Iwanbanaran.com – Caakkk… Baru-baru ini beredar isu yang menyebutkan bahwa harga akomodasi akan melambung tinggi jelang gelaran MotoGP Mandalika pada 18 hingga 20 Maret 2022 mendatang. Tentunya, calon penonton dalam negeri maupun luar negeri kemungkinan akan datang sebelum gelaran dimulai atau bahkan beberapa hari sebelumnya. Dengan begitu cak, hal ini akan menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk mematok tarif lebih tinggi dari harga normalnya…

Memang cak, dengan adanya ajang MotoGP Mandalika 2022 diharapkan dapat membantu menumbuhkan perekonomian di wilayah tersebut. Dan biasanya wajar jika tarif akan naik khususnya untuk penginapan yang berada dekat dengan digelarnya event internasional termasuk MotoGP. Namun hal tersebut menjadi perbincangan karena desas-desus yang beredar mengatakan tarif akomodasi akan melambung tinggi dan tidak dalam batas wajar tertentu.

Terkait dengan tarif akomodasi, Yusron Hadi selaku Kepala Dinas Pariwisata NTB memaparkan bahwa sudah ada aturan yang mengatur soal kenaikan tarif tersebut karena ia juga mendengar tentang isu kenaikan tarif yang tidak wajar ini cak. Yup, peraturan yang dimaksud sudah tertera pada peraturan gubernur alias Pergub Nomor 9 tahun 2022 yang mulai diberlakukan pada tanggal 7 Februari 2022. Peraturan ini bukan hanya berlaku pada gelaran MotoGP Mandalika saja, namun juga akan berlaku untuk ajang lainnya termasuk event-event internasional seperti balap MXGP Sumbawa yang akan digelar pada 26 juni 2022 mendatang… “Maka Pergub ini tetap berlaku bukan hanya saat kita menyelenggarakan event MotoGP Mandalika 2022 saja. Peraturan ini akan berlaku berdasarkan zonasi utama, yaitu di mana event tersebut berlangsung,” ujar Yusron Hadi.

iklan iwb

Untuk regulasi kenaikan tarif harga akan berlaku sesuai zonasi utama berdasarkan lokasi event berlangsung. Regulasi yang telah berlaku ini bisa diterapkan oleh pelaku usaha wisata lainnya dengan maksimal menaikkan harga hingga tiga kali lipat dari tarif normal untuk zona utama dan satu hingga dua kali lipat untuk zona kedua serta zona terjauh dari lokasi event… “Peraturan ini akan berlaku berdasarkan zonasi utama, yaitu di mana event tersebut berlangsung. Zona utama maksimal dapat menaikan harga tiga kali lipat, dan zona kedua dan ketiga yang terjauh dari zona event dapat menaikan harga dua dan satu kali lipat,” tutup Yusron Hadi…(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

11 COMMENTS

      • sekalian Wik..wik sama Open BO Setempat..

        Kalimat yang berkesan negatif ini kalau bisa segera direvisi Nak, sebelum menjadi polemik yang berkepanjangan.

        Mumpung masih muda, tolong toleransi dan unggah ungguhnya lebih dikembangkan lagi.

      • maksud lo open BO setempat .. kau sangat merendahkan perempuan sana. rata2 omongan dri FBH ini kurangajar kl ngomong

  1. Balap budaya Aseng dan asing terselubung Hoodie. Dunia nya pemuja teknologi buatan orang kapeer
    Karapan sapi lebih membumi full alami

  2. Cak… bahas dong kepindahan Livio Suppo ke Suzuki, menjadi Manager Suzuki MotoGP…👌 makasih Cak,,

  3. Setahun dua tahun mendatang, infrastruktur mandalika akan semakin lengkap dan matang. Akan jadi pusat wisata baru yang mendatangkan kesejahteraan buat masyarakat sekitar. Amin.

  4. Sik..sik..bagaimana kita bisa tahu bahwa tarif yg kita bayar sudah sesuai dg pergub?

    Misal kita ke hotel dan harus bayar 5jt/malam, bilangnya hotel harga ini sudah sesuai regulasi max 3X lipat dari harga normal. Pasti ada saja yg mau bayar karena tepaksa sudah sampai di lokasi.

    Padahal harga normalnya 1jt/malam dan kita tidak tahu.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama