Iwanbanaran.com – Caakkk… Launching tim MotoGP 2022 sudah dilakukan beberapa pabrikan seperti Yamaha dengan WithU Yamaha RNF Team dan Gresini Racing Team yang mengandalkan mesin Ducati. Selang beberapa waktu, KTM memperkenalkan skuad MotoGP mereka yakni tim Red Bull KTM Factory Racing dan Tech3 KTM Factory Racing. Secara sekilas, livery yang tertanam di motor mereka seperti tidak mengalami perubahan namun ternyata KTM melakukan sedikit perubahan pada tampilannya cak. Seperti apa sosoknya? Simak detailnya di bawah ini…

Perubahan paling kentara yakni tertanamnya grafis berwarna putih di sekitar logo Red Bull dan grafis ini tidak terdapat pada motor musim sebelumnya. Sementara untuk Tech3 KTM Factory Racing Team masih menganut warna oranye dan terlihat identik seperti pada MotoGP 2021. Red Bull KTM Factory Racing tetap mengandalkan dua rider mereka yakni Miguel Oliveira dan Brad Binder. Namun menariknya pakde, Tech3 KTM Factory Racing Team mempercayakan kursinya untuk ditempati dua pembalap rookie.

Seperti yang sampeyan ketahui, setelah memecat Iker Lecuona dan Danilo Petrucci, tim satelit KTM kedatangan dua pembalap rookie baru yakni Raul Fernandez dan Remy Gardner. Remy Gardner sukses meraih gelar juara dunia Moto2 2021 bersama Red Bull KTM Ajo Team dan mendapatkan promosi lalu naik ke MotoGP 2022. Doi bersama motor barunya akan membalap menggunakan nomor start 87. Sedangkan Raul Fernandez memakai nomor start 25.

iklan iwb

Tentunya sangat menarik cak untuk melihat kedua pembalap rookie yang akan membela tim satelit KTM tersebut. Dan jika mereka mampu mengacak-acak barisan depan maka jalannya balapan akan semakin seru. Selain itu, Berkaca pada musim sebelumnya Miguel Oliviera mengaku optimis untuk menghadapi MotoGP 2022… “Tahun lalu kami memiliki langkah maju yang besar dalam empat balapan di mana aku mencetak tiga podium dan satu kemenangan, jadi itu cukup bagus. Kemudian dengan cedera di paruh kedua musim, balapan menjadi sangat sulit. Itu jelas merupakan kurva pembelajaran bagiku,” ujar Miguel Oliviera.

Sementara itu, Brad Binder mengaku telah mengetahui apa saja yang harus dilakukan pada MotoGP 2022 nanti… “Aku memasuki musim ketiga dan aku memahami apa yang harus kulakukan untuk melaju lebih cepat dan aku tidak sabar untuk memulai tahun ini. Aku lebih siap dari sebelumnya,” tutup Brad Binder….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

19 COMMENTS

    • Tempur doang udah bagus tuh. Pabrikan tim baru gak usah belagu palagi halu.
      RCV feat MM93 jaminan jurdun bermutu

  1. Gak ngereken kembalinya mm93 yaa pasti sok sok an optimis gitu dech. Gak tega ntar liat kenyataan di sirkuit 😄😂😂🤭 sorry to say this

  2. Pertanyaan ini pasti amat berat untuk dijawab Pak Joki pak Darmo pak Eka serta FBY lainnya.
    Disaat :

    CC ( kasapasitas silinder )
    Udah melebihi rival….namun gak mampu menjadi Daya jual. Kemudian dilahirkan
    HP ( horse power ) yang juga lebih tinggi dari rival..kePedean yang tinggi diBrosur tsb pun tak Mampu menjadi Daya Jual….belum nyerah, yhm mengeluarkan
    PeaPea ( vva ) mendukung kegagalan 2 Hal yang diatas..hasilnya pun gak sesuai harapan , kemudian dapet Celah baru…lahirlah fitur
    Konek Konek ( Y connect )…sekian tahun berlalu , Masih belum mampu menjadi ” daya Jual ”.
    Kegigihan yhm patut dakasih Juempuolll…apakah berdasarkan keSuksesan atau keGagalan siFino bonus LA d tengah ( ga Taulah ) … Maka lahirlah di Indo tekh Ngibrid… Mild hybrid itu bahasa halusnya , kasarnya Ngibrid Pahe.
    Apakah ” Ngibrid PAHE “bisa menjadi Assist Booster dalam ” Daya jual ?

    Jangan sampai 1- 2 tahun k depan Saia kembali bertanya
    Disaat
    CC
    Hp
    PeaPea
    Konek2
    Ngibrid
    Masih Gak mampu menjadi ” Daya jual ”

    😂

  3. yg penting pabriknya guedeeeeeeee
    sijamin laris

    .biarpun sampah
    produk juoss kalo indent n upping price orang ogah beli ogah dikadalin

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama