Iwanbanaran.com – Cakkkk….buanyakkk yang komen dan menanyakan ke newsroom IWB perihal tingginya kompresi Vario 160 yang tembus diangka 12:1. Dari teori dengan kompresi tsb logikanya harus menggunakan bensin minimal Pertamax atau lebih baik Pertamax Turbo. Benarkah demikian ? So…bisakah dengan dengan kompresi setinggi ini New Vario 160 menggunakan bensin Premium ??? berikut jawaban AHM yang harus sampeyan ketahui…

Ternyata banyak yang ragu cak dengan BBM Vario 160 karena kompresi yang sangat tinggi untuk ukuran matic. Honda sendiri memilih kompresi ini sebagai jaminan performa serta efisiensi bahan bakar. Karena kompresi tinggi akan memberikan pembakaran optimal, performa jempolan dan yang pasti sekali colek ngacir pakde. Tapi yang menjadi pertanyaan, dengan kompresi 12:1….gimana dong soal BBMnya mengingat daerah pelosok tidak selalu ada Pertamax atau Pertamax Turbo. Apa solusinya ?

” Vario 160 bisa menggunakan BBM Ron 88…” tegas pak Andi Wijaya GM Marketing PT AHM. Jawaban yang membuat kita terhenyakkkk, ediann berarti premium aman dong?!

iklan iwb

Yesss sangat aman cak. Dan ternyata semua sudah dipikirkan Honda perihal kompresi Vario 160 sehingga setingan pembakaran diset sangat fleksibel. Kunci kompresi 12:1 bisa menenggak Premium (Oktan 88) adalah mapping ECM cak. Maksude ??

Yup…..rentang ignition timing dibuat lebar, dari 9-60 derajat sebelum TMA. Alhasil ketika Vario 160 diisi bensin Premium atau RON rendah maka secara otomatis ECM akan mengatur derajat pengapian jauh dari TMA diiringi dengan mengatur semprotan bensin disesuaikan kebutuhan pembakaran. Alhasil tidak akan kita temukan ngelitik. Mungkin hanya performa yang akan kurang maksimal. Dan sebaliknya ketika RON tinggi masuk ke Vario 160 maka derajat pengapian akan maju mendekati TMA. Efeknya motor bakal lebih ngacir dan spontan. Input ECM tentang hasil pembakaran juga dibantu oleh O2 sensor. Nahh canggih too..

Last…dengan konfirmasi AHM diatas maka sampeyan nggak usah kuatir nunggang Vario 160 dimanapun lokasinya sebab jangankan Pertalie (RON 90), Premium (RON 88) wae oraaa masalah. Nggak akan merusak mesin….bikin ngelitik ataupun efek negatif lain. Hanya performa yang tidak akan semaksimal ketika sampeyan memberikan asupan bensin Pertamax ataupun Pertamax Turbo. Jadi ngono cak…wiss clearr yoo (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

28 COMMENTS

  1. Sakareppe sing nduwe bro,mau diminumi premium,perlarite,atau pun Pertamax(turbo),setiap “minuman” ada konsekuensi nya terhadap mesinnya.

    • Ketika diisi BBM dgn RON rendah maka secara otomatis ECM akan mengatur derajat pengapian jauh dari TMA diiringi dengan mengatur semprotan bensin disesuaikan kebutuhan pembakaran.
      Wah hebat ya? Iya dong…

  2. kalau jualan mobil/motor di Indonesia, mesinnya harus siap dengan bensin/solar busuk.

    kalau tidak siap, bisa tidak laku (contohnya kaya Ertiga Diesel yg penjualannya anjlok gara2 diwajibkan pakai Dex).

    • nah itu dia. ga tau juga ya di luar pulau masih ada apa enggak.
      ya masa mampu beli vario 160, tp ga mampu beli perlite / pertamax.

  3. Ron 88 udah jarang d pom bensin, ron 90 aman, idealnya ron 92, lebih bagus lagi pake turbo. Asal aja lenga lantung bae.

  4. Statement PEMBODOHAN!!
    Yang nama kendaraan, BBMnya harus sesuai spesifikasi kompresi kendaraan. Jika tidak sesuai spesifikasi cepat atau lambat pasti akan berdampak negatif.

    • Ketika diisi BBM RON rendah maka secara otomatis ECM akan mengatur derajat pengapian jauh dari TMA diiringi dengan mengatur semprotan bensin disesuaikan kebutuhan pembakaran.
      ini namanya teknologi ya… MbhekYe mana paham 🤣🤣🤣

  5. BBM gak hawatir cak karena disini premium langka hampir gak pernah nemuin, bahkan pertalite juga kadang gak ada….
    Kalo memang mau dihapus sih setuju, asal pertamax het nya rp. 7000,-….
    Sok atuh Indonesia goo green tuh jadi kagak ???…

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama