Iwanbanaran.com – Caakkk… Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) telah melakoni tes pramusim MotoGP yang digelar di Sepang pada 5 hingga 6 Februari 2022. Doi berhasil mengakhiri tes tersebut dengan bertengger pada peringkat 7 dengan catatan waktu 1 menit 58.313s. Dengan hasil tersebut sepertinya Quartararo tidak puas karena jauh dari apa yang diharapkannya cak. Doi dengan lantang mengungkapkan bahwa tes pramusim Sepang bukan hari yang menyenangkan…

Seperti dilansir Gpone, Fabio mengungkapkan rasa kecewanya dengan power Yamaha. Secara paket menurutnya tidak cukup…

 “ Aku kurang puas karena tidak sesuai yang kuharapkan. Aku telah mencoba sasis baru, dan seluruh setingan motor tapi semuanya seperti sudah maksimal. Itu bukan hari yang menyenangkan (Pramusim Sepang), mari kita lihat apa yang bisa kita coba di Indonesia, meskipun aku tahu kita akan memiliki hal yang sama meskipun di trek yang berbeda,” ujar Fabio Quartararo via GPOne. Memangnya apa sih poin terbesar keluhannya ?

iklan iwb

Fabio Quartararo mengeluh karena YZR-M1 terbaru pun masih kurang bertenaga.  Doi pun sedikit ketus dengan mengatakan bahwa Yamaha sudah tidak memiliki Horse Power (HP) atau tenaga mesin untuk ditambahkan ke paket motor terbaru…

“Kupikir mereka (Yamaha) sedang berusaha mencarinya, tapi mungkin zona Yamaha sudah maksimal tidak memiliki horse power lagi (power mesin). Aku yakin semua orang bekerja keras, termasuk juga Yamaha. Namun sepertinya mereka tidak dapat menemukan tenaga yang aku inginkan. Padahal sedikit tenaga tidak akan mengganggu bagian lain dari motor,” tambahnya.

Meski menurut Quartararo tenaga YZR-M1 2022 masih kurang bringas, namun doi menjelaskan kelebihan lainnya yang dimiliki Yamaha 2022 yakni pada sektor pengereman depan…

“Kami membutuhkan lebih banyak tenaga dan lebih banyak cengkeraman, tetapi kami juga memiliki poin kuat yaitu pada pengereman di depan. Dalam balapan seperti Mugello, jika kamu tidak memiliki keunggulan setengah detik sebelum tikungan maka kamu akan disalip rider lain dan itu menyedihkan. Contoh lain adalah Portimao, di balapan pertama aku menang, di balapan kedua aku tidak bisa menyalip, itu intinya,” tutup Fabio Quartararo…

Last…entah kenapa Fabio semakin kritis terhadap Pabrikan garputala dan terkesan banyak menuntut. Mungkin karena doi berharap bisa mempertahankan gelar juara dunia mengingat tahun kemarin grafik performa Fabio terus menurun disaat Pecco naik signifikan sejak pertengahan musim. So…kita lihat saja tes Mandalika nanti, gazzz (RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

37 COMMENTS

  1. Fabiyoloyopold gak bisa ngaceung.
    Kebalikan sama Markez, semangat kuat, keras maximal, endurable, tidak cepet keluar

  2. Siap siap melipir nempel pagar sirkuit
    Ngeboellll…..cepat lelahhh…kurang kuat di tenaga.. pasangan unsatisfied…kecewaaa

  3. kalo sampe jurdun lagi 2022…. itu statement yang menyatakan kalo dia itu hebat, berbakat , talented……..!
    kalaupun ga jurdun …ga sesumbar dari awal…ga jadi beban …ga tau kalo gaji nya tinggi lain cerita

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama