Iwanbanaran.com – Caakkk… Seperti yang kita ketahui, pada musim lalu Maverick Vinales terlibat perselisihan dengan Yamaha hingga dirinya memutuskan untuk mengakhiri kontraknya lebih awal. Keputusan tersebut dilayangkan Vinales pada pertengahan tahun lalu dan kemudian Yamaha memecatnya lebih awal bahkan sebelum MotoGP 2021 selesai. Setelah itu, doi pindah ke pabrikan Aprilia dan hal ini sempat menimbulkan kehebohan karena banyak pihak yang menilai keputusan Vinales merupakan sebuah kemunduran…

Yup, Maverick Vinales dinilai turun kasta mengingat pada awalnya doi di tim pabrikan dan kini harus berseragam Aprilia yang notabene adalah pabrikan dengan konsesi. Namun bergabungnya Vinales dengan Aprilia menjadi pilihan terbaik cak karena opsi untuk ke pabrikan lain tidak tersedia. Terkait dengan hengkangnya doi dari Yamaha, Lin Jarvis selaku Bos Yamaha sempat mengkritik Vinales setelah doi hengkang dari Yamaha. Jarvis tidak memberikan pujian sedikit pun mengingat doi tidak meyakini bahwa Vinales merupakan rider yang memiliki mental juara…

“Kami merekrutnya dari Suzuki lima tahun yang lalu karena kami merasa dia bisa memenangkan gelar bersama Yamaha. Aku yakin dia memiliki talenta untuk menjadi seorang juara dunia. Tapi apakah dia memiliki mental seorang juara dunia? Aku kurang yakin dengan itu. Tetapi sebenarnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang bisa diperbaiki,” ujar Lin Jarvis via motosan.

iklan iwb

Menanggapi kritik dari Bos Yamaha, Maverick Vinales dalam acara peluncuran MotoGP Unlimited Prime Video dengan santai mengatakan bahwa diam adalah jawaban terbaik. Namun di lain hal, doi mengungkapkan jika dirinya telah bertemu banyak orang jahat ketika hubungannya dengan Yamaha mulai meretak…

“Sejujurnya, menurutku diam adalah jawaban terbaik. Tidak ada yang bisa dikatakan. Sangat sedikit orang yang tahu apa yang sebenarnya terjadi di sana. Aku memberitahumu bahwa sebagai akibat dari situasiku di Yamaha, aku telah melihat banyak kejahatan. Aku bertemu banyak orang jahat, tetapi juga orang baik. Sebuah pengalaman yang membuatku sedikit lebih dingin dengan orang-orang di luar hidupku,” ujar Maverick Vinales via motosan. Sabar Mbah, buktikan wae pas di Aprilia nanti, gazzzz…(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

27 COMMENTS

  1. Wkwkwkwk…
    Ayo vinales, raih bbrp bbrp juara seri untuk permalukan mantanmu itu.
    Slogan “semakin didepan” Yg tak lagi nemplok di motor.. Kere.. Dikarenakan fensboy-nya jasjesjos doang beli kagak 🤣🤣🤣

  2. Teringat philips island 2019 vinales smpai ngesot2 ngejar rcv marc. Pasti kesal tuh udah betot throttle mentok tp gak jg bs mendekat smpai akhirnya pasrah menjatuhkan diri 🤣

    • Nah ituuu..
      Di H, gak ada yg demen nyari kambing hitam. Beda dgn onoh.. Saling tunjuk hidung, akhirnya dipermalukan pembalapnya sndiri yg uring2an soal top speed 😆

  3. Terus pedrosa ngga pernah jurdun gimana ceritanya ? Padahal kondisi motor OK…ngga pernah ribut di garasi & ngga ada masalah sama tim 🤣🤣

  4. Ada benarnya performa vinales naik turun sesuai mood..jadi mentalnya kurang kuat. Saat latihan tanpa tekanan dia slalu cepat,saat race dia keteteran dan klo moodnya bagus, baru gass pertengahan race. Klo dah bisa ngacir didepan bisa juara kadang kadang.

  5. Kalau dendam pribadi ada baik y jgn membawa nama pabrikan,
    Yamaha ngontrak vinales 4 th, bukan y itu sama Saja jarvis anggap yamaha salah,bodoh,dsb…?
    Kalau jarvis punya masalah dengan vinales ada baik y dibawa & dipertemukan ke ring tinju, bukan dibawa kemedia…

  6. sakit tdak berdarah MV. kluar dari yamaha malah team mate yg jurdun. mau nyalahin motor jg kagak bsa, klo pun salah di motor knpa team mate bsa jurdun dngn motor yg sama. yg brmsalah itu di maverick sendiri.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama