Iwanbanaran.com – Cakkk….sepertinya Pre season tes Motogp Mandalika di bulan Februari ini adalah keputusan tepat. Karena dari sini kita bisa langsung melakukan evaluasi kekurangan aspal sirkuit yang akan digunakan balap Motogp Maret nanti. Para riders Motogp saat geber tunggangannya di Mandalika akhirnya buka suara. Dan yang mengejutkan, seperti dilansir crash, Mandalika menyisakan kritikan tajam dari para pembalap walau mereka juga mengagumi sirkuit kebanggaan kita tsb. Salah satunya adalah Tikungan satu yang disebut hancur karena kerikil aspal lepas membuat rontokan deras menyerang tubuh pembalap. Waaahhhh…seriuss kiee ? simak detilnya dibawah ini…

Seperti yang kita semua tahu….debu dan kotoran sempat menyerang Mandalika diawal pra season test kemarin. Namun lumpur yang mengganggu tes MotoGP Mandalika dipastikan bisa diatasi untuk balap Motogp ditanggal 18-20 Maret nanti. Namun sebenarnya trek baru Mandalika disebut memiliki masalah yang lebih rumit untuk dipecahkan. Opo kuwii ? Aspalnya cak. Informasi yang dishare media asing seperti crash, ternyata banyak pembalap mengeluhkan batu-batu kecil beterbangan menghantam badan riders…

Asalnya batu-batu kecil diduga terlepas dari aspal. Dan ini sangat terasa ketika para pembalap mengikuti motor lain selama tiga hari test. Fakta ini disuarakan para pembalap Motogp seperti Alex Marquez, Darryn Binder dan Fabio Quartararo….

iklan iwb

“Bagian terburuk aspal yang aku lihat adalah Tikungan 1 dan tikungan terakhir. Aku merasakan aspalnya seperti berbeda. Dan di Tikungan 1, kamu bisa melihat batu terlempar menabrak leherku. Aku berada di belakang pembalap lain, dan itu sulit dipercaya. Rasanya seperti ditembak pistol atau semacamnya. Tikungan 1 adalah yang terburuk...” seru Alex Marquez. Ternyata tidak hanya Alex, sebab Darryn Binder juga merasakan hal yang sama…

” Bukan keputusan bagus ketika kamu di Mandalika berada tepat di belakang pembalap lain karena kami seperti dihujani batu kerikil dan dan debu,” tukas rookie Darryn Binder setuju dengan Alex. Ternyata ditempat terpisah pembalap Yamaha Fabio Quartararo juga merasakan keluhan yang sama cak. Berikut penuturan Fabio…

” Trek ini, untuk area runoff, adalah salah satu yang terbaik yang pernah ada. Tapi ketika aku berada di belakang Franco [Morbidelli] aku di [dihajar] banyak kerikil kecil menyerbu leher dan visorku. Bayangin…itu hanya satu pembalap yakni Franco. Bisa dibayangkan jika kamu berada di belakang tiga, empat, atau lima pebalap saat race selama berlap-lap, tentu akan menjadi bencana….” tukas Fabio. Pembalap Yamaha ini menggaris bawahi biang masalah adalah tikungan 1 ke 7….

“ Dari yang aku rasakan mulai Tikungan 1 ke Tikungan 7, aspalnya terlepas [hancur]. Tapi aku rasa untuk balapan nanti yang paling penting mereka (Mandalika) perlu merapihkan kembali Tikungan 1, karena disana adalah bencana total. Celakanya dalam tiga hari, kamu bisa melihat permukaannya seperti semakin rendah. Jadi bagiku treknya aman, masalah terbesar hanyalah aspalnya [kudu dipecahkan]. Ya…aku pikir ini akan menjadi masalah terbesar….” tambah Fabio. Dan pembalap Yamaha ini juga mengungkapkan rasa herannya karena trek sempat kotor karena lumpur. Fabio memberikan pandangannya bahwa sebenarnya itu tidak perlu terjadi jika trek betul-betul dipersiapkan….

” Aku juga berpikir mereka akan membersihkan trek sebelum kami datang [untuk balapan akhir pekan] karena trek tersebut benar-benar kotor. Aku rasakan ketika sekalinya keluar dari racing line maka motormu akan meluncur karena kotornya aspal yang membuat traksi banmu sangat minim..” tutup Fabio. Untunglah atas semua complaint tersebut, informasinya di hari terakhir test tepatnya hari Minggu, para pejabat terlihat memeriksa permukaan lintasan selama latihan setelah pukul 1 siang. Kita berharap ada tindakan real agar balap Motogp akan lancar dibulan depan mengingat akan disiarkan langsung diseluruh dunia. Semoga saja…semangattt gazzz !! (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

33 COMMENTS

  1. Ternyata aspalnya merk aspal ( asli tapi palsu )dan anehnya para penggemar mandalika pada kebakaran jenggot ketika ada rider yg komplain, mereka kekeh bilang aspal terbaik di dunia

  2. Lho waktu proyek pengaspalan diberitakan katanya kualitasnya sudah yang terbaik dan pengerjaannya juga diawasi ahlinya ahli aspal Indonesia, lha baru beberapa bulan kena hujan kok wis mruthul tho Cak..?

    Siapa kontraktor proyeknya kemarin?

  3. katanya proyek di awasi dorna. kok bsa gitu aspalnya. apa ada korupsi disana? biasalah indonesia soal Aspal jagonya buat Jangka Pendek, bikin skrng besok rusak :v tp klo diawasi dorna masa bgitu kualitasnya? perasaan pas wsbk aman aman aja. apa jangan” kualitasnya ga sebagus yg d bilang jdi cuma bertahan bbrp bulan?

  4. Mungkin untuk jalan biasa ini aspal terbaik, tapi klo untuk balap MotoGP itu aku nggak tau,,, apa ini di usut jugaa

  5. Para mandor onlen pada muncul…bukannya kasih solusi ini malah menghina dan nyerempet ke hal2 diluar dunia balap…
    Kasian hidup lu tong…cuman bisa nyinyir

    • Bukan menghina sih,
      Krikil yg muncrat dari roda motor di depan ditambah kecepatan motor sembalap dibelakangnya itu ngeri cak, adalah wajar kalo fans menghawatirkan keselamatan idolanya

    • MATAMU CELEK NO SEK SU TUAMA LEO!!!

      kerikil nyamber pembalap kecepatan tinggi ki membahayakan!!! WWUTEKMU DIENGGO NEK MEH KOMEN!! ORA ASAL NJEEPLAAAK WAE

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama