari tahtanya. Sadar kedigdayaan lawan, Yamaha lalu memberikan value lebih dengan harga mirip. Mio akhirnya diupgrade kubikasinya menjadi 125 cc. Strategi marketing diolah bahwa Mio lebih power full di kelasnya. Untuk melawan Beat 110, ternyata segmen ini tidak banyak berpengaruh. Performa di lapangan memang tidak memberikan perbedaan signifikan membuat pasar seperti bergeming. Dari sini pabrikan garputala seperti tersadar kembali bahwa sangat sulit untuk melawan Honda di segmen entry. Oleh karena itu jalan satu-satunya adalah membuka pasar baru yang tidak jadi perhatian Honda. Dan kesuksesan mereka baru terukir ketika meluncurkan generasi maxy Skutik NMax. Sekali lagi mereka memberikan value lebih untuk melawan Honda…

Yup…. Ketika AHM memasarkan PCX125 di angka 36 juta (import), Yamaha secara Jeli meracik NMax 155 dengan harga luar biasan murah kala itu (produksi lokal). Kubikasi lebih besar, konstruksi Engine lebih maju (155cc, VVA 4 katup)…. Dan harganya hanya 23,5 juta non ABS serta 27 juta untuk ABS. Boom !! Pasar geger cak…. Nmax laris manis dan menjadi buruan para kawula muda penyuka speed. Tenaga mesin yang meledak untuk ukuran skutik….rata dari low hingga high RPM membuat Maxy skuter terkenal raja speed dijalanan. Mesin matic Honda yang rata-rata hanya mengejar efisiensi….belum lagi cc lebih kecil serta konfigurasi mesin 2 katup selalu dianggap lemot dan bukan lawan mesin Yamaha. Awalnya Honda seperti tidak terlalu tertarik untuk meladeni karena dengan mesin yang mereka miliki saja secara market memang bukan lawan rival dekatnya. Tapi tren terus bergeser…

Seperti sadar Honda akhirnya mulai fokus untuk membenahi mesin matic mereka. Spesifikasi yang sebelumnya hanya memiliki Kubikasi 149,3cc dikelas 150cc…. dinaikkan kapasitas mesinnya menjadi 156,9cc. Ini artinya jika kapasitas mesin lama tertinggal 5,7cc dari Yamaha kini sudah lebih besar 1,9 cc dibandingkan dengan lawan. Di awal gebrakan tersebut sebenarnya Honda PCX160 sudah mulai menunjukkan tajinya. Performanya melejit signifikan dibandingkan dengan generasi 150 cc namun tidak cukup. Hingga puncaknya mereka meluncurkan Vario 160. Dengan basis mesin sama PCX160, hampir semua Biker menyatakan tidak menyangka motor yang identik sebagai motor harian segala umur ini mampu menjungkalkan Performa the best power to weight Ratio Aerox. Ini jelas tamparan cak…walau sebenarnya tidak mengejutkan. Kenapa ?

Karena kalau kita buka secara dalam pengembangan mesin VVA 4 Katup Yamaha ini memang cenderung stagnan tidak banyak perubahan dibandingkan sejak awal peluncuran di 2014. So selama ini mayoritas hanya penambahan fitur. Dan celakanya ketika Honda menyodorkan mesin dengan spesifikasi yang sama walaupun absen VVA/VTEC…. Mesin pabrikan sayap mengepak biasanya memang cenderung lebih powerfull. Iki dari pengamatan pribadi. Yamaha perlu menaikkan cc jika ingin menjungkalkan Performa rata-rata mesin Honda. Intip saja Mio series ataupun Fazzio yang memiliki kubikasi 125cc untuk melawan Beat ataupun Scoopy 110…atau R15, Vixion, Aerox serta Nmax yang memiliki kubikasi 155cc 4 katup + VVA untuk melawan mesin Honda 149,3cc 2 katup (kecuali sport sudah 4 katup). Dan dilalah sekalinya ditempel dengan konfigurasi mesin yang hampir mirip, hasilnya seperti kemarin….

Ya….Kini Vario sudah menjelma menjadi mesin yang powerfull dan mampu mengalahkan kedigdayaan performa Aerox 155. Yang menjadi pertanyaan…. Dengan kondisi ini apakah Yamaha bakal tinggal diam? Menurut IWB tidak. Karena logikanya Stempel Superior Performa jangan sampai dibiarkan luntur pelan-pelan. Sebab nilai jual produk mereka memang di situ cak. Target market motor Yamaha mayoritas adalah anak muda penyuka performa. Walau tidak semua tapi mayoritas demikian. Kan nggak lucu ketika Aerox wis keren ditunggangi bikers geber-geberan dijalanan sambil nunduk-nunduk…tiba-tiba disalip emak-emak nunggang Vario habis belanja kepasar…iso broken heart tenan cak๐Ÿ˜‚. Oleh karena itu sudah seharusnya Yamaha merespon dengan segera meracik mesin yang lebih powerfull agar nama besar Maxy Yamaha yang high performance tidak luntur gara-gara skutik “santai” Honda…

Last…. Motor Metik memang sudah mulai bergeser tidak lagi hanya sebagai Daily use bike, namun kini menjadi motor kebanggaan yang cenderung mengarah pada life style. Terbukti power selalu menjadi pembahasan di segmen yang notabene tidak pantas untuk diributkan. Namun apa boleh buat memang itu faktanya dan para pabrikan terus menggeser ke arah sana pula. Apapun itu kita harapkan di masa depan pabrikan garputala akan merespon dengan meracik mesin yang makin juozz gandozz. Jangan sampai rasa pride dan raja jalanan memiliki Maxy skutik Yamaha menguap. Karena jika itu terjadi dan Honda terlalu Superior maka kompetisi tidak imbang ini akan membuat persaingan Mandek sehingga pengembangan produk juga tidak bergerak secara cepat. Kuwi yang IWB kuatirkan. Lhaa sekarang wae wis 76% market share…opo ora serem jal. Nah kalau sampeyan sendiri piye cak, apa harapan calon next Aerox dimasa depan supaya sampeyan tidak goyah pada Honda ? monggo berikan opininya…gazzz (iwb)

Pict : Otomotif

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

105 COMMENTS

  1. Yang masih adem ayem tetap sizuku, dan baru akan bergerak ketika pasar sudah mulai jenuh dengan produk sejenis.
    Dan pabrikan lain sudah mikir bikin segmen baru yang masih longgar,.

    • Sulit cakkk..
      Vario sdh mnguasai pasar, sebelah sdh pasrah.. Nasib sdh trima sajahh.
      Akhirnya Fans boy sebelah rame2 jual motornya beli Vario.
      Gitu cakk..

        • selama masih ada yg fanatik buta merk Yamaha masih aman kang.
          Toh mereka udah ga lihat spek lagi, yg penting ada lgo garputalanya.

      • Disaat :

        CC ( kasapasitas silinder )
        Udah melebihi rival….namun gak mampu menjadi Daya jual. Kemudian dilahirkan
        HP ( horse power ) yang juga lebih tinggi dari rival..ke-Pedean yang tinggi dengan Embel2 motor Kencang diBrosur tsb pun tak Mampu menjadi Daya Jual….belum nyerah, yhm mengeluarkan
        PeaPea , artinya Oon ? Bukan …tapi vva . mendukung kegagalan 2 Hal yang diatas..hasilnya pun gak sesuai harapan , kemudian dengan Celah baru…lahirlah fitur
        Konak Konek ( Yahampass Connect )…sekian tahun berlalu , Masih belum mampu menjadi โ€ Daya Jual โ€.
        Kegigihan yhm patut dakasih Juempuolll…apakah berdasarkan keSuksesan atau keGagalan siFino bonus LA d tengah ( ga Taulah ) … Maka lahirlah di Indo tekh Ngibrid… Mild hybrid itu bahasa halusnya , kasarnya Ngibrid Pahe.
        Apakah ” Ngibrid PAHE “bisa menjadi Assist Booster dalam โ€ Daya jual ?

        Jangan sampai 1- 2 tahun k depan Saia kembali bertanya
        Disaat
        CC
        Hp
        PeaPea
        Konek2
        Ngibrid
        Masih Gak mampu menjadi ” Daya jual ”

        ๐Ÿ˜‚

    • bukan mesinnnya yang bagus atau bikin kencang Cak , tapi roller ringan – gigi rasio juga ringan . FByahampass karena kebanyakan idhiot alias Pea2… , ya gampang dibohongi dan diKopongi Cak ๐Ÿ˜‚
      Jika yahampas harus naik 5 CC lagi saat ini …Hnd masih bisa ngejabani dengan Remape , tapi biasanya , dengan perubahan Roller saja Hnd udah bisa mengHantam muka Yahampasss ๐Ÿ˜‚

    • gak kebalik itu cak? akselerasinya jauh itu kenceng aerox dari pada vario.. di motogp pun ducati juaranya top speed, tp apa iya jadi pemenang? lalu apakah kepakai itu cak top speed vario di daily use? jadi siapa kira2 yg digampar cak? smpyn abis digampar berapa duit cak sama honda wkwkwk…

    • Percuma cakk.. Hybrid cuma gimmick cakk..
      Tdk terlalu trasa,.
      Sekarang FB sebelah sdh tobat, akhirnya rame2 ambil Vario

      • Ngibrit mesin CC PeaPea itu cuma gimmick Cak ๐Ÿ˜‚
        Coba aja si Paijo Panjul pake roller 15 gram.
        Coba si Ngorox pake roller 19 gram…rontok semua Jeroan mesinnya Cak ๐Ÿ˜‚

  2. Yamaha hrs improv lg dg mesin vaa nya di aerox 155 krn sdh di libas oleh vario 160.klo tdk yamaha akan ketinggalan oleh honda &itu tdk baik utk persaingan motor di indonesia

    • “ketika Aerox wis keren ditunggangi bikers geber-geberan dijalanan sambil nunduk-nundukโ€ฆtiba-tiba disalip emak-emak nunggang Vario habis belanja kepasarโ€ฆ”
      .
      .
      .
      Makin digasspoll eeehhh muncul kode2an. mak jegakgik ๐Ÿคฃ

    • Yamhaha jangan terlalu over ambil profit. Ingat dulu vixion 1st, harganya di bawah megipret, lama-lama akhirnya dinaikkan harganya karena sangat value.

  3. Kira2 kalau sudah kalah di skutik metik, kira2 akan ada gebrakan apa ya? Nah, itu yg lbh menarik krn akan merubah tren pasar. Apakah sport, bebek, atau jenis baru yg masih minim pasarnya? Menarik..

  4. Kan nggak lucu ketika Aerox wis keren ditunggangi bikers geber-geberan dijalanan sambil nunduk-nundukโ€ฆtiba-tiba disalip emak-emak nunggang Vario habis belanja kepasarโ€ฆiso broken heart tenan cak๐Ÿ˜‚……

    Komentar seng paling juosss gandosss lek…I LOVE IT๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ

  5. setelah ini bakalan ada upgrade mesin, tapi bukan ke perbaikan mesin, tapi seperti yang sudah sudah bakalan up SIZE CC mesin…
    baklan ke 160, 165, 170, 175 karena kalo head to head bakalan ga akan mampu melawan Honda. mereka menang karena selalu UP CC.
    karena value nya yamaha soal mesin ya disana UP SIZE CC.

    • Kebanggaan yg trsisa dr Fby… Semprot udh ancur.
      Tggal ngandelin Metik balap ๐Ÿ˜‚ Balap kok Mentok ๐Ÿคฃ

      Eh tumbang jg dg Metik bawa galon ๐Ÿคช
      Hrga diri & Esmosi djiwa ๐Ÿคญ

    • Up size CC hasilnya pada ngemposss …
      CC 125 tambah Ngybrid…Paijo Panjul rata2 mentok 90 kmh .
      Moso kalah sama Scoopy 110 CC mentok 105 kmh ?
      ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

  6. vario skrang didaerah bandung kalo saya jalan sudah mulai banyak, ini motor kalo lama kelamaan diliat cakep juga yah..

      • Gagah2 Naik PAIJO Panjul … Jadi keliatan Wong idhiot naik motor Cak .
        Makanya sampe sekarang Gua belum Nemu dijalanan .
        V160 yang lahir kemaren udah banyak Seliweran ๐Ÿ˜‚

    • 2 Nyemex lawan 1 pcx160 disentul.
      PCX berada didepan dengan kecepatan 117 kmh … Tapi bisa lihat lewat Spion PCX tsb si Nyemex yang dispidonya 122 kmh ?
      Aneh ya ? , Tapi itu Real
      ๐Ÿ˜‚ ๐Ÿ˜‚

  7. Klo performa di upgrade apalagi dgn jurus lama (ngelebihin kubikasi mesin) otomatis yg akan jd PR adalah konsumsi bensin, dan sampe saat ini image sepeda motor irit bbm itu adalah honda mau apapun segmen kelasnya, apalagi honda berhasil naikkan performa tetapi image irit itu selalu terjaga malah cenderung lebih irit dr mesin yg lama

    • Makanya gua bilang Cak , mau nambah CC atau Ngybrid…Yahampas itu cukup dilawan dengan Roller .
      Apa sebanding yang katanya Tekh Ngybrid dengan harga Roller 100 an ribu ?
      ๐Ÿ˜‚

    • Dulu yamimi bisa unggul dengan CC yang sama di kelas 150 cc, TZM 150. terkenal dengan motor terkencang di kelas 150 cc 2tak.

      • Hadeh Bambang Bambang,,terkencang di 150cc 2tak๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ,,krr,krr se,NSR sp dan RGR gamma mau dikemanakan bambaanng

    • Kan udah dibantu gigi rasio ringan dan Roller ringan , plus Pea Pea …
      Moso masih komplain sama bobot ?
      Lagian yang ngetes2 tsb kan udah menyesuaikan berat dengan nambah besi beras dll
      ๐Ÿ˜‚

  8. โ€œketika Aerox wis keren ditunggangi bikers geber-geberan dijalanan sambil nunduk-nundukโ€ฆtiba-tiba disalip emak-emak nunggang Vario habis belanja kepasarโ€ฆโ€

    sesuai slogan dulu “Bagaimanapun juga emak emak lebih unggul”…

  9. klo mslh ini sdh paham sejak lama. honda tetaplah honda, yg mmg unggul disemua sektor. pabrikan lain harus extra exfort , extra ordinari untuk bisa mngalahkan pabrikan satu ini.

    mesin honda mmg bgitu, supra yg 99cc saja mmpu mngimbangi vega yg 104,…cc kok. absolut revo yg 109 cc saja mampu mengalahkan vega zr jupiter z robot 115 cc, supra yg 125 itu saja mampu menjabani mx yg 135 cc, apalagi??? msh banyak.

    —————

    saya smpt punya pemikiran, bahwa motor2 di indonesia ini, trutama yg matic, lama2 akan mnyentuh displacement 200cc an, baik itu nmax, aerox, vario, pcx. ntah itu kapan, n komuter entri level matic akan mnyentuh displacement 150cc an, sprt mio, beat, scoopy, dll. tentu saja dgn tekhnologi yg obh baio, irit n brtenaga (efisien).

    • dari dulu Honda memang jagoan kalau urusan R&D mesin.
      gak cuma di roda dua, di roda empat juga sama saja. mesin Honda yg 1500cc bisa punya tenaga 120PS, sementara rivalnya yg sama2 1500cc cuma punya 104PS…

  10. Waduh kasihan….
    Anak muda naik motor ngebut sampai nunduk-nunduk disalip sama emak-emak naik Vario habis belanja ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€….

  11. ke depan mungkin segmen matic tulang punggung pabrikan jadi 200 cc bahkan 250 cc, sementara kelas matic 250 cc sekarang mungkin akan naik ke 400-500 cc

    coba lihat sejak mio pertama diluncurkan sampai sekarang kapasitas mesin matic semakin bertambah

  12. Pesta pestaaa mongtor galonnya udah bisa kencang, dulu katanya beli honda alasan kenyamanan, tp skarang ditempelin mesin powerfulpun bakal tetap naik nya renggunuk-renggunuk kek semar, mau mereng2 takut skok geol2 wkwkwkkk
    Teteplah keren aerox kmana mana, aura sportnya kental, kualitas mesin oke, bodi dan cat oke..

  13. Desain menang vario.
    Performa memang vario.
    Irit menang vario.
    Fungsionalitas menang vario.

    Aerox cuma menang mahal doank.
    Khusus buat orang yg fanatik buta.

    hahahaha…

  14. Soal engineering-finesse Honda memang yg terbaik di Asia.
    Brand Yamaha tidak punya reputasi sebagai motor yg reliable/handal….dalam hal ini brand Suzuki masih lebih bagus reputasinya….sayangnya suzuki seperti lethargic, gak niat mengembangkan bsinis roda dua dan lebih suka jualan roda empat.

  15. Yamaha berani keluarin Aerox/nmax 180.
    R15, vixionR auto stop produksi. Mxking 155 blm muncul dah dicuekin FBY.

  16. Wes gausah ngomongin mesin dulu bapakยฒ.
    Ane thn 2019 jual 2 motor buat beli mbah hongda CeBesatusseketEr. Supra D 125 cc thn 2009 sama yamamah jupetir EmEx135.
    Supra laku 7jeti bro, yamamah ku cuma dihargain 3,5 jt.
    Value hongda dari jaman dulu sampe sekarang yg bikin gwe tetep setia. Urusan mesin mah biar tiktokers ae yg urus. Wong sepeda gae nyambut gawe.

  17. Jan….gaya men numpak speda petantang petenteng,nunduk nunduk,wes paling buanter,dilalah pas makmedunduk di salip karo mbok mbok seng lagi wae blonjo soko pasar…wkwkwkwk
    Iki crito opo to lek….jan aku ngombe langsung keselek wetengku loro guyu,ra iso mbanyangke ..wkwkwk

  18. Yg coment FBH 99%….seneng banget ya Vario 160 yg lahir 2022 bisa ngalahin Aerox yg lahir 2016…. Aerox pun udah 2x modelnya….engine 2022 vs 2016….beda 6thn brooo….mikirnya pake otak jgn pake dengkul….ya jelas lewat lah engine racikan 2016…..

      • Maaf bukan jadul…. teknologi engine 2016 vs 2022 …beda 6 th pengembangan nya…. berarti Yamaha tetap luar biasa…6 THN kemudian Honda baru bisa menyusul…
        …. banyak faktor” lain yg berpengaruh …. Yamaha engine 2016 vs Honda engine 2022…

  19. Melawan pabrikan pemasok mesin Formula1 yg membawa Max Verstappen Ren Bull jurdun F1 2021 ??? Jalan satu2 nya upgrade cc. Tidak usah tanggung tanggung, daripada ntar lubang selenoid dan dudukan actuator yg sudah tersedia di head diberi perangkat VTEC, dan klep mini 20mm dan 17mm diubah menjadi besar, ketinggalan sekebon lagi. Upgrad jadi seroxxx 185cc sampai 200cc

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama