Iwanbanaran.com – Cakkk..Hari kedua berhasil dituntaskan oleh Aprilia Racing dengan baik dan menjadi yang tercepat lewat Maverick Vinales. Nahh di hari ketiga ini, Aprilia kuasai test dengan menempatkan kedua pembalapnya di posisi 1-2 kang mas..

Setelah menjalani dua hari Shakedown, seluruh test rider dan Rookie akan mengakhiri Shakedown terakhirnya pada hari Rabu ini cakkk. Setiap pabrikan masih tetap berfokus penuh pada Prototype 2022 dan mulai sibuk mencoba part – part baru.

Seperti Yamaha, yang turun dengan modifikasi baru pada Aerodinamika dan Air Intake Baru sejak kemarin meskipun tidak mencobanya banyak lap, KTM dengan Aerodinamika yang lebih lebar (pernah di uji saat test Jerez), Aprilia yang turun full dengan RS-GP 2022 dengan Aleix Espargaro dan Maverick Vinales, Ducati yang mulai mengalihkan fokus ke Elektronik hari ini, hingga Suzuki juga bereksperimen di beberapa area.

iklan iwb

Nahh bagaimana jalannya test yang berlangsung selama delapan jam ini? Simak ringkasan IWB dibawah ini kang bro. 11.00 waktu setempat, Satu jam pertama tercatat 11 pembalap telah berada di trek. Suhu trek Sepang yang cukup rendah di awal sesi ini berhasil dimanfaatkan para pembalap dengan baik untuk geber gass mencetak waktu terbaiknya. Maverick Vinales memimpin sementara dengan catatan terbaik 1 menit 59.706 detik.

Michele Pirro menyusul diposisi kedya dengan catatan terbaik 1 menit 59.805 detik. Sementara itu, Rookie terbaik dalam satu jam pertama adalah Marco Bezzecchi yang mencatatkan waktu terbaik 1 menit 59.916 detik. Sejauh ini hanya ketiga pembalap tersebut yang berhasil menembus waktu dibawah 2 menit 00 detik kang bro.

12.00 waktu setempat, pimpinan test kini diambil alih oleh Aleix Espargaro yang mencetak waktu terbaik 1 menit 59.327 detik dengan RS-GP versi 2022. Maverick Vinales turun keposisi dua dan belum memperbaiki catatan waktunya. Michele Pirro menutup tiga besar sementara, ia juga belum perbaiki catatan waktunya. Selang sesaat, Maverick Vinales improve dan mencetak waktu 1 menit 59.330 detik. Terpaut sangat tipis dengan rekan satu timnya.

14.21 waktu setempat, hanya Maverick Vinales yang melanjutkan tugasnya di trek. Sedangkan semua pembalap masih beristirahat sejenak setelah makan siang. Tiga besar sejauh ini tidak ada perubahan. Raul Fernandez naik ke posisi empat menggeser Marco Bezzecchi yang bertahan sejak jam pertama sebagai Rookie terbaik. Fernandez mencetak waktu 1 menit 59.829 detik.

17.00 waktu setempat, sejauh ini masih belum ada perubahan di empat besar. Marco Bezzecchi juga bertahan diposisi kelima dengan catatan waktu 1 menit 59.916 detik. Satu jam terakhir jelang finish, temperatur trek masih cukup tinggi cakk dan mencapai angka 53°C. Tempo berjalan cukup lambat dihari ketiga ini dibandingkan dengan dua hari test sebelumnya.

Beberapa menit jelang test berakhir, sebagian pembalap mulai mencoba melakukan time attack. Dan Maverick Vinales menjadi satu satunya pembalap yang berhasil menembus waktu dibawah 1 menit 59 detik kang mas..

Hingga finish, Maverick Vinales (Aprilia Racing) Keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 58.942 detik.

Posisi kedua ditempati Aleix Espargaro (Aprilia Racing) dengan catatan waktu 1 menit 59.086 detik.

Posisi ketiga ditempati Rookie, Raul Fernandez (Tech3 KTM Factory) dengan catatan waktu 1 menit 59.468 detik.

Posisi keempat ditempati Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Team) dengan catatan waktu 1 menit 59.711 detik.

Melengkapi lima besar adalah Michele Pirro (Ducati Lenovo Team) dengan catatan waktu 1 menit 59.805 detik….(CB iwb)

Full Result..
1.Maverick Vinales SPA Aprilia Racing (RS-GP) 1m 58.942s
2 .Aleix Espargaro SPA Aprilia Racing (RS-GP) +0.144s
3.Raul Fernandez SPA KTM Tech3 (RC16)* +0.526s
4 .Marco Bezzecchi ITA Mooney VR46 Ducati (GP)* +0.769s
5 .Michele Pirro ITA Ducati Test Rider (GP) +0.863s
6 .Remy Gardner AUS KTM Tech3 (RC16)* +1.104s
7 .Stefan Bradl GER Honda Test Rider (RC213V) +1.507s
8 .Sylvain Guintoli FRA Suzuki Test Rider (GSX-RR) +1.549s
9 .Darryn Binder RSA WithU Yamaha RNF (YZR-M1)* +1.986s
10 .Mika Kallio FIN KTM Test Rider (RC16) +2.132s
11.Yamaha Test1 N/A Yamaha Test Rider (YZR-M1) +2.877s
12.Yamaha Test2 N/A Yamaha Test Rider (YZR-M1) +3.315s
13.Takuya Tsuda JPN Suzuki Test Rider (GSX-RR) +3.719s

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

29 COMMENTS

  1. Pertanyaan yang teramat berat untuk dijawab Pak Joki pak Darmo pak Eka serta FBY lainnya.
    Disaat :

    CC ( kasapasitas silinder )
    Udah melebihi rival….namun gak mampu menjadi Daya jual. Kemudian dilahirkan
    HP ( horse power ) yang juga lebih tinggi dari rival..kePedean yang tinggi diBrosur tsb pun tak Mampu menjadi Daya Jual….belum nyerah, yhm mengeluarkan
    PeaPea ( vva ) mendukung kegagalan 2 Hal yang diatas..hasilnya pun gak sesuai harapan , kemudian dapet Celah baru…lahirlah fitur
    Konek Konek ( Y connect )…sekian tahun berlalu , Masih belum mampu menjadi ” daya Jual ”.
    Kegigihan yhm patut dakasih Juempuolll…apakah berdasarkan keSuksesan atau keGagalan siFino bonus LA d tengah ( ga Taulah ) … Maka lahirlah di Indo tekh Ngibrid… Mild hybrid itu bahasa halusnya , kasarnya Ngibrid Pahe.
    Apakah ” Ngibrid PAHE “bisa menjadi Assist Booster dalam ” Daya jual ?

    Jangan sampai 1- 2 tahun k depan Saia kembali bertanya
    Disaat
    CC
    Hp
    PeaPea
    Konek2
    Ngibrid
    Masih Gak mampu menjadi ” Daya jual ”

    😂

  2. Kudu Sungkem k Vario ( gak usah mbeat Scoopy ) supaya yahama dikasih Berkah dan FBy hidup dengan hati yang bersih
    😂

  3. Buat Fby :
    Bc nya disimpan, jangan dihabisin.
    Karena perjuangan Kalian masih teramat Panjang…..melelahkan …. Dan bikin Remuk 😂

    • Ouh itu yg elu rasakan??? Kasian yeee… akhirnya terungkap sudah 🤣 ternyata presurenya tinggi sekali menjadi budack horndah itu, pantesan militan sekaleee….

      Kaya kaga sar up iya 🤣🤣🤣🤣

      • Bhenyek pada lupa diri bagaimana mereka silih berganti komen dimari untuk meredam pesona vario.
        Gak ngefek cuiiii..
        Fokus aja kalian sama kode error 12 dan stasioner brebet di ngaerox…
        Motor ikan bawal ituuu 😂

  4. Setelah melihat di yutub lek webeh.. pario lebih cakep… mohon utk menjaga modelnya… biasanya model pario di copi sama beberapa merk motor… dari yg motor listrik..motor metik ..maupun motor sport… ..ingat yaa… 😆

  5. Tumben. Males nulis pritilan motor baru Honda. Biasanya sampe ke pentil” dibahas…. Karena desain gk sesuai ekspektasi ya!?

  6. tak akui artikel njenengan wis blas ora ono sing nganggep lek..tiwas wis nulis kesel” yo sing coment NO conected 😁😁 asli seru moco sing coment..ketimbang artikel..🙏🏼🙏🏼

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama