Iwanbanaran.com – Caakkk… Seperti yang kita ketahui, trek sirkuit Mandalika sempat diguyur hujan pada malam hari dan hal ini mengakibatkan aspal berlumpur karena dipenuhi dengan debu dan pasir yang bercampur dengan air. Untuk mengatasi masalah ini cak, para rider MotoGP diminta untuk membantu membersihkan lumpur yang ada di trek agar sesi tes bisa kembali digelar. Nah, sejumlah rider termasuk Franco Morbidelli (Monster Energy Yamaha MotoGP) kesal karena disuruh membersihkan trek MotoGP Mandalika…

Pada awalnya, trek berlumpur dibersihkan oleh para marshal karena memang merupakan salah satu tugas mereka. Ketika marshal membersihkan trek, digelarlah rapat antara para rider MotoGP, Dorna sports, dan FIM Safety Officer untuk mencari solusi atas masalah yang tengah terjadi. Setelah pertemuan selesai, mereka memutuskan meminta bantuan para rider untuk membersihkan trek Mandalika. Para rider diminta untuk melintasi trek Mandalika sebanyak 20 lap agar aspal kembali bersih.

Dengan begitu, sejumlah rider termasuk Morbidelli jengkel dengan keputusan ini karena menurutnya para rider tidak seharusnya ikut membersihkan trek. Bukan tanpa alasan cak, doi lebih mengutamakan faktor keselamatan karena hal ini berbahaya bagi para rider dan dapat menimbulkan kecelakaan.

iklan iwb

“Para pembalap tidak seharusnya melakukan pekerjaan ini. Mereka tidak seharusnya membersihkan trek ini. Berbahaya mengendarai motor di tanah dengan motor MotoGP. Ini sangat berbahaya dan tidak ada pembalap yang ingin keluar jalur (crash),” ujar Franco Morbidelli via motosport.com.

Berbeda dengan pabrikan lainnya yang menunggu sedikit lama untuk membersihkan trek. Namun pabrikan Ducati dan KTM bersama para ridernya memutuskan lebih awal memasuki trek untuk membantu membersihkan aspal yang berlumpur…

“Ducati adalah motor yang memiliki banyak grip, juga hari ini kupikir kita telah melihat sekali lagi jika kamu mencoba membaca apa yang terjadi hari ini, kita telah melihat perbedaan antara motor satu dengan lainnya. Kami melihat banyak pembalap Ducati yang memasuki trek saat lintasan kotor,” tambahnya.

“Mereka memutuskan cukup aman untuk pergi ke sana dan membersihkan trek, sementara untuk beberapa pembalap lain tidak demikian. Mereka menunggu sedikit lebih lama, tapi untungnya beberapa pembalap Ducati, beberapa pembalap KTM keluar jalur, yang menurutku adalah motor dengan traksi terbaik saat ini,” tutup Franco Morbidelli….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

16 COMMENTS

    • Kalau ngakunya suka nonton MotoGP tapi di rumah tidak ada motor full fairing….gak berani beli sport full fairing……
      Surru….. pakai behah samarokkk….!!!

    • Sy ingat dulu gp sentul biar agak terkesan trek kuno ketinggalan jaman tpi paling nggak tribun utama ada dan terlihatvrapih bersih,, di youtube juga bisa lihat rekamannya.

  1. Kalau mereka pada ngeluh…..
    Kalau pada banyak ngomel….
    gak mau sat set….gak mau bat bet
    Surru… pakai behah samarokkk….!!!
    Tak Berrrr

  2. Hari ke-3 tes mandalika, sesi terakhir :
    1. Pol Esp 1.31.060
    2. Fabio Taro
    3. Aleix Esp
    4. Franco M
    5. Frans Bagiono

  3. Emang lopade kalo jadi rider, mau bersihin trek? Debu adalah masalah besar Mandalika. Pol di hari pertama jg ngedumel bilang Mandalika itu gak pantas dipilih utk gelar MotoGP karena banyaknya debu. Untungnya doi bisa tercepat. Senenglah dia, gk ngedumel lg.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama