Iwanbanaran.copm – Cakkkk…..sepertinya Honda menyongsong musim 2022 dengan senyum mengembang khususnya Pol Espargaro. Menjadi rider terkencang di Mandalika, Pol mengungkapkan perubahan yang cukup signifikan pada new Gen RC213V. Bahkan doi tidak segan-segan mengatakan….” Penyakit Honda dulu hilang pada RC213V 2022…” tukas Pol Espargaro gembira !! emang apa penyakitnya ? simak detilnya dibawah ini…

Juara dunia Moto2 2013 melewati tahun pertama yang sulit di Honda pada tahun 2021, mencetak hanya satu podium dan menyelesaikan musim 2021 lewat torehan 42 poin di belakang rekan setimnya Marc Marquez – yang absen empat grand prix dimusim tsb. Hebatnya Marc masih bisa memenangkan tiga balapan saat pulih dari cedera lengan yang memaksanya absen dimusim 2020. Kembali ke Pol cak…

Setelah beralih dari KTM ke Honda di 2021, Espargaro berjuang keras karena masalah kurangnya traksi belakang. Hal ini membuatnya sulit untuk mengaplikasi riding stylenya. Dilalah pada gen terbaru semua berubah karena motor gen 2022 langsung memberikan feed back sangat positif. Penyakit Honda masa lalu hilang pada RC213V 2022. Motor Honda 2022 yang direvisi secara radikal mendapatkan pujian dari Espargaro. Nggak berlebihan cak karena doi memimpin tes Mandalika baik sesi awal hingga akhir…

iklan iwb

Berubah total, sangat berubah total. Sekarang aku bisa menerapkan gaya berkendaraku, menggunakan rem belakang dengan baik, sebuah kondisi yang tidak bisa aku lakukan dimasa lalu. Motor ini telah banyak berubah, motor lebih cepat dalam satu lap, jauh lebih stabil pada ritme [balapan]. Yang penting performa motor tetap stabil walau suhunya sangat tinggi, dan kami masih kompetitif. So kita kompetitif didua sirkuit berbeda (Sepang dan Mandalika)….dan ini bagus..” serunya…

Tahun lalu Espargaro mengungkapkan rasa frustrasinya karena pembalap Honda menggunakan motor yang berbeda. Ini yang membuat pengembangan motor sangat lambat. Namun sekarang tidak…

“ Pendekatan terbaru tidak….semua pebalap Honda kini menggunakan motor yang sama dan ini bagus. Setiap pembalap menggunakan riding style yang berbeda, dan ternyata mereka juga melihat potensi bagus dari motor. Semua pembalap sekarang senang karena motornya sama. Kita semua mengikuti paket aerodinamis yang sama. Kami adalah tim yang lebih homogen dibandingkan tahun lalu, dan menurutku itu kunci evolusi MotoGP. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Ducati telah melakukan banyak hal dan kami bisa melihat apa yang mereka lakukan. Dan aku rasa tahun ini Honda tidak hanya membangun satu tim, tetapi membangun semuanya dan ini aku rasa akan menjadi kunci sukses…” tutup Pol….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

21 COMMENTS

  1. Apalagi si Cemen Ale Ale Rinsy
    .
    “Alex Rins: Sebelum MotoGP, Sirkuit Mandalika Sebaiknya Gelar Balap Lokal Dulu”
    Cemen dahh loe Lex

  2. … Yang penting performa motor tetap stabil walau suhunya sangat tinggi…

    Pol ini kayak nyindir motor sebelah yg pernah meledhug krn suhu panas 🤣🤣🤣

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama